Menu

Mode Gelap
Diduga Kebal Hukum! Gudang BBM Ilegal di Ogan Ilir Beroperasi Terang-terangan, Aparat Diminta Bertindak Tegas Bayar Rp110 Ribu, Peserta Lain Rp55 Ribu, Pedagang Soroti Tarif Tenan CFN Atmo Jokowi Titip Pesan Kawal Prabowo-Gibran, PDIP Tegaskan Prioritas Saat Ini Bukan Pemilu Satresnarkoba Polres Aceh Berhasil Mengamankan Staf Protokoler Bupati Aceh Barat Dugaan Penyalahgunaan Narkoba Jenis Sabu-Sabu Kapolri Buka Suara Soal Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa: Semua Sesuai Prosedur Hukum Polres Musi Rawas Ringkus Pengedar Ekstasi di Acara Hajatan Desa Durian Remuk

Politik

Jokowi Titip Pesan Kawal Prabowo-Gibran, PDIP Tegaskan Prioritas Saat Ini Bukan Pemilu

badge-check


					Jokowi Titip Pesan Kawal Prabowo-Gibran, PDIP Tegaskan Prioritas Saat Ini Bukan Pemilu Perbesar

JAGATMEDIA, JAKARTA – Pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang disebut meminta kader dan simpatisan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga dua periode memunculkan beragam respons di panggung politik nasional.

Di tengah mulai menghangatnya pembicaraan mengenai kontestasi politik mendatang, PDI Perjuangan justru menegaskan belum memikirkan Pemilu 2029 dan memilih fokus menjalankan kerja-kerja kerakyatan.

Politikus PDIP, Guntur Romli, mengatakan partainya saat ini masih berpegang pada arahan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri untuk terus berada di tengah masyarakat.

“PDI Perjuangan belum berpikir soal Pemilu 2029. Instruksi dari Ibu Ketum, kami harus gerak di akar rumput, menangis dan tertawa bersama rakyat,” kata Guntur Romli, Sabtu (20/6/2026).

Menurutnya, politik tidak semata-mata berbicara mengenai perebutan kekuasaan ataupun persiapan menghadapi pemilu yang masih beberapa tahun lagi.

“Bagi PDI Perjuangan, politik bukan soal kekuasaan, apalagi sudah bicara dini soal Pemilu 2029, tapi benar-benar perjuangan untuk rakyat,” ujarnya.

Jokowi Minta Prabowo-Gibran Dikawal Dua Periode

Sebelumnya, Ketua DPP PSI Bestari Barus mengungkapkan pesan yang disampaikan Joko Widodo saat pertemuan di Solo, Kamis (18/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi disebut meminta kader PSI dan para simpatisannya untuk terus mendukung serta mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Bahkan, menurut Bestari, dukungan itu diharapkan dapat berlanjut hingga dua periode pemerintahan.

“Kepada kami beliau menyampaikan bahwa kita itu diminta untuk mengawal Pak Prabowo-Gibran. Bahkan sampai dua periode. Jadi nggak ada itu fitnahan tentang bakal ada dua matahari. Matahari gimana bisa dua? Ada-ada aja,” kata Bestari kepada wartawan.

Ia menegaskan, pesan Jokowi justru menekankan pentingnya menjaga keharmonisan politik nasional dan mendukung pemerintahan yang sedang berjalan.

Menurut Bestari, mantan Presiden RI tersebut juga mengingatkan agar seluruh elemen pendukung tetap menjaga persatuan serta tidak terjebak dalam narasi yang dapat memecah belah masyarakat.

Pernyataan tersebut muncul di tengah berbagai spekulasi mengenai langkah politik Jokowi pasca berakhirnya masa jabatannya sebagai presiden. Namun, melalui pesan yang disampaikan kepada PSI, Jokowi disebut menegaskan dukungannya terhadap keberlanjutan pemerintahan Prabowo-Gibran.

Sementara itu, PDIP memilih menempatkan fokus pada kerja-kerja politik di tengah masyarakat dan belum ingin membahas peta persaingan menuju Pemilu 2029 yang masih cukup jauh.

Editor: Lina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mahasiswa Sumsel Gelar Aksi “Astacita Mahasiswa Sumsel”, Beri Kartu Merah kepada DPRD Sumsel

15 Juni 2026 - 20:08 WIB

Foto Wakil Wali Kota Palembang Dirawat Beredar, Publik Menunggu Penjelasan Resmi

8 Juni 2026 - 23:24 WIB

Video Ucapan Milad Prima Salam Jadi Sorotan, Unggahan Kemudian Dihapus

5 Juni 2026 - 23:15 WIB

Wakil Ketua DPRD PALI Prihatin atas OTT Kejati Sumsel, Minta Semua Pihak Hormati Proses Hukum

3 Juni 2026 - 22:26 WIB

Usai Pergantian Pimpinan BGN, Kejagung Lakukan Penggeledahan Kantor

3 Juni 2026 - 11:37 WIB

Trending di Nasional