JAGATMEDIA, ACEH SINGKIL – Ketua Mualim Center Kabupaten Aceh Singkil Syafrial Iye secara terbuka menagih janji Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf atau Mualem terkait pembentukan Tim Penyelesaian Sengketa Agraria dan realisasi Plasma 20 Persen di Aceh Singkil.
Tagihan itu disampaikan Sabtu, 25 Juli 2026, menyusul belum adanya tindak lanjut dari Pemprov Aceh. Padahal janji pembentukan tim khusus sudah disampaikan Mualem saat pelantikan Bupati Aceh Singkil beberapa waktu Tahun lalu Di DPRK Aceh Singkil
“Sampai hari ini plasma 20 persen masyarakat Aceh Singkil belum terealisasi. Begitu juga tim sengketa agraria yang dijanjikan Bapak Gubernur Mualem belum Berjalan Waktu pelantikan Bupati beliau berjanji di depan kita semua. Kami tagih janji itu,” ujar Syafrial Iye.
Ia menyebut, persoalan plasma dan sengketa lahan sudah bertahun-tahun jadi bom waktu di desa. Koperasi dan kelompok tani belum menerima haknya, sementara perusahaan tetap beroperasi.
“Jangan sampai janji politik hanya jadi pemanis di atas panggung. Rakyat butuh kepastian hukum dan butuh realisasi plasma. Ini hak masyarakat yang dijamin undang-undang. Kalau tidak segera diselesaikan, jangan salahkan rakyat kalau kemudian bergerak sendiri,” tegasnya.
Syafrial Iye mendesak Gubernur Mualem segera membentuk tim dan menurunkannya ke Aceh Singkil untuk mendata, memverifikasi, dan memediasi konflik plasma serta sengketa agraria lainnya.
“Kami tetap percaya Bapak Mualem pemimpin yang merakyat. Tapi merakyat itu harus dibuktikan dengan kerja nyata, bukan hanya pidato. Bentuk tim sengketa agraria sekarang. Realisasikan plasma 20 persen sekarang, Pak Gubernur,” pungkasnya.
Editor : Lina
Menjadi bagian dari Jagat Media sejak Juni 2026 dengan wilayah liputan Aceh Singkil dan sekitarnya. Berpengalaman meliput beragam isu, termasuk politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis, serta berbagai peristiwa di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.







