Menu

Mode Gelap
Muhadhoroh Jadi Tradisi Unggulan MTs Muhammadiyah 20 Menongo dalam Membentuk Generasi Percaya Diri dan Berkarakter Usai Video Tendang Mahasiswa Viral, Dekan Fakultas Teknik UMP Akhirnya Buka Suara, Tolak Minta Maaf Bunda PAUD Aceh Singkil Hadiri Penguatan Pokja PAUD se-Aceh, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini Warga Kampung Baru Patok Lahan yang Diklaim di Luar HGU PT PLB, Sebut untuk Perluasan Permukiman Kasus Penembakan Terduga Pencuri Durian di Lubuk Linggau Berakhir Damai, Oknum Pegawai Lapas Tetap Diperiksa Briptu MZ Dipecat Tidak Hormat usai Jadi Tersangka Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan

Peristiwa

Bunda PAUD Aceh Singkil Hadiri Penguatan Pokja PAUD se-Aceh, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini

badge-check


					Bunda PAUD Aceh Singkil Hadiri Penguatan Pokja PAUD se-Aceh, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini Perbesar

JAGATMEDIA, BANDA ACEH – Bunda PAUD Kabupaten Aceh Singkil, Hj. Habibatussania, menghadiri kegiatan Penguatan Pokja Bunda PAUD Kabupaten/Kota se-Aceh yang digelar di Hotel Rasamala, Banda Aceh, Senin (27/7/2026) malam. Forum tersebut menjadi ajang memperkuat sinergi antardaerah dalam meningkatkan kualitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Aceh.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Aceh itu berlangsung selama tiga hari, mulai 27 hingga 29 Juli 2026, dan diikuti Bunda PAUD serta Pokja Bunda PAUD dari seluruh kabupaten/kota di Aceh.

Selain memperkuat koordinasi dan menyamakan persepsi, pertemuan tersebut juga bertujuan merumuskan langkah-langkah strategis guna meningkatkan mutu layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, dan merata.

Bunda PAUD Aceh Singkil, Hj. Habibatussania, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, forum itu menjadi momentum penting untuk mempererat kolaborasi antardaerah dalam memajukan pendidikan anak usia dini.

“Tentunya kita dari Bunda PAUD Kabupaten Aceh Singkil sangat menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antar daerah untuk meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini,” kata Habibatussania.

Ia menilai keberhasilan pembangunan sumber daya manusia berawal dari perhatian terhadap pendidikan anak sejak usia dini.

“Kegiatan ini tentunya menjadi kesempatan yang sangat baik untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat sinergi, serta menyusun langkah bersama agar layanan PAUD di setiap daerah semakin berkualitas. Semoga hasil pertemuan ini dapat diwujudkan dalam program nyata yang benar-benar memberi manfaat bagi tumbuh kembangnya anak-anak kita,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pokja Bunda PAUD Provinsi Aceh, Ny. Mukarramah Fadhlullah, menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk kualitas sumber daya manusia. Karena itu, peningkatan akses dan mutu layanan PAUD harus menjadi perhatian bersama sebagai investasi jangka panjang.

“Usia dini merupakan masa yang sangat menentukan perkembangan anak. Karena itu, menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas dan merata adalah investasi strategis bagi masa depan Aceh dan Indonesia,” kata Mukarramah.

Ia juga menekankan pentingnya peran Pokja Bunda PAUD sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal berbagai program pengembangan PAUD melalui sinergi dengan pemerintah daerah, satuan pendidikan, dunia usaha, organisasi masyarakat, hingga pemerintah gampong.

“Kami berharap seluruh Pokja Bunda PAUD terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas sektor agar setiap program benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat serta mampu menghadirkan layanan PAUD yang lebih berkualitas bagi seluruh anak,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., MSP, berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menghasilkan gagasan dan kesepakatan baru untuk memperkuat arah pembangunan pendidikan anak usia dini di Aceh.

“Pertemuan ini harus menjadi ruang bersama untuk melahirkan pemikiran-pemikiran baru tentang bagaimana kita menyiapkan generasi yang lebih mandiri sejak usia dini. Inilah komitmen yang harus kita bangun bersama,” ujarnya.

Murthalamuddin mengajak seluruh peserta memanfaatkan forum tersebut untuk merumuskan langkah-langkah strategis yang dapat diterapkan di daerah masing-masing, mengingat pendidikan anak usia dini merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.

“Saya berharap kegiatan ini tidak berlalu begitu saja. Semoga dari pertemuan ini lahir konstruksi pemikiran baru yang mampu memperkuat penyelenggaraan pendidikan anak usia dini, khususnya melalui peran aktif Bunda PAUD dan Pokja PAUD di seluruh kabupaten dan kota,” katanya.

Menutup sambutannya, Murthalamuddin mengajak seluruh peserta menjadikan forum tersebut sebagai momentum memperkuat komitmen dalam mencetak generasi masa depan yang tangguh, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan zaman.

“Mudah-mudahan dari pertemuan ini lahir sejumlah rekomendasi dan resolusi yang menjadi pijakan bersama untuk mengembalikan pendidikan anak usia dini sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi yang unggul, berdaya saing, dan menjadi pemenang di zamannya,” pungkasnya.

Editor: Lina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Usai Video Tendang Mahasiswa Viral, Dekan Fakultas Teknik UMP Akhirnya Buka Suara, Tolak Minta Maaf

29 Juli 2026 - 15:03 WIB

Peringati Hari Mangrove Sedunia, Pemkab Aceh Singkil dan PLB Tanam 3.000 Bibit Mangrove di Pesisir Kilangan

28 Juli 2026 - 16:15 WIB

Syafrial Iye Tagih Janji Mualem Terkait Penyelesaian Sengketa Lahan dan Realisasi Plasma Di Aceh Singkil

26 Juli 2026 - 10:46 WIB

Forum Cakar Sriwijaya dan Pemuda Pancasila Bersama Polsek Ilir Timur II Gelar Patroli Kamtibmas di Palembang

26 Juli 2026 - 00:40 WIB

Forum Cakar Sriwijaya dan Harimau Sumatera Bersatu Hadiri Doa 40 Hari Orang Tua Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie

25 Juli 2026 - 23:59 WIB

Trending di Peristiwa