Menu ✖

Mode Gelap
Istiqomah Kawal Ulama, Forum Cakar Sriwijaya Jaga Keamanan Dan Kondusivitas Maulid Hingga Selesai Treatrikal perjuangan pahlawan Aceh Cut Nyak Dhien memukau ribuan penonton dalam HUT ke-438 Kota Meulaboh Ketua PD IWO Aceh Barat Apresiasi Kemeriahaan HUT Meulaboh Ke-438 Jep Kupi Khop Semarakkan Hut Kota Meulaboh ke- 438 Irsan Syahputra Resmi Dilantik Sebagai Ketua Pemuda Gampong Gampa Periode 2026-2030 Polsek Ilir Timur II Gelar Bakti Kebersihan, Libatkan Tiga Organisasi Kemasyarakatan

Sumsel

Diduga Bermasalah Penyaluran Bansos Sembako di Empat Lawang Menjadi Sorotan Publik, HIMPKA Sumsel Melakukan Aksi di Bank Mandiri Region II Sumsel

badge-check


					Diduga Bermasalah Penyaluran Bansos Sembako di Empat Lawang Menjadi Sorotan Publik, HIMPKA Sumsel Melakukan Aksi di Bank Mandiri Region II Sumsel Perbesar

Jagatmediakertanegara, Palembang – Aksi massa yang dilakukan oleh Dewan Pimpinan Daerah Keluarga Tamansiswa Indonesia (HIMPKA SUMSEL) di depan Bank Mandiri Region II Sumsel menyoroti adanya dugaan indikasi penyimpangan dan ketidak sesuaian data dalam proses penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) Sembako yang disalurkan melalui Bank Mandiri di Kelurahan Lampar Baru, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Empat Lawang.

Dalam pernyataannya, Koordinator aksi Ki Musmulyono, SP menegaskan bahwa temuan tersebut bukan merupakan tuduhan kepada pihak tertentu, melainkan hasil investigasi lapangan yang membutuhkan penjelasan, verifikasi, dan klarifikasi dari pihak terkait, khususnya terhadap pihak Bank Mandiri.

Adapun beberapa indikasi yang ditemukan di lapangan antara lain.

“Ditemukannya sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang dalam sistem tercatat telah menerima bantuan, namun berdasarkan pengakuan warga bantuan tersebut tidak pernah diterima bahkan dalam kurun waktu lebih dari dua tahun,” ungkap Mus.

Adanya ketidaksesuaian antara data penerima Bansos yang dikeluarkan oleh instansi terkait dengan status pencairan yang tercatat dalam sistem perbankan. Ditemukannya sejumlah transaksi penyaluran yang diragukan validitasnya karena warga tidak pernah merasa melakukan pencairan.

“Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas, HIMPKA SUMSEL mendesak pihak Bank Mandiri untuk melakukan penelusuran dan audit ulang terhadap data penyaluran Bansos di wilayah tersebut,” tegas Mus.

Koordinator Lapangan Ki Josua Reynaldy Sirait, SE juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mengantongi sejumlah bukti pendukung berupa daftar nama warga terdampak, fotokopi identitas, serta dokumentasi hasil verifikasi lapangan dan rekening Koran.

Ditempat yang sama perwakilan dari Bank Mandiri Region II Sumsel menegaskan akan melakukan penelusuran dan audit ulang terhadap data penyaluran Bansos di wilayah tersebut serta memanggil kepala Bank Mandiri Region II Sumsel,” jelasnya.

“HIMPKA SUMSEL berharap agar permasalahan ini dapat segera ditindaklanjuti secara serius demi memastikan penyaluran Bantuan Sosial Sembako berjalan secara transparan, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tutup Josua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Penelantaran Dalam Rumah Tangga Dilaporkan ke Polrestabes Palembang, Polisi Lakukan Penyelidikan

21 Agustus 2026 - 01:45 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Warga Perumahan Liverpool 1 Gelar Beragam Lomba dan Doorprize Meriah

17 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Panglima Bung Baja Sriwijaya Sumsel Kecam Keras Dugaan Aksi Bullying di SD Negeri 81 Palembang, Pengawasan Siswa Diminta Diperketat

11 Agustus 2026 - 22:08 WIB

Terdakwa Korupsi Pengadaan APAR Karhutla di Muratara Titipkan Uang Pengganti Rp348,5 Juta

24 Juni 2026 - 22:05 WIB

Petani di Musi Rawas Diserang Beruang Saat Hendak ke Kebun, Alami Luka Serius

24 Juni 2026 - 20:14 WIB

Trending di Sumsel