Menu

Mode Gelap
Aktivitas Gudang Penampungan CPO di Lubuk Karet Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Kejelasan Legalitas Pelanggan MyRepublic di Perumahan Liverpool 1 Keluhkan Lambatnya Penanganan Gangguan Internet KPK Buka Suara Terkait OTT Di Kabupaten Muara Enim Saat Korupsi Menjadi Budaya yang Sulit Diberantas: Mampukah Program Makan Bergizi Gratis Menumbuhkan Kepercayaan Publik? Ditresnarkoba Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba dari 25 Kasus Kondisi Prima Salam Jadi Sorotan, Ratu Dewa Tegaskan Sedang Berobat di RSPAD Jakarta

Sumsel

Jembatan Putus di Ogan Ilir, Warga Bangun Akses Darurat Secara Gotong Royong

badge-check


					Jembatan Putus di Ogan Ilir, Warga Bangun Akses Darurat Secara Gotong Royong Perbesar

Jagatmediakertanegara, Ogan Ilir – Akses penghubung antara Desa Muara Kumbang, Kecamatan Kandis, dan Desa Tanjung Mas, Kecamatan Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir, terputus setelah jembatan di wilayah tersebut mengalami kerusakan akibat longsor.

Peristiwa itu terjadi setelah tanah penyangga di bagian pangkal jembatan terkikis dan terbawa arus, sehingga struktur jembatan tidak lagi dapat dilalui. Akibatnya, mobilitas warga antar desa sempat terganggu karena jalur utama tidak bisa digunakan.

Menyikapi kondisi tersebut, warga bersama unsur pemerintah setempat bergerak cepat melakukan penanganan darurat. Secara swadaya, masyarakat membangun jembatan sementara dengan memanfaatkan material bambu serta peralatan sederhana.

Camat Kandis, Firmansyah, mengatakan langkah tersebut dilakukan agar akses masyarakat tetap dapat digunakan, meski hanya bersifat sementara.

“Untuk mengatasi sementara waktu, warga bersama pemerintah membangun jembatan darurat dari bambu agar bisa dilalui,” ujarnya, Senin (23/3/2026).

Ia menjelaskan, pembangunan jembatan darurat ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari staf Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Ogan Ilir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ogan Ilir, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa, hingga masyarakat setempat.

Saat ini, jembatan darurat tersebut sudah dapat digunakan secara terbatas oleh warga. Sementara itu, masyarakat masih menunggu penanganan lanjutan dari pemerintah untuk pembangunan jembatan permanen agar akses antar desa kembali normal.

(*Win)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aktivitas Gudang Penampungan CPO di Lubuk Karet Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Kejelasan Legalitas

10 Juni 2026 - 21:39 WIB

Pelanggan MyRepublic di Perumahan Liverpool 1 Keluhkan Lambatnya Penanganan Gangguan Internet

10 Juni 2026 - 21:34 WIB

Foto Wakil Wali Kota Palembang Dirawat Beredar, Publik Menunggu Penjelasan Resmi

8 Juni 2026 - 23:24 WIB

KPK OTT Bupati Muara Enim, 10 Orang Diamankan di Jakarta dan Sumsel

8 Juni 2026 - 17:55 WIB

Sempat Menjadi Sorotan Publik, Perselisihan Junaidi dan Sopir Berakhir Damai Melalui Jalur Kekeluargaan

8 Juni 2026 - 16:36 WIB

Trending di Nasional