Menu ✖

Mode Gelap
HUT ke-438 Kota Meulaboh, Bupati Tarmizi Luncurkan Gerakan Donor Darah ASN AJUDAN Apresiasi Pengungkapan 64,58 Gram Sabu di Aceh Barat, Desak Polisi Telusuri Bandar Besar Istiqomah Kawal Ulama, Forum Cakar Sriwijaya Jaga Keamanan Dan Kondusivitas Maulid Hingga Selesai Treatrikal perjuangan pahlawan Aceh Cut Nyak Dhien memukau ribuan penonton dalam HUT ke-438 Kota Meulaboh Ketua PD IWO Aceh Barat Apresiasi Kemeriahaan HUT Meulaboh Ke-438 Jep Kupi Khop Semarakkan Hut Kota Meulaboh ke- 438

Hukum

Panglima Bung Baja Sriwijaya Sumsel Kecam Keras Dugaan Aksi Bullying di SD Negeri 81 Palembang, Pengawasan Siswa Diminta Diperketat

badge-check


					Panglima Bung Baja Sriwijaya Sumsel Kecam Keras Dugaan Aksi Bullying di SD Negeri 81 Palembang, Pengawasan Siswa Diminta Diperketat Perbesar

Jagatmedia, PALEMBANG – Dugaan aksi bullying yang terjadi di lingkungan SD Negeri 81 Palembang mendapat perhatian serius dari Panglima Bung Baja Sriwijaya, Syamsul Efendi, SE.

Ia mengecam keras segala bentuk perundungan terhadap peserta didik dan meminta pihak sekolah meningkatkan pengawasan demi menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.

Syamsul Efendi menegaskan bahwa sekolah seharusnya menjadi tempat bagi anak-anak untuk belajar, berkembang, dan membentuk karakter, bukan menjadi ruang terjadinya intimidasi maupun tindakan perundungan.

“Kami mengecam keras segala bentuk bullying terhadap anak-anak. Pengawasan terhadap peserta didik harus diperketat agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” tegas Syamsul Efendi, SE.

Menurutnya, persoalan bullying tidak boleh dianggap sepele. Jika dibiarkan, tindakan tersebut berpotensi memberikan dampak serius terhadap korban, baik secara psikologis maupun terhadap proses belajar dan perkembangan anak.

Bung Baja Sriwijaya juga meminta pihak sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta dinas terkait untuk mengambil langkah nyata dalam mencegah dan menangani dugaan bullying.

Pengawasan di lingkungan sekolah dinilai perlu dilakukan secara lebih maksimal, termasuk saat jam istirahat dan pada area yang minim pengawasan.

“Anak-anak harus mendapatkan rasa aman di lingkungan sekolah. Jangan sampai sekolah justru menjadi tempat yang membuat peserta didik merasa takut,” lanjutnya.

Pihaknya berharap dugaan kejadian tersebut dapat ditelusuri secara objektif dan transparan dengan tetap memperhatikan perlindungan serta kepentingan terbaik bagi anak.

Bung Baja Sriwijaya menegaskan, pencegahan bullying merupakan tanggung jawab bersama. Sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

AJUDAN Apresiasi Pengungkapan 64,58 Gram Sabu di Aceh Barat, Desak Polisi Telusuri Bandar Besar

12 Oktober 2026 - 20:10 WIB

Gasak Motor Vario Senilai 27 Juta, Pelaku Curat Asal OKU Selatan Diringkus Team Singo Layo

5 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Polsek Ilir Timur II Bersama Ormas Gelar Patroli Kamtibmas Malam Minggu

4 Oktober 2026 - 00:17 WIB

Razia Gabungan di Lapas Tanjung Raja, HP dan Narkoba Nihil, 20 Warga Binaan Negatif Tes Urine

23 September 2026 - 11:32 WIB

Video Asusila Dua Pria di Leuwiliang Bogor Viral, Kasus Ditangani Polisi

21 September 2026 - 15:35 WIB

Trending di Hukum