Menu

Mode Gelap
Kepala Desa Selong Belanak Laporkan Ketua LSM LIDIK NTB ke Polisi, Persoalan Pemberitaan RTLH Berujung Hukum HUT RI ke-81, Karang Taruna Prabu Rinjani Santuni 166 Anak Yatim dan Piatu Puluhan Pelajar dan Tokoh Seni Aceh Singkil Terima Penghargaan, Prestasi Tingkat Nasional Jadi Sorotan AMB Minta Dokumen Proyek Rehabilitasi SDN Bangket Molo, Disdikbud Loteng Janji Beri Salinan 351 WBP Lapas Meulaboh Terima Remisi HUT RI ke-81, Tiga Orang Belum Langsung Bebas Semarak HUT RI ke-81, Warga Perumahan Liverpool 1 Gelar Beragam Lomba dan Doorprize Meriah

Hukum

Panglima Bung Baja Sriwijaya Sumsel Kecam Keras Dugaan Aksi Bullying di SD Negeri 81 Palembang, Pengawasan Siswa Diminta Diperketat

badge-check


					Panglima Bung Baja Sriwijaya Sumsel Kecam Keras Dugaan Aksi Bullying di SD Negeri 81 Palembang, Pengawasan Siswa Diminta Diperketat Perbesar

Jagatmedia, PALEMBANG – Dugaan aksi bullying yang terjadi di lingkungan SD Negeri 81 Palembang mendapat perhatian serius dari Panglima Bung Baja Sriwijaya, Syamsul Efendi, SE.

Ia mengecam keras segala bentuk perundungan terhadap peserta didik dan meminta pihak sekolah meningkatkan pengawasan demi menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.

Syamsul Efendi menegaskan bahwa sekolah seharusnya menjadi tempat bagi anak-anak untuk belajar, berkembang, dan membentuk karakter, bukan menjadi ruang terjadinya intimidasi maupun tindakan perundungan.

“Kami mengecam keras segala bentuk bullying terhadap anak-anak. Pengawasan terhadap peserta didik harus diperketat agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” tegas Syamsul Efendi, SE.

Menurutnya, persoalan bullying tidak boleh dianggap sepele. Jika dibiarkan, tindakan tersebut berpotensi memberikan dampak serius terhadap korban, baik secara psikologis maupun terhadap proses belajar dan perkembangan anak.

Bung Baja Sriwijaya juga meminta pihak sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta dinas terkait untuk mengambil langkah nyata dalam mencegah dan menangani dugaan bullying.

Pengawasan di lingkungan sekolah dinilai perlu dilakukan secara lebih maksimal, termasuk saat jam istirahat dan pada area yang minim pengawasan.

“Anak-anak harus mendapatkan rasa aman di lingkungan sekolah. Jangan sampai sekolah justru menjadi tempat yang membuat peserta didik merasa takut,” lanjutnya.

Pihaknya berharap dugaan kejadian tersebut dapat ditelusuri secara objektif dan transparan dengan tetap memperhatikan perlindungan serta kepentingan terbaik bagi anak.

Bung Baja Sriwijaya menegaskan, pencegahan bullying merupakan tanggung jawab bersama. Sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kepala Desa Selong Belanak Laporkan Ketua LSM LIDIK NTB ke Polisi, Persoalan Pemberitaan RTLH Berujung Hukum

20 Agustus 2026 - 15:31 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Warga Perumahan Liverpool 1 Gelar Beragam Lomba dan Doorprize Meriah

17 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Empat Senator NTB Laporkan Arya Wedakarna ke Badan Kehormatan DPD RI

14 Agustus 2026 - 22:17 WIB

DJ Laporkan Dugaan Kekerasan dan TPKS Usai Tampil di Acara Privat, Polisi Terima Laporan

14 Agustus 2026 - 22:12 WIB

Praperadilan Iwan Tuaji Ditolak, Kejati Sumsel Kembali Fokus Usut Dugaan Suap Rp872,5 Juta

12 Agustus 2026 - 19:20 WIB

Trending di Hukum