Jagatmediakertanegara, Palembang – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kota Palembang gelar Musyawarah Cabang (Muscab) di Emelia Hotel Kota Palembang, Sabtu (18/4/2026).
H Lalu Hardian Irfani ST., M.Si, mewakili Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, secara resmi membuka kegiatan Muscab tersebut.
“Alhamdulillah DPC sudah merampungkan prosesi Muscab yang berbeda dengan Muscab sebelumnya,” ucapnya.
Ia menjelaskan pada Muscab sebelumnya, untuk memilih Ketua sehingga dilakukan voting baik tingkat DPW maupun DPC.
“Untuk Muscab kali ini dirubah sesuai dengan mekanisme hasil muktamar PKB di BALI Tahun 2024, Muscab dilaksanakan hanya untuk penyusunan program pemenangan dan langkah-langkah strategi untuk memenangkan PKB di Pemilu yang akan datang,” jelasnya.
Hardian juga menegaskan bahwa dalam Muscab kali ini, tidak ada pemungutan suara atau voting dalam pemilihan ketua baru, yang ada hanya pembacaan nama-nama calon ketua sementara.
“Dalam Muscab PKB Kota Palembang, muncul 6 nama calon ketua sementara, diantaranya yaitu Hj. Siti Suhaepah, Hermanto Syayuti, Harya Pratystha, Subeni, Pandi, serta satu nama tambahan hasil usulan peserta Muscab yakni Yusharla.,” tegasnya.

Ia juga menambahkan 6 calon ketua sementara di atas akan diundang kembali oleh DPP PKB, untuk melaksanakan Uji Kelayakan dan Kompetensi (UKK).
“Mereka akan melaksanakan UKK, insha allah paling cepat satu minggu dari sekarang dan tempatnya di Kota Palembang. Hasil dari UKK akan dikirim ke pusat untuk diputuskan oleh Ketum DPP PKB siapa Ketua PKB Kota Palembang 2026-2031,” tambahnya.
Menurutnya proses seleksi untuk menjadi Ketua DPC PKB saat ini tidaklah mudah. Para kandidat harus melalui berbagai tahapan penilaian yang komprehensif, tidak hanya mengandalkan dukungan internal.
“Penilaian tersebut sangat menentukan target kita di Pemilu yang akan datang dari hasil Muscab minimal mendapatkan 8 (delapan) kursi dan merebut palu DPRD Kota Palembang,” ungkapnya.
Hardian menyampaikan pesan Ketua Umum DPP PKB kepada seluruh jajaran pengurus dan kader DPC Kota Palembang harus tetap kompak, solid, melaksanakan instruksi ketua umum, wajib turun langsung ke masyarakat karena kehadirannya akan menjadi kunci politik PKB.
“Kami yakin dan percaya dengan kepengurusan DPC PKB Kota Palembang yang baru nanti PKB di Kota Palembang akan semakin besar, kuat dan solid,” ucapnya.












