Menu

Mode Gelap
Diduga Kebal Hukum! Gudang BBM Ilegal di Ogan Ilir Beroperasi Terang-terangan, Aparat Diminta Bertindak Tegas Bayar Rp110 Ribu, Peserta Lain Rp55 Ribu, Pedagang Soroti Tarif Tenan CFN Atmo Jokowi Titip Pesan Kawal Prabowo-Gibran, PDIP Tegaskan Prioritas Saat Ini Bukan Pemilu Satresnarkoba Polres Aceh Berhasil Mengamankan Staf Protokoler Bupati Aceh Barat Dugaan Penyalahgunaan Narkoba Jenis Sabu-Sabu Kapolri Buka Suara Soal Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa: Semua Sesuai Prosedur Hukum Polres Musi Rawas Ringkus Pengedar Ekstasi di Acara Hajatan Desa Durian Remuk

Sumsel

Sejumlah Aksi Unjuk Rasa dan Audiensi Warnai Palembang Hari Ini, Mahasiswa hingga Nelayan Turun ke Jalan

badge-check


					Sejumlah Aksi Unjuk Rasa dan Audiensi Warnai Palembang Hari Ini, Mahasiswa hingga Nelayan Turun ke Jalan Perbesar

JAGATMEDIA, PALEMBANG – Sejumlah organisasi mahasiswa, lembaga swadaya masyarakat (LSM), organisasi kemasyarakatan, hingga kelompok nelayan dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa dan audiensi di berbagai titik di Kota Palembang, Senin (15/6/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun, sedikitnya tujuh agenda aksi dan audiensi akan berlangsung dengan mengangkat berbagai isu, mulai dari ekonomi, pendidikan, pelayanan publik, hingga dugaan tindak pidana korupsi.

BEM Universitas IBA Bergabung dalam Aksi Mahasiswa

Aksi mahasiswa akan diikuti oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas IBA Palembang dengan mengusung tagar #MenjemputRevolusi.

BEM Universitas IBA menyatakan akan bergabung dengan massa DEMA UIN Raden Fatah Palembang menuju Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan.

Adapun sejumlah tuntutan yang dibawa antara lain meninjau kembali kebijakan kenaikan harga BBM, menghentikan pemborosan APBN, memperkuat nilai tukar rupiah, memprioritaskan pendidikan gratis dibandingkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih, mengembalikan militer pada fungsi pertahanan negara, serta mengevaluasi secara menyeluruh kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran.

DEMA UIN Raden Fatah Gelar Aksi “Indonesia Darurat”

Aksi dengan jumlah massa terbesar akan dilakukan oleh DEMA UIN Raden Fatah Palembang. Sekitar 1.000 mahasiswa dijadwalkan melakukan long march dari Kampus A UIN menuju Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan.

Dalam aksi bertajuk “Indonesia Darurat” tersebut, mahasiswa menyuarakan sejumlah tuntutan, di antaranya menghentikan pemborosan APBN, menolak kenaikan harga BBM, mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset, menghentikan program yang dinilai belum siap dijalankan, serta meminta DPR RI lebih berpihak kepada kepentingan rakyat.

HNSI Banyuasin Audiensi Soal BBM Nelayan

Sementara itu, DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Banyuasin akan menggelar audiensi di Kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel.

Mereka meminta penambahan kuota BBM subsidi bagi nelayan Banyuasin, kepastian jadwal distribusi BBM, pembentukan tim koordinasi bersama pemerintah daerah, serta dialog resmi dengan pihak Pertamina.

MMK Sumsel Datangi Kejati dan Kejari

LSM Masyarakat Miskin Kota Sumatera Selatan (MMK Sumsel) dijadwalkan menggelar aksi di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumsel dan Kejaksaan Negeri Palembang.

Dalam aksinya, mereka meminta Kejati Sumsel turun langsung ke Kabupaten Musi Rawas untuk menindaklanjuti sejumlah persoalan yang menjadi perhatian mereka. Massa juga menyatakan dukungan terhadap upaya pemberantasan korupsi di Kota Palembang.

GAASS Soroti Perizinan Hotel

Gerakan Pemuda Mahasiswa Sumsel (GAASS) akan menggelar aksi di halaman Hotel Parkside Palembang.

Mereka mendesak manajemen hotel untuk membuka dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) secara transparan, menjelaskan legalitas penjualan minuman beralkohol, serta bertanggung jawab terhadap potensi dampak sosial dan lalu lintas yang ditimbulkan dari aktivitas operasional hotel.

KAMUS Desak Evaluasi Tempat Hiburan Malam

Kesatuan Aksi Masyarakat Sumsel (KAMUS) dijadwalkan mendatangi Kantor Wali Kota Palembang.

Mereka meminta evaluasi menyeluruh terhadap izin operasional sejumlah tempat hiburan malam, audit penerimaan pajak sektor hiburan, hingga penutupan tempat usaha yang terbukti melanggar ketentuan perizinan dan operasional.

SCW Gelar Dua Aksi Terpisah

LSM Sriwijaya Corruption Watch (SCW) Sumsel akan menggelar dua aksi pada hari yang sama.

Aksi pertama berlangsung di Kantor DPRD Kota Palembang dengan tuntutan agar DPRD menindaklanjuti berbagai isu yang berkembang terkait Wakil Wali Kota Palembang.

Sementara aksi kedua akan digelar di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumsel dengan tuntutan penyelidikan terhadap sejumlah dugaan penyimpangan anggaran di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Dinas Kepemudaan dan Olahraga OKI, serta Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII.

Aparat Siapkan Pengamanan

Hingga berita ini ditulis, situasi keamanan di Kota Palembang masih terpantau kondusif.

Aparat keamanan akan melakukan pengamanan di sejumlah titik aksi guna memastikan seluruh kegiatan penyampaian pendapat di muka umum berlangsung aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Masyarakat diimbau untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas di sekitar kawasan DPRD Provinsi Sumsel, Kantor Wali Kota Palembang, Kejati Sumsel, DPRD Kota Palembang, serta beberapa lokasi aksi lainnya selama kegiatan berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Kebal Hukum! Gudang BBM Ilegal di Ogan Ilir Beroperasi Terang-terangan, Aparat Diminta Bertindak Tegas

21 Juni 2026 - 13:17 WIB

Tak Kantongi Izin, Parkir Rajawali Village Disegel Pemkot Palembang

17 Juni 2026 - 16:40 WIB

Diduga Galian C Ilegal Beroperasi di Ogan Ilir, Aktivitas Alat Berat Tuai Sorotan

15 Juni 2026 - 19:17 WIB

Dua Tenda Souvenir Jadi Daya Tarik CFN Atmo, Produk UMKM Lokal Laris Diserbu Pengunjung

14 Juni 2026 - 10:36 WIB

Kuasa Hukum Korban Apresiasi Kinerja Polsek IB I, Harapkan Perkara Segera Memasuki Tahap Berikutnya

13 Juni 2026 - 13:47 WIB

Trending di Sumsel