Menu

Mode Gelap
Cegah Sebelum Terjadi, YBH Sumsel Gelar Diskusi Tanggap Darurat Kejahatan Seksual terhadap Perempuan dan Anak Diduga Tahan Agunan Nasabah Meski Kredit Lunas, BRI Unit Cinta Manis Akan Dipanggil DPRD Ogan Ilir KPK Ungkap Dugaan Intervensi Politik oleh Fadia Arafiq, Pegawai Outsourcing Diduga Diminta Pilih dalam Pilkada Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis di Muara Enim, Mantan Kekasih Korban Ditangkap Kurang dari 24 Jam Viral Anak Jalanan Diduga Mabuk Lem di Jembatan Ampera, Polisi dan Dinsos Turun Tangan Polda Sumsel Salurkan Hewan Kurban ke Ponpes di Musi Rawas, Perkuat Kepedulian Sosial Jelang Iduladha

Sumsel

Cegah Sebelum Terjadi, YBH Sumsel Gelar Diskusi Tanggap Darurat Kejahatan Seksual terhadap Perempuan dan Anak

badge-check


					Narasumber Yeni Roslaini Izi/Pemerhati Perlindungan Perempuan dan Anak. Perbesar

Narasumber Yeni Roslaini Izi/Pemerhati Perlindungan Perempuan dan Anak.

JAGATMEDIA, PALEMBANG – Yayasan Bantuan Hukum Sumatera Selatan Berkeadilan (YBH SSB) menggelar diskusi bersama Pemerhati Perlindungan Perempuan dan Anak dengan mengangkat tema “Cegah Bukan Obati: Tanggap Darurat Kejahatan Seksual pada Perempuan dan Anak.”

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap maraknya kasus kekerasan dan kejahatan seksual yang menimpa perempuan serta anak-anak, baik di dunia nyata maupun di ruang digital.

img width="300" height="600" src=" "

Dedek Chaniago, S.H dalam sambutannya

Dalam sambutannya, Dedek Chaniago, S.H., yang mewakili Ketua YBH Sumsel, Dr. Sigit Muhaimin, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari program pelatihan advokasi yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh YBH Sumsel.

“Diskusi hari ini merupakan bagian dari program YBH Sumsel pasca tindak lanjut Training Advokasi. Kader peserta training yang menentukan tema diskusi ini, yaitu mengenai kekerasan terhadap perempuan dan anak. Tema ini sangat relevan dengan situasi saat ini yang menunjukkan masih maraknya persoalan hukum yang menimpa perempuan dan anak,” ujar Dedek.

Menurutnya, edukasi dan pencegahan harus menjadi langkah utama agar masyarakat dapat memahami berbagai bentuk kekerasan seksual serta cara menghindarinya.

“Dengan adanya diskusi ini paling tidak bisa mencegah sebelum terjadi. Ke depan, edukasi ini akan kami kembangkan ke 18 kecamatan dan 107 kelurahan di Kota Palembang. Apalagi pada bulan Juni mendatang YBH Kota Palembang akan melaksanakan Rapat Kerja Cabang yang melibatkan 18 Ketua YBH Kecamatan,” tambahnya.

Dalam diskusi tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai bentuk dan dampak kejahatan seksual, pencegahan berbasis komunitas dan keluarga, tanggap darurat serta pendampingan korban, hingga mekanisme hukum dan perlindungan hak korban.

Narasumber dari Pemerhati Perlindungan Perempuan dan Anak, Yeni Roslaini Izi, menyoroti tingginya angka kejahatan seksual yang masih terjadi terhadap perempuan dan anak-anak.

“Hari ini kita membahas tentang kejahatan seksual yang begitu banyak terjadi terhadap kaum perempuan dan anak-anak. Untuk kasus-kasus yang sudah terjadi harus tetap ditangani dan diobati, sedangkan untuk kasus yang belum terjadi harus kita cegah,” ungkap Yeni.

Ia menjelaskan bahwa kekerasan seksual tidak hanya terjadi dalam bentuk fisik, tetapi juga dapat terjadi melalui perkataan maupun tindakan yang membuat seseorang merasa tidak nyaman.

“Kekerasan seksual di dunia nyata maupun dunia maya merupakan bentuk kekerasan verbal yang membuat orang merasa tidak nyaman,” katanya.

Selain itu, ia mengingatkan masyarakat tentang maraknya praktik perdagangan perempuan dan anak untuk tujuan eksploitasi seksual yang mulai mengkhawatirkan.

“Yang tidak kalah banyak adalah perdagangan perempuan dan anak untuk pekerjaan seksual yang sudah mulai menjamur di Kota Palembang,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, YBH Sumsel berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya kejahatan seksual semakin meningkat, sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan sejak dini demi melindungi perempuan dan anak dari berbagai bentuk kekerasan.

Penulis: Yusuf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Tahan Agunan Nasabah Meski Kredit Lunas, BRI Unit Cinta Manis Akan Dipanggil DPRD Ogan Ilir

29 Mei 2026 - 21:12 WIB

KPK Ungkap Dugaan Intervensi Politik oleh Fadia Arafiq, Pegawai Outsourcing Diduga Diminta Pilih dalam Pilkada

29 Mei 2026 - 13:17 WIB

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis di Muara Enim, Mantan Kekasih Korban Ditangkap Kurang dari 24 Jam

29 Mei 2026 - 12:54 WIB

Viral Anak Jalanan Diduga Mabuk Lem di Jembatan Ampera, Polisi dan Dinsos Turun Tangan

28 Mei 2026 - 18:28 WIB

Polda Sumsel Salurkan Hewan Kurban ke Ponpes di Musi Rawas, Perkuat Kepedulian Sosial Jelang Iduladha

27 Mei 2026 - 20:59 WIB

Trending di Sumsel