Menu

Mode Gelap
Sriwijaya Fight Kembali Digelar, ICC Jadi Dewan Juri Ajang Bergengsi Boxing di Palembang YBH Sumsel Berkeadilan DPC Kota Palembang Gelar Capacity Building, Perkuat Komitmen Bantuan Hukum Gratis untuk Masyarakat Dugaan Kedekatan Oknum Anggota DPRD Sumsel dengan Tersangka Korupsi KUR Bank Sumsel Babel Jadi Sorotan Lawan Penipuan dari Balik Jeruji, HSB Dukung Ikrar Zero Halinar di Palembang Aparat Gabungan Razia Peredaran Tuak di Bawah Jembatan Ampera, Lima Jeriken Diamankan Modus Pakai KTP dan KK Warga, Kejati Sumsel Tetapkan 3 Tersangka Baru

Sumsel

Membentuk Masa Depan yang Damai: Kebebasan Pers sebagai Pilar Demokrasi dan Perlindungan Hak Asasi

badge-check


					Membentuk Masa Depan yang Damai: Kebebasan Pers sebagai Pilar Demokrasi dan Perlindungan Hak Asasi Perbesar

Jagatmediakertanegara, Palembang Kebebasan pers dinilai menjadi fondasi utama dalam mewujudkan masa depan yang damai dan demokratis. Hal tersebut disampaikan oleh pimpinan umum perusahaan media Jagat Media Kertanegara, Galih Nugraha, S.Sos dalam keterangannya terkait peran strategis pers di tengah dinamika pembangunan dan kehidupan berbangsa.

Menurutnya, kebebasan pers tidak hanya dimaknai sebagai hak untuk menyampaikan informasi, tetapi juga mengandung tanggung jawab besar dalam menghadirkan pemberitaan yang akurat, berimbang, dan berintegritas.

img width="300" height="600" src=" "

“Kebebasan pers bukan sekadar ruang untuk menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menjaga transparansi serta mencegah terjadinya penyalahgunaan kekuasaan,” ujar Galih

Ia menegaskan, pers yang independen mampu berfungsi sebagai kontrol sosial yang efektif. Selain itu, pers juga berperan sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menjadi sarana edukasi publik guna membangun kesadaran kolektif menuju kehidupan yang harmonis dan demokratis.

Lebih lanjut, ia menyampaikan harapannya terhadap masa depan pers di Indonesia agar semakin profesional dan bertanggung jawab dalam menjalankan fungsinya. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, pers diharapkan tetap berpegang pada nilai-nilai dasar jurnalistik.

“Ke depan, pers harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa kehilangan integritas dan independensinya,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya peran pers sebagai penyejuk di tengah perbedaan yang ada di masyarakat. Menurutnya, media memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan informasi yang mencerahkan, bukan justru memperkeruh situasi.

Dengan komitmen terhadap kualitas pemberitaan, pers diyakini dapat berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang cerdas, kritis, serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sriwijaya Fight Kembali Digelar, ICC Jadi Dewan Juri Ajang Bergengsi Boxing di Palembang

10 Mei 2026 - 17:44 WIB

YBH Sumsel Berkeadilan DPC Kota Palembang Gelar Capacity Building, Perkuat Komitmen Bantuan Hukum Gratis untuk Masyarakat

10 Mei 2026 - 12:39 WIB

Dugaan Kedekatan Oknum Anggota DPRD Sumsel dengan Tersangka Korupsi KUR Bank Sumsel Babel Jadi Sorotan

8 Mei 2026 - 11:58 WIB

Lawan Penipuan dari Balik Jeruji, HSB Dukung Ikrar Zero Halinar di Palembang

8 Mei 2026 - 11:36 WIB

Aparat Gabungan Razia Peredaran Tuak di Bawah Jembatan Ampera, Lima Jeriken Diamankan

7 Mei 2026 - 21:22 WIB

Trending di Sumsel