Menu

Mode Gelap
Video Penangkapan UF Menghebohkan, Keluarga Desak Penegakan Hukum yang Berkeadilan Tinggalkan Rumah Sejak Awal Mei, Warga Lamongan Masih Belum Diketahui Keberadaannya Kejari Lubuklinggau Dalami Video Viral Dugaan Pungli SPMB di SMA Negeri 1 Dewan Guru Muhammadiyah Menongo Apresiasi Pameran Lamongan Tempo Doeloe 2026: “Konsep Perjuangan yang Menghidupkan Sejarah” Gubernur NTB Perkuat Program Desa Berdaya, Dorong Pengentasan Kemiskinan Lewat Pemberdayaan Masyarakat UMLA Gelar Kejuaraan Tapak Suci Rektor Cup 2026, Siap Lahirkan Atlet Berprestasi dan Berkarakter

Sumsel

Membentuk Masa Depan yang Damai: Kebebasan Pers sebagai Pilar Demokrasi dan Perlindungan Hak Asasi

badge-check


					Membentuk Masa Depan yang Damai: Kebebasan Pers sebagai Pilar Demokrasi dan Perlindungan Hak Asasi Perbesar

Jagatmediakertanegara, Palembang Kebebasan pers dinilai menjadi fondasi utama dalam mewujudkan masa depan yang damai dan demokratis. Hal tersebut disampaikan oleh pimpinan umum perusahaan media Jagat Media Kertanegara, Galih Nugraha, S.Sos dalam keterangannya terkait peran strategis pers di tengah dinamika pembangunan dan kehidupan berbangsa.

Menurutnya, kebebasan pers tidak hanya dimaknai sebagai hak untuk menyampaikan informasi, tetapi juga mengandung tanggung jawab besar dalam menghadirkan pemberitaan yang akurat, berimbang, dan berintegritas.

“Kebebasan pers bukan sekadar ruang untuk menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menjaga transparansi serta mencegah terjadinya penyalahgunaan kekuasaan,” ujar Galih

Ia menegaskan, pers yang independen mampu berfungsi sebagai kontrol sosial yang efektif. Selain itu, pers juga berperan sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menjadi sarana edukasi publik guna membangun kesadaran kolektif menuju kehidupan yang harmonis dan demokratis.

Lebih lanjut, ia menyampaikan harapannya terhadap masa depan pers di Indonesia agar semakin profesional dan bertanggung jawab dalam menjalankan fungsinya. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, pers diharapkan tetap berpegang pada nilai-nilai dasar jurnalistik.

“Ke depan, pers harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa kehilangan integritas dan independensinya,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya peran pers sebagai penyejuk di tengah perbedaan yang ada di masyarakat. Menurutnya, media memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan informasi yang mencerahkan, bukan justru memperkeruh situasi.

Dengan komitmen terhadap kualitas pemberitaan, pers diyakini dapat berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang cerdas, kritis, serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bahlil Pastikan Harga Pertalite dan Solar Bersubsidi Tetap, Pertamax Ikuti Mekanisme Pasar

27 Juni 2026 - 14:40 WIB

Peserta SPPI Koperasi Merah Putih yang Meninggal Bertambah Jadi Lima Orang, Kemhan Sampaikan Duka

27 Juni 2026 - 14:19 WIB

Kejari Jakarta Utara Eksekusi Razman Arif Nasution ke Lapas Cipinang, Jalani Hukuman 18 Bulan Penjara

26 Juni 2026 - 12:22 WIB

Seluruh SKPK Aceh Singkil Ikuti Penginputan SIPD, Tahapan APBK 2026 Terus Dikebut

25 Juni 2026 - 23:09 WIB

Terdakwa Korupsi Pengadaan APAR Karhutla di Muratara Titipkan Uang Pengganti Rp348,5 Juta

24 Juni 2026 - 22:05 WIB

Trending di Sumsel