Menu

Mode Gelap
Apel Kamtibmas, Polsek Ilir Timur II Gandeng Ormas Antisipasi Konvoi dan Balap Liar Mahasiswi 21 Tahun Ditemukan Tewas di Hotel, Diduga Dicekoki Ekstasi Saat Karaoke di PIK Guru Madrasah dan Persoalan Kesejahteraan, Honor Disebut Hanya Rp50 Ribu per Bulan M Hidayat Kembali Pimpin Perbasi Sumsel, Pembinaan Atlet Muda Jadi Fokus Lima Tahun ke Depan Diduga KPPG Sengaja Bungkam Terkait Upaya Konfirmasi Awak Media Terkait SPPG Tangga Takat SMA Negeri 1 Woyla Barat Jalin MoU dengan SMK Sultan Ahmad Kuala Terengganu Malaysia

Sumsel

Kapolri Pimpin Apel Ojol dan Buruh di Palembang, Ajak Bersatu Jaga Stabilitas Nasional

badge-check


					Kapolri ; Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo Perbesar

Kapolri ; Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo

Jagatmediakertanegara, Palembang – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin apel ojek online (ojol) dan buruh dalam kegiatan bertajuk “Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae” yang digelar di Stadion Bumi Sriwijaya, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (8/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menekankan pentingnya menjaga persatuan dan stabilitas nasional di tengah situasi global yang terus bergejolak.

Dalam sambutannya, Sigit menyinggung dinamika global yang saat ini semakin memanas dan berpotensi memengaruhi kondisi di dalam negeri. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk buruh dan komunitas ojek online, untuk tetap solid dan tidak mudah terprovokasi.

“Oleh karena itu, dalam situasi seperti ini dibutuhkan kekuatan seluruh elemen bangsa, termasuk buruh dan komunitas ojek online, untuk terus bersatu padu menjaga persatuan dan kesatuan, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama mengawal stabilitas nasional,” kata Sigit di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, Sumsel, Minggu (8/3/2026).

Kapolri juga menegaskan bahwa buruh dan pengemudi ojek online memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional. Menurutnya, buruh merupakan penggerak utama sektor produksi yang menopang kegiatan industri serta pembangunan ekonomi.

“Sementara itu, pengemudi ojek online berperan sebagai penghubung antara UMKM dan konsumen, sehingga mendorong perputaran ekonomi, khususnya pada sektor menengah ke bawah,” ujar Sigit.

Lebih lanjut, Sigit menjelaskan bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan buruh melalui berbagai kebijakan. Di antaranya penyesuaian Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2026, penguatan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan, serta memastikan manfaat jaminan kecelakaan kerja dapat diakses secara optimal oleh para pekerja.

Selain itu, Polri juga memberikan dukungan di bidang pelayanan kesehatan dengan membuka akses layanan di Rumah Sakit Bhayangkara bagi buruh maupun pengemudi ojek online. Tidak hanya itu, penguatan Desk Ketenagakerjaan Polri di tingkat Polda hingga Polres juga terus dilakukan untuk membantu penyelesaian persoalan ketenagakerjaan.

“Sehingga permasalahan hubungan industrial dan ketenagakerjaan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat,” ucap Sigit.

Di sisi lain, untuk meningkatkan perlindungan bagi pengemudi ojek online dari tindak kejahatan di jalan, Kapolri telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran Kapolda agar menyiapkan aplikasi panic button.

“Selanjutnya, dalam rangka melindungi ojek online yang potensial menjadi korban curas (begal). Saya meminta Kapolda segera mempersiapkan aplikasi panic button untuk melindungi dan menjaga rekan-rekan ojek online agar tidak menjadi korban kejahatan di jalanan,” tutup Sigit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Penelantaran Dalam Rumah Tangga Dilaporkan ke Polrestabes Palembang, Polisi Lakukan Penyelidikan

21 Agustus 2026 - 01:45 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Warga Perumahan Liverpool 1 Gelar Beragam Lomba dan Doorprize Meriah

17 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Panglima Bung Baja Sriwijaya Sumsel Kecam Keras Dugaan Aksi Bullying di SD Negeri 81 Palembang, Pengawasan Siswa Diminta Diperketat

11 Agustus 2026 - 22:08 WIB

Terdakwa Korupsi Pengadaan APAR Karhutla di Muratara Titipkan Uang Pengganti Rp348,5 Juta

24 Juni 2026 - 22:05 WIB

Petani di Musi Rawas Diserang Beruang Saat Hendak ke Kebun, Alami Luka Serius

24 Juni 2026 - 20:14 WIB

Trending di Sumsel