Menu

Mode Gelap
Membentuk Masa Depan yang Damai: Kebebasan Pers sebagai Pilar Demokrasi dan Perlindungan Hak Asasi Aroma Busuk Pencurian Kabel Telkom Menguat, Penggalian Malam Hari Diduga Libatkan Oknum Perusahaan dan Pegawai Aktif Megawati: Lembaga Negara Dibentuk untuk Cegah Penyalahgunaan Kekuasaan Bom Militer Jenis Ranjau Darat Dimusnahkan Brimob Polda Sumut di Langkat Video Viral Diduga Isap Vape Berisi Narkoba, Kompol DK Dipatsus Propam Polda Sumut 38 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Masih Dirawat, Polisi Periksa 31 Saksi

Sumsel

Jembatan Putus di Ogan Ilir, Warga Bangun Akses Darurat Secara Gotong Royong

badge-check


					Jembatan Putus di Ogan Ilir, Warga Bangun Akses Darurat Secara Gotong Royong Perbesar

Jagatmediakertanegara, Ogan Ilir – Akses penghubung antara Desa Muara Kumbang, Kecamatan Kandis, dan Desa Tanjung Mas, Kecamatan Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir, terputus setelah jembatan di wilayah tersebut mengalami kerusakan akibat longsor.

Peristiwa itu terjadi setelah tanah penyangga di bagian pangkal jembatan terkikis dan terbawa arus, sehingga struktur jembatan tidak lagi dapat dilalui. Akibatnya, mobilitas warga antar desa sempat terganggu karena jalur utama tidak bisa digunakan.

img width="300" height="600" src=" "

Menyikapi kondisi tersebut, warga bersama unsur pemerintah setempat bergerak cepat melakukan penanganan darurat. Secara swadaya, masyarakat membangun jembatan sementara dengan memanfaatkan material bambu serta peralatan sederhana.

Camat Kandis, Firmansyah, mengatakan langkah tersebut dilakukan agar akses masyarakat tetap dapat digunakan, meski hanya bersifat sementara.

“Untuk mengatasi sementara waktu, warga bersama pemerintah membangun jembatan darurat dari bambu agar bisa dilalui,” ujarnya, Senin (23/3/2026).

Ia menjelaskan, pembangunan jembatan darurat ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari staf Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Ogan Ilir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ogan Ilir, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa, hingga masyarakat setempat.

Saat ini, jembatan darurat tersebut sudah dapat digunakan secara terbatas oleh warga. Sementara itu, masyarakat masih menunggu penanganan lanjutan dari pemerintah untuk pembangunan jembatan permanen agar akses antar desa kembali normal.

(*Win)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Membentuk Masa Depan yang Damai: Kebebasan Pers sebagai Pilar Demokrasi dan Perlindungan Hak Asasi

3 Mei 2026 - 13:06 WIB

Ela Afrianita Ucapkan Selamat atas Pelantikan DPD PAN Kota Palembang Periode 2024–2029

30 April 2026 - 23:05 WIB

Oci Dwi Octavia Harap PAN Tetap Konsisten Perjuangkan Kepentingan Rakyat

30 April 2026 - 22:45 WIB

Bersekongkol Rintangi Penyidikan Korupsi Desa, Kejati Sumsel Tetapkan 2 Tersangka Obstruction of Justice

29 April 2026 - 18:48 WIB

Dua ART Lompat dari Lantai 4 di Benhil, Polisi Dalami Dugaan Penyekapan hingga TPPO

27 April 2026 - 20:37 WIB

Trending di Sumsel