Menu

Mode Gelap
Dewan Guru Muhammadiyah Menongo Apresiasi Pameran Lamongan Tempo Doeloe 2026: “Konsep Perjuangan yang Menghidupkan Sejarah” Gubernur NTB Perkuat Program Desa Berdaya, Dorong Pengentasan Kemiskinan Lewat Pemberdayaan Masyarakat UMLA Gelar Kejuaraan Tapak Suci Rektor Cup 2026, Siap Lahirkan Atlet Berprestasi dan Berkarakter Bahlil Pastikan Harga Pertalite dan Solar Bersubsidi Tetap, Pertamax Ikuti Mekanisme Pasar Peserta SPPI Koperasi Merah Putih yang Meninggal Bertambah Jadi Lima Orang, Kemhan Sampaikan Duka Lamongan Berduka, Ketua MUI KH. Abdul Aziz Khoiri Wafat

Sumsel

Ketua DPRD Sumsel Klarifikasi Isu Pengadaan Meja Biliar di Rumah Dinas

badge-check


					Ketua DPRD Sumsel Klarifikasi Isu Pengadaan Meja Biliar di Rumah Dinas Perbesar

Jagatmediakertanegara, Palembang – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, memberikan klarifikasi terkait isu pengadaan meja biliar di rumah dinas pimpinan DPRD Sumsel yang sempat menjadi sorotan publik dan media.

Dalam keterangannya kepada awak media, Andie menyampaikan apresiasi atas perhatian serta masukan dari para jurnalis mengenai rencana pengadaan fasilitas tersebut. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini pengadaan meja biliar tersebut masih berada pada tahap perencanaan dan belum memasuki proses pembelian.

Menurut Andie, setelah muncul pemberitaan dan berbagai pertanyaan dari masyarakat, dirinya langsung menghubungi Sekretaris Dewan untuk meminta penjelasan terkait rencana pengadaan tersebut. Hal itu dilakukan agar informasi yang berkembang di masyarakat dapat dijelaskan secara terbuka dan transparan.

“Terima kasih atas masukan dan saran dari rekan-rekan media terkait rencana pengadaan meja biliar di rumah dinas pimpinan DPRD Sumsel. Tadi saya sudah menghubungi Sekretaris Dewan untuk meminta klarifikasi mengenai rencana pengadaan tersebut,” ujar Andie.

Ia menegaskan bahwa rencana pengadaan fasilitas tersebut belum sampai pada tahap realisasi. Dengan demikian, hingga saat ini belum ada pembelian meja biliar yang dilakukan oleh pihak DPRD Sumsel.

Andie menjelaskan bahwa rumah dinas pimpinan DPRD kerap dimanfaatkan untuk menerima tamu secara informal, baik tokoh masyarakat maupun dari kalangan olahraga. Selain menjabat sebagai Ketua DPRD Sumsel, dirinya juga mengemban amanah sebagai Ketua Umum Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Sumatera Selatan.

Karena itu, fasilitas tersebut awalnya dipertimbangkan sebagai sarana pendukung kegiatan nonformal, termasuk saat menerima tamu dari kalangan atlet maupun komunitas olahraga biliar.

Meski demikian, Andie menegaskan pihaknya memahami perhatian masyarakat terhadap penggunaan anggaran daerah. Oleh sebab itu, setiap rencana pengadaan akan dikaji kembali secara menyeluruh dengan mempertimbangkan prinsip efisiensi dan prioritas kebutuhan.

Ia memastikan bahwa keputusan akhir terkait pengadaan fasilitas tersebut akan mempertimbangkan kepentingan publik serta manfaat yang dihasilkan.

“Jika nantinya dinilai tidak mendesak atau tidak memberikan manfaat yang signifikan, maka rencana pengadaan tersebut bisa saja ditinjau ulang bahkan dibatalkan,” tegasnya.

Andie juga menegaskan komitmen DPRD Sumsel untuk terus menjaga transparansi dalam pengelolaan anggaran daerah serta terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat maupun media.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Terdakwa Korupsi Pengadaan APAR Karhutla di Muratara Titipkan Uang Pengganti Rp348,5 Juta

24 Juni 2026 - 22:05 WIB

Petani di Musi Rawas Diserang Beruang Saat Hendak ke Kebun, Alami Luka Serius

24 Juni 2026 - 20:14 WIB

Danramil Pulau Pinang Lahat Klarifikasi Video Viral Koperasi Desa Merah Putih, Tegaskan Dana Termin Disalurkan Sesuai Progres Pekerjaan

22 Juni 2026 - 22:36 WIB

Diduga Kebal Hukum! Gudang BBM Ilegal di Ogan Ilir Beroperasi Terang-terangan, Aparat Diminta Bertindak Tegas

21 Juni 2026 - 13:17 WIB

Tak Kantongi Izin, Parkir Rajawali Village Disegel Pemkot Palembang

17 Juni 2026 - 16:40 WIB

Trending di Sumsel