Menu

Mode Gelap
Petani di Musi Rawas Diserang Beruang Saat Hendak ke Kebun, Alami Luka Serius Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Aceh Singkil Gelar Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Herman Deru Resmi Buka MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sumsel di Lahat, Tekankan Objektivitas Dewan Hakim Kemenag Lahat Hadiri Sosialisasi Anti Korupsi dan Standar Pelayanan DJKN Bupati Aceh Barat Peringatkan Aparatur Gampong: Terlibat Domino di Tempat Umum Bisa Dipecat HUT ke-5 YBH Sumsel Berkeadilan, Teguhkan Komitmen Perluas Akses Hukum bagi Masyarakat

Sumsel

Petani di Musi Rawas Diserang Beruang Saat Hendak ke Kebun, Alami Luka Serius

badge-check


					Petani di Musi Rawas Diserang Beruang Saat Hendak ke Kebun, Alami Luka Serius Perbesar

JAGATMEDIA, MUSI RAWAS – Seorang petani bernama Yatana (59), warga Dusun V Desa Air Beliti, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, mengalami luka serius setelah diserang seekor beruang saat hendak menuju kebunnya, Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

Akibat serangan satwa liar tersebut, korban mengalami luka robek di beberapa bagian tubuh, terutama pada pinggang dan paha. Beruntung, nyawanya berhasil diselamatkan setelah mendapat pertolongan dari warga sekitar.

Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta melalui Kapolsek Muara Kelingi IPTU Nur Hendra membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, korban diserang secara tiba-tiba saat berjalan menuju kebunnya untuk melakukan penyemprotan lahan.

“Benar, ada warga Desa Air Beliti yang diserang beruang saat hendak ke kebun,” ujar IPTU Nur Hendra.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, korban saat itu berjalan seorang diri menuju kebun miliknya. Namun, di tengah perjalanan ia berpapasan dengan seekor beruang yang diduga langsung menyerangnya.

Serangan mendadak tersebut menyebabkan korban mengalami luka robek cukup parah di bagian pinggang atas dan paha kanan akibat cakaran hewan liar itu.

Meski mengalami luka serius, korban masih dalam kondisi sadar dan berhasil menyelamatkan diri setelah berteriak meminta pertolongan. Teriakan korban kemudian didengar oleh sejumlah petani yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Warga yang datang ke lokasi segera memberikan bantuan dan mengevakuasi korban untuk mendapatkan penanganan medis.

Kepala Dusun V Desa Air Beliti, Misno Atmoko, mengatakan korban sempat dilarikan ke puskesmas terdekat sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.

“Korban sempat dibawa ke Puskesmas, tetapi saat ini sudah kembali ke rumah. Kondisinya sadar,” kata Misno.

Ia menjelaskan, lokasi kejadian berada cukup jauh dari permukiman warga dan merupakan kawasan perkebunan yang masih berdekatan dengan habitat satwa liar.

Menurut Misno, korban beruntung masih menggendong alat semprot pertanian di punggungnya saat kejadian. Peralatan tersebut diduga membantu mengurangi dampak serangan sehingga korban tidak mengalami luka yang lebih fatal.

Pasca-kejadian, pihak berwenang mengimbau masyarakat, khususnya para petani, agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kebun maupun kawasan yang berdekatan dengan habitat satwa liar.

Warga juga diminta tidak beraktivitas seorang diri di lokasi yang rawan menjadi jalur perlintasan satwa liar guna menghindari kejadian serupa terulang kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Danramil Pulau Pinang Lahat Klarifikasi Video Viral Koperasi Desa Merah Putih, Tegaskan Dana Termin Disalurkan Sesuai Progres Pekerjaan

22 Juni 2026 - 22:36 WIB

Diduga Kebal Hukum! Gudang BBM Ilegal di Ogan Ilir Beroperasi Terang-terangan, Aparat Diminta Bertindak Tegas

21 Juni 2026 - 13:17 WIB

Tak Kantongi Izin, Parkir Rajawali Village Disegel Pemkot Palembang

17 Juni 2026 - 16:40 WIB

Diduga Galian C Ilegal Beroperasi di Ogan Ilir, Aktivitas Alat Berat Tuai Sorotan

15 Juni 2026 - 19:17 WIB

Sejumlah Aksi Unjuk Rasa dan Audiensi Warnai Palembang Hari Ini, Mahasiswa hingga Nelayan Turun ke Jalan

15 Juni 2026 - 09:37 WIB

Trending di Sumsel