JAGATMEDIA, ACEH SINGKIL – Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil bersama Perusahaan Lembah Bhakti (PLB) Singkil menanam 3.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Desa Kilangan, Kecamatan Singkil, Selasa (28/7/2026). Aksi ini menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan kawasan pesisir dari ancaman abrasi dan dampak perubahan iklim.
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia tersebut dihadiri Wakil Bupati Aceh Singkil H. Hamzah Sulaiman, S.H., Kapolres Aceh Singkil, perwakilan DPRK Aceh Singkil, unsur Forkopimda, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM, Camat Singkil, Keuchik Desa Kilangan, masyarakat nelayan, serta manajemen dan karyawan PLB Singkil.
Program penanaman mangrove ini merupakan inisiatif Perusahaan Lembah Bhakti (PLB) Singkil yang telah dijalankan secara berkelanjutan sejak tahun 2018 sebagai bagian dari upaya pelestarian ekosistem mangrove di wilayah pesisir Aceh Singkil.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Aceh Singkil menegaskan bahwa peringatan Hari Mangrove Sedunia bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat kesadaran bersama dalam menjaga keseimbangan antara manusia dan alam.
“Hari ini adalah ajakan untuk merenungkan kembali hubungan manusia dengan alam. Di tengah berbagai tantangan perubahan iklim, abrasi pantai, dan menurunnya kualitas lingkungan, mangrove menjadi benteng alami yang harus kita jaga bersama,” ujar Wakil Bupati.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan kawasan mangrove sebagai warisan yang harus dipelihara demi masa depan Aceh Singkil.
“Keberhasilan melestarikan ekosistem mangrove tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah, tetapi memerlukan kemitraan yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, organisasi lingkungan, dan generasi muda,” lanjutnya.
Sementara itu, Vice President Operation Area PT Astra Agro Lestari Tbk., Cipta Wibama, mengatakan bahwa kegiatan penanaman mangrove merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan di wilayah operasionalnya.
“Pelestarian mangrove merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Karena itu, PLB Singkil terus melaksanakan program penanaman mangrove secara berkesinambungan sejak tahun 2018,” ujarnya.
Menurut Cipta Wibama, pada peringatan Hari Mangrove Sedunia tahun ini, sebanyak 3.000 bibit bakau ditanam sebagai bagian dari upaya rehabilitasi kawasan pesisir yang diharapkan mampu memberikan manfaat ekologis sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha terus terjalin sehingga kawasan mangrove di Aceh Singkil tetap terjaga sebagai pelindung alami pesisir sekaligus habitat berbagai biota laut,” katanya.
Kegiatan ditutup dengan penanaman mangrove secara simbolis oleh Wakil Bupati Aceh Singkil bersama unsur Forkopimda, perwakilan PT Astra Agro Lestari melalui PLB Singkil, kepala perangkat daerah, serta masyarakat. Penanaman tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan mewariskan lingkungan yang lestari bagi generasi mendatang.
Editor : Lina
Menjadi bagian dari Jagat Media sejak Juni 2026 dengan wilayah liputan Aceh Singkil dan sekitarnya. Berpengalaman meliput beragam isu, termasuk politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis, serta berbagai peristiwa di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.







