Menu

Mode Gelap
Bupati Muratara Ajak Warga Buka Kebun Sawit Lewat Skema Bagi Hasil, Tegaskan Inisiatif Pribadi Video Penangkapan UF Menghebohkan, Keluarga Desak Penegakan Hukum yang Berkeadilan Tinggalkan Rumah Sejak Awal Mei, Warga Lamongan Masih Belum Diketahui Keberadaannya Kejari Lubuklinggau Dalami Video Viral Dugaan Pungli SPMB di SMA Negeri 1 Dewan Guru Muhammadiyah Menongo Apresiasi Pameran Lamongan Tempo Doeloe 2026: “Konsep Perjuangan yang Menghidupkan Sejarah” Gubernur NTB Perkuat Program Desa Berdaya, Dorong Pengentasan Kemiskinan Lewat Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Bahlil Pastikan Harga Pertalite dan Solar Bersubsidi Tetap, Pertamax Ikuti Mekanisme Pasar

badge-check


					Bahlil Pastikan Harga Pertalite dan Solar Bersubsidi Tetap, Pertamax Ikuti Mekanisme Pasar Perbesar

JAGATMEDIA, JAKARTA – Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan. Kepastian itu disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, yang menegaskan harga Pertalite dan Solar tetap dipertahankan sesuai arahan Presiden.

Menurut Bahlil, kebijakan tersebut diambil untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga energi global yang masih berfluktuasi.

“Arahan Bapak Presiden, BBM subsidi tidak akan dinaikkan,” ujar Bahlil saat menghadiri acara bersama Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), dikutip Jumat (26/6/2026).

Meski demikian, Bahlil menjelaskan kebijakan berbeda berlaku bagi BBM nonsubsidi, seperti Pertamax. Menurutnya, harga BBM nonsubsidi tetap mengacu pada perkembangan harga minyak dunia dan mekanisme pasar.

“Kalau BBM nonsubsidi, ya mengikuti pasar,” katanya.

Ia mengakui pemerintah berharap harga BBM nonsubsidi juga dapat tetap stabil. Namun, kondisi tersebut tidak mudah diwujudkan karena sebagian kebutuhan BBM nasional masih bergantung pada impor, sehingga sangat dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak dunia.

Bahlil menambahkan, apabila pemerintah memutuskan menahan kenaikan harga BBM nonsubsidi melalui tambahan subsidi, maka beban terhadap anggaran negara akan semakin besar.

“Kalau semua ditanggung lagi oleh pemerintah melalui subsidi, tentu akan berdampak pada kondisi fiskal kita,” ujarnya.

Dengan kebijakan tersebut, pemerintah menegaskan bahwa harga Pertalite dan Solar bersubsidi tetap dipertahankan, sementara harga BBM nonsubsidi akan terus disesuaikan dengan kondisi pasar dan perkembangan harga energi global.

Editor: Lina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peserta SPPI Koperasi Merah Putih yang Meninggal Bertambah Jadi Lima Orang, Kemhan Sampaikan Duka

27 Juni 2026 - 14:19 WIB

Kejari Jakarta Utara Eksekusi Razman Arif Nasution ke Lapas Cipinang, Jalani Hukuman 18 Bulan Penjara

26 Juni 2026 - 12:22 WIB

Seluruh SKPK Aceh Singkil Ikuti Penginputan SIPD, Tahapan APBK 2026 Terus Dikebut

25 Juni 2026 - 23:09 WIB

BPKK Aceh Singkil Mulai Tahapan Penatausahaan APBK 2026 Melalui SIPD

24 Juni 2026 - 21:52 WIB

GMBI Aceh Desak Izin Tambang di Beutong Dicabut, Ingatkan Nilai Sejarah dan Ancaman bagi Leuser

21 Juni 2026 - 22:56 WIB

Trending di Nasional