Menu

Mode Gelap
Transisi Rayon Tak Ganggu Pasokan, Pusri Jamin Stok Pupuk Sumbar Tetap Aman Tantangan Teknis Jadi Sorotan, KSP Akui Kendala Pemerintahan Prabowo di Bidang Teknokrasi Halal Bihalal HKB Sukses Digelar, Tokoh Pemuda Sumsel Soroti Pentingnya Regenerasi HKB Sumsel Gelar Halal Bihalal Akbar, Perkuat Silaturahmi dan Soliditas Organisasi Dewan Penasihat Soroti Minimnya Gebrakan HKB, Minta Peran Nyata dalam Pelestarian Budaya Beti Malpraktik Tak Harus Ada Korban, Raden Ayu Widya Sari Tegaskan Pelanggaran Wilayah Bisa Dipidana

Sumsel

Jembatan Putus di Ogan Ilir, Warga Bangun Akses Darurat Secara Gotong Royong

badge-check


					Jembatan Putus di Ogan Ilir, Warga Bangun Akses Darurat Secara Gotong Royong Perbesar

Jagatmediakertanegara, Ogan Ilir – Akses penghubung antara Desa Muara Kumbang, Kecamatan Kandis, dan Desa Tanjung Mas, Kecamatan Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir, terputus setelah jembatan di wilayah tersebut mengalami kerusakan akibat longsor.

Peristiwa itu terjadi setelah tanah penyangga di bagian pangkal jembatan terkikis dan terbawa arus, sehingga struktur jembatan tidak lagi dapat dilalui. Akibatnya, mobilitas warga antar desa sempat terganggu karena jalur utama tidak bisa digunakan.

img width="300" height="600" src=" "

Menyikapi kondisi tersebut, warga bersama unsur pemerintah setempat bergerak cepat melakukan penanganan darurat. Secara swadaya, masyarakat membangun jembatan sementara dengan memanfaatkan material bambu serta peralatan sederhana.

Camat Kandis, Firmansyah, mengatakan langkah tersebut dilakukan agar akses masyarakat tetap dapat digunakan, meski hanya bersifat sementara.

“Untuk mengatasi sementara waktu, warga bersama pemerintah membangun jembatan darurat dari bambu agar bisa dilalui,” ujarnya, Senin (23/3/2026).

Ia menjelaskan, pembangunan jembatan darurat ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari staf Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Ogan Ilir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ogan Ilir, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa, hingga masyarakat setempat.

Saat ini, jembatan darurat tersebut sudah dapat digunakan secara terbatas oleh warga. Sementara itu, masyarakat masih menunggu penanganan lanjutan dari pemerintah untuk pembangunan jembatan permanen agar akses antar desa kembali normal.

(*Win)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Transisi Rayon Tak Ganggu Pasokan, Pusri Jamin Stok Pupuk Sumbar Tetap Aman

13 April 2026 - 17:25 WIB

Halal Bihalal HKB Sukses Digelar, Tokoh Pemuda Sumsel Soroti Pentingnya Regenerasi

12 April 2026 - 22:55 WIB

HKB Sumsel Gelar Halal Bihalal Akbar, Perkuat Silaturahmi dan Soliditas Organisasi

12 April 2026 - 22:01 WIB

Dewan Penasihat Soroti Minimnya Gebrakan HKB, Minta Peran Nyata dalam Pelestarian Budaya Beti

12 April 2026 - 19:48 WIB

Malpraktik Tak Harus Ada Korban, Raden Ayu Widya Sari Tegaskan Pelanggaran Wilayah Bisa Dipidana

11 April 2026 - 22:20 WIB

Trending di Hukum