JAGATMEDIA, ACEH BARAT – Bupati Aceh Barat, Tarmizi, S.P., M.M., kembali mengingatkan seluruh aparatur gampong agar serius mengantisipasi berbagai persoalan yang dinilai dapat merusak maupun melalaikan masyarakat, seperti penyalahgunaan narkoba, judi online, hingga permainan domino yang berlangsung hingga larut malam.
Menurut Tarmizi, maraknya peredaran narkoba saat ini menjadi ancaman serius yang harus segera ditangani bersama, terutama karena banyak menyasar generasi muda.
“Maraknya kasus narkoba maka harus kita antisipasi, karna sasarannya generasi muda. Narkoba jenis sabu-sabu adalah barang sintetis sehingga dapat merusak ginjal, gigi dan anggota tubuh lain,” ujar Tarmizi kepada wartawan, Selasa (23/6/2026).
Ia menegaskan, upaya pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga seluruh aparatur gampong yang berada di tingkat paling dekat dengan masyarakat.
Selain persoalan narkoba, Tarmizi juga menyoroti aktivitas yang dinilai dapat melalaikan masyarakat, seperti judi online dan permainan domino yang masih kerap berlangsung di sejumlah gampong hingga larut malam.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat telah mengeluarkan kebijakan yang tegas terkait persoalan tersebut.
“Surat kami sangat tegas, apabila kedapatan aparatur gampong bermain domino di tempat umum maka harus dipecat. Begitu juga keuchik dan camat akan diberikan sanksi tegas apabila tidak mampu mencegah,” ujarnya.
Tarmizi berharap aparatur gampong dapat mengambil peran lebih aktif dalam mengarahkan masyarakat kepada kegiatan yang bersifat positif dan produktif.
Ia mencontohkan kegiatan keagamaan seperti majelis taklim, pengajian rutin, serta berbagai aktivitas sosial yang dapat meningkatkan wawasan, pengetahuan, dan kualitas kehidupan masyarakat.
“Aparatur gampong harus mampu menjadi teladan yang baik bagi masyarakat,” tutup Tarmizi.
Editor: Lina












