Menu

Mode Gelap
Aktivitas Gudang Penampungan CPO di Lubuk Karet Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Kejelasan Legalitas Pelanggan MyRepublic di Perumahan Liverpool 1 Keluhkan Lambatnya Penanganan Gangguan Internet KPK Buka Suara Terkait OTT Di Kabupaten Muara Enim Saat Korupsi Menjadi Budaya yang Sulit Diberantas: Mampukah Program Makan Bergizi Gratis Menumbuhkan Kepercayaan Publik? Ditresnarkoba Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba dari 25 Kasus Kondisi Prima Salam Jadi Sorotan, Ratu Dewa Tegaskan Sedang Berobat di RSPAD Jakarta

Sumsel

Di Balik Video Viral Junaidi, Kuasa Hukum Ungkap Kronologi dan Minta Publik Tetap Objektif

badge-check


					Di Balik Video Viral Junaidi, Kuasa Hukum Ungkap Kronologi dan Minta Publik Tetap Objektif Perbesar

JAGATMEDIA, PALEMBANG – Kuasa hukum Junaidi alias Ajun, Benny Murdani, S.H., M.H., memberikan klarifikasi terkait video yang viral di media sosial dan menjadi perbincangan publik. Menurutnya, potongan video yang beredar tidak menggambarkan keseluruhan rangkaian peristiwa sehingga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Benny dalam konferensi pers yang digelar di Kopitiam Golf Palembang, Sabtu (6/6/2026).

Benny menjelaskan, peristiwa yang menjadi sorotan publik itu bermula dari dugaan penggelapan kendaraan milik Junaidi yang telah lebih dahulu dilaporkan ke Polsek Sukarame.

“Perlu kami luruskan bahwa narasi yang berkembang di media sosial seolah-olah klien kami melakukan penganiayaan tanpa sebab. Faktanya, kejadian ini berawal dari dugaan penggelapan mobil milik klien kami yang telah dilaporkan secara resmi ke Polsek Sukarame,” ujar Benny.

Menurutnya, terduga pelaku sebelumnya melamar pekerjaan sebagai sopir di perusahaan milik Junaidi dan kemudian diterima bekerja.

Dalam menjalankan tugasnya yang bersangkutan diberikan kepercayaan untuk menggunakan kendaraan operasional beserta uang bahan bakar.

Namun, kendaraan tersebut diduga tidak dikembalikan sebagaimana mestinya dan justru dibawa pergi tanpa izin.

Setelah dilakukan pelacakan melalui sistem GPS, mobil tersebut akhirnya ditemukan di wilayah Desa Langkan, Kabupaten Banyuasin.

“Mobil berhasil ditemukan kembali di wilayah Langkan melalui pelacakan GPS,” jelasnya.

Benny mengungkapkan, setelah mengetahui kendaraannya diduga dibawa kabur, Junaidi sempat terpancing emosi saat bertemu dengan terduga pelaku.

Dalam situasi tersebut terjadi tindakan spontan yang kemudian terekam dalam video yang beredar luas di media sosial.
Meski demikian, pihaknya menegaskan bahwa tindakan tersebut bukan merupakan perbuatan yang direncanakan, melainkan reaksi sesaat akibat tekanan emosional setelah merasa mengalami kerugian.

“Itu murni reaksi spontan yang dipicu emosi. Tidak ada niat maupun perencanaan sebelumnya untuk melakukan penganiayaan,” tegas Benny.

Ia juga menyayangkan beredarnya potongan video yang dinilai hanya menampilkan sebagian kejadian tanpa memperlihatkan latar belakang persoalan yang sebenarnya.

“Kami berharap masyarakat dapat melihat peristiwa ini secara utuh dan berimbang, tidak hanya berdasarkan potongan video yang beredar di media sosial. Semua fakta dan kronologi harus dipahami secara menyeluruh agar tidak menimbulkan penilaian yang keliru,” katanya.

Sementara itu, Junaidi turut menyampaikan penyesalannya atas insiden tersebut. Ia mengakui bahwa dirinya terbawa emosi saat mengetahui kendaraan miliknya diduga digelapkan.

“Saya menyesalkan kejadian itu. Saat itu saya sedang emosi karena merasa sangat dirugikan akibat kehilangan kendaraan. Apa yang terjadi merupakan reaksi spontan dan bukan sesuatu yang direncanakan,” ujar Junaidi.

Hingga saat ini kasus dugaan penggelapan kendaraan maupun peristiwa yang terekam dalam video viral tersebut masih dalam proses penanganan aparat kepolisian untuk mendapatkan kepastian hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aktivitas Gudang Penampungan CPO di Lubuk Karet Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Kejelasan Legalitas

10 Juni 2026 - 21:39 WIB

Pelanggan MyRepublic di Perumahan Liverpool 1 Keluhkan Lambatnya Penanganan Gangguan Internet

10 Juni 2026 - 21:34 WIB

Foto Wakil Wali Kota Palembang Dirawat Beredar, Publik Menunggu Penjelasan Resmi

8 Juni 2026 - 23:24 WIB

KPK OTT Bupati Muara Enim, 10 Orang Diamankan di Jakarta dan Sumsel

8 Juni 2026 - 17:55 WIB

Sempat Menjadi Sorotan Publik, Perselisihan Junaidi dan Sopir Berakhir Damai Melalui Jalur Kekeluargaan

8 Juni 2026 - 16:36 WIB

Trending di Nasional