Menu

Mode Gelap
Foto di Tikungan Maut Sitinjau Lauik, Komisaris Pusri Disorot: Siapa yang Perintahkan Berhenti? Tantangan Teknis Jadi Sorotan, KSP Akui Kendala Pemerintahan Prabowo di Bidang Teknokrasi Halal Bihalal HKB Sukses Digelar, Tokoh Pemuda Sumsel Soroti Pentingnya Regenerasi HKB Sumsel Gelar Halal Bihalal Akbar, Perkuat Silaturahmi dan Soliditas Organisasi Dewan Penasihat Soroti Minimnya Gebrakan HKB, Minta Peran Nyata dalam Pelestarian Budaya Beti Malpraktik Tak Harus Ada Korban, Raden Ayu Widya Sari Tegaskan Pelanggaran Wilayah Bisa Dipidana

Sumsel

Rp3 Miliar untuk Baju Dinas? Aktivis Soroti Prioritas APBD Sumsel

badge-check


					Rp3 Miliar untuk Baju Dinas? Aktivis Soroti Prioritas APBD Sumsel Perbesar

Jagatmediakertanegara, Palembang – Munculnya indikasi dugaan alokasi anggaran sebesar Rp3 miliar untuk pengadaan pakaian dinas dan atribut Gubernur serta Wakil Gubernur Sumatera Selatan dalam dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP) 2026 menuai kritik keras dari kalangan aktivis mahasiswa.

Ketua Umum Gerakan Pemuda Mahasiswa Sumatera Selatan, Andi Leo, S.T., M.H., menilai angka tersebut memunculkan tanda tanya besar terkait urgensi, rasionalitas, serta prioritas penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), terutama di tengah berbagai kebutuhan masyarakat yang masih mendesak.

img width="300" height="600" src=" "

“Jika benar terdapat indikasi dugaan anggaran Rp3 miliar untuk pakaian dinas gubernur dan wakil gubernur, maka publik sangat wajar mempertanyakan skala prioritas pemerintah daerah. Di saat rakyat masih berhadapan dengan jalan rusak, tekanan ekonomi, dan layanan dasar yang belum merata, angka sebesar itu tentu melukai rasa keadilan publik,” tegas Andi Leo.

Ia menegaskan bahwa kritik tersebut bukan ditujukan pada keberadaan pakaian dinas sebagai bagian dari kebutuhan protokoler kepala daerah, melainkan pada besaran anggaran yang dinilai tidak wajar.

“Yang kami soroti adalah indikasi dugaan nilai pengadaannya. APBD harus lebih dulu berpihak pada kebutuhan mendesak masyarakat, bukan terkesan lebih fokus memperkuat simbol dan citra kekuasaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Andi Leo menilai bahwa jika indikasi tersebut terbukti, maka publik berpotensi melihat adanya pola belanja fasilitas bagi kalangan elite yang sebelumnya juga sempat menjadi sorotan, mulai dari penggunaan helikopter yang dinilai belum jelas urgensinya, pengadaan mobil dinas bernilai miliaran, hingga kini munculnya indikasi anggaran pakaian dinas yang fantastis.

“Kalau pola ini terus berulang, masyarakat berhak membaca adanya arah anggaran yang semakin menjauh dari kebutuhan rakyat. Jangan sampai APBD berubah fungsi menjadi etalase kenyamanan elite,” katanya.

Ia juga mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk segera memberikan penjelasan secara terbuka dan transparan terkait rincian pengadaan, mulai dari jumlah item, spesifikasi, hingga dasar perhitungan anggaran tersebut.

“Transparansi adalah kunci untuk menjaga kepercayaan publik. Jangan biarkan muncul persepsi bahwa anggaran daerah lebih sibuk merapikan penampilan kekuasaan daripada menyelesaikan persoalan rakyat,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai hal tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Komentar

  1. Afrizal

    Buset, baju dinas sampe segitunya 3 Miliar

    Balas
  2. Yogi

    Waw, baju dinas 3 Miliar, Sumsel serem bener

    Balas
semua sudah ditampilkan
Baca Lainnya

Foto di Tikungan Maut Sitinjau Lauik, Komisaris Pusri Disorot: Siapa yang Perintahkan Berhenti?

17 April 2026 - 10:04 WIB

Tantangan Teknis Jadi Sorotan, KSP Akui Kendala Pemerintahan Prabowo di Bidang Teknokrasi

13 April 2026 - 17:07 WIB

Halal Bihalal HKB Sukses Digelar, Tokoh Pemuda Sumsel Soroti Pentingnya Regenerasi

12 April 2026 - 22:55 WIB

HKB Sumsel Gelar Halal Bihalal Akbar, Perkuat Silaturahmi dan Soliditas Organisasi

12 April 2026 - 22:01 WIB

Dewan Penasihat Soroti Minimnya Gebrakan HKB, Minta Peran Nyata dalam Pelestarian Budaya Beti

12 April 2026 - 19:48 WIB

Trending di Politik