Menu

Mode Gelap
Muhadhoroh Jadi Tradisi Unggulan MTs Muhammadiyah 20 Menongo dalam Membentuk Generasi Percaya Diri dan Berkarakter Usai Video Tendang Mahasiswa Viral, Dekan Fakultas Teknik UMP Akhirnya Buka Suara, Tolak Minta Maaf Bunda PAUD Aceh Singkil Hadiri Penguatan Pokja PAUD se-Aceh, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini Warga Kampung Baru Patok Lahan yang Diklaim di Luar HGU PT PLB, Sebut untuk Perluasan Permukiman Kasus Penembakan Terduga Pencuri Durian di Lubuk Linggau Berakhir Damai, Oknum Pegawai Lapas Tetap Diperiksa Briptu MZ Dipecat Tidak Hormat usai Jadi Tersangka Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan

Opini

Muhadhoroh Jadi Tradisi Unggulan MTs Muhammadiyah 20 Menongo dalam Membentuk Generasi Percaya Diri dan Berkarakter

badge-check


					Muhadhoroh Jadi Tradisi Unggulan MTs Muhammadiyah 20 Menongo dalam Membentuk Generasi Percaya Diri dan Berkarakter Perbesar

JAGATMEDIA, LAMONGAN – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital yang membuat komunikasi tatap muka semakin berkurang, MTs Muhammadiyah 20 Menongo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, tetap mempertahankan tradisi muhadhoroh sebagai salah satu program unggulan madrasah.

Kegiatan yang dilaksanakan setiap hari setelah Salat Zuhur berjamaah itu menjadi sarana melatih keberanian, kemampuan berbicara di depan umum, serta membentuk karakter siswa.

Bagi MTs Muhammadiyah 20 Menongo, muhadhoroh bukan sekadar latihan pidato, melainkan bagian dari proses pendidikan karakter yang membekali peserta didik dengan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan akhlak mulia.

Laboratorium Pembentukan Karakter

Dalam setiap pelaksanaan muhadhoroh, siswa diberi kesempatan tampil sebagai pembawa acara, penyampai materi, maupun penyimpul. Materi yang disampaikan beragam, mulai dari tema keagamaan, sosial, hingga motivasi, sebelum ditutup dengan evaluasi dari guru pembina.

Yang menarik, kegiatan ini tidak hanya menjadi aktivitas rutin, tetapi juga menjadi bagian dari penilaian pembelajaran. Seluruh materi muhadhoroh selama satu semester masuk dalam Ujian Sumatif sehingga siswa terdorong mempersiapkan diri secara serius.

Semua Siswa Mendapat Kesempatan Tampil

Madrasah menerapkan prinsip bahwa seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX wajib mengikuti muhadhoroh secara bergiliran. Dengan demikian, setiap peserta didik memperoleh pengalaman menjadi pembawa acara, penceramah, penyimpul, sekaligus pendengar yang aktif.

Guru pembina berperan sebagai pendamping yang memberikan arahan dan evaluasi secara konstruktif sehingga siswa merasa nyaman untuk terus belajar meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum.

Dilaksanakan Rutin Setiap Hari

Muhadhoroh dilaksanakan secara konsisten setiap hari setelah Salat Zuhur berjamaah di lingkungan madrasah. Rutinitas tersebut membiasakan siswa memanfaatkan waktu untuk mengasah kemampuan komunikasi sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman.

Jadwal pelaksanaan juga telah disusun untuk satu semester sehingga setiap siswa mengetahui giliran tampil dan belajar bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.

Membekali Soft Skills di Era Digital

Menurut pihak madrasah, kemampuan berbicara di depan umum, berpikir kritis, serta berkomunikasi dengan santun merupakan keterampilan yang sangat dibutuhkan di era modern dan tidak dapat digantikan oleh perkembangan teknologi.

Melalui muhadhoroh, siswa dilatih menyusun materi, mencari referensi, menyampaikan gagasan secara sistematis, serta menghargai pendapat orang lain. Kebiasaan tersebut diharapkan mampu membentuk generasi yang bijak dalam menyampaikan informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh penyebaran hoaks maupun ujaran kebencian.

Menyiapkan Pemimpin Masa Depan

Muhadhoroh juga menjadi bekal bagi siswa ketika nantinya terjun ke tengah masyarakat. Pengalaman berbicara di depan teman-teman dan menerima evaluasi secara rutin diyakini mampu menumbuhkan rasa percaya diri, jiwa kepemimpinan, serta kemampuan menyampaikan gagasan dengan baik.

Bagi MTs Muhammadiyah 20 Menongo, pendidikan karakter tidak selalu membutuhkan fasilitas yang mewah. Dengan pembiasaan sederhana namun dilakukan secara konsisten, madrasah berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, kemampuan komunikasi yang baik, dan siap menjadi pemimpin di masa depan.

Editor : Lina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Kurir Sprinter J&T Drop Point Kertapati 2 Kerap Membatalkan Pesanan Sepihak

27 Juli 2026 - 13:44 WIB

Peredaran Narkoba di Aceh Barat Kian Mengkhawatirkan, Generasi Muda Jadi Target Bandar

26 Juli 2026 - 11:11 WIB

Cakar Sriwijaya Sumsel Hadiri Festival Marogan 2026, Semarakkan Milad ke-16 Pondok Pesantren Tahfidz Kiai Marogan

20 Juli 2026 - 01:17 WIB

Sambut Tahun Ajaran Baru, MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siapkan Generasi Unggul Berakhlak Mulia

12 Juli 2026 - 11:57 WIB

Kelangkaan Solar di Sumsel: Rakyat Mengantre, Negara Seolah Tak Hadir

5 Juli 2026 - 22:20 WIB

Trending di Opini