Menu

Mode Gelap
Wielly Atina Sari Dilaporkan Hilang, Polsek Ngimbang Lamongan Minta Bantuan Masyarakat Jurnalis Diduga Dihalangi Saat Liputan Sidak Pempek Yudi, Jagat Media Kertanegara Tempuh Jalur Hukum Sudah Diperintahkan Tutup, Pempek Yudi Diduga Tetap Produksi, Camat Turun Tangan Persadin NTB Perkuat Sinergi dengan BPN Lombok Tengah, Komitmen Kawal Kepastian Hukum Pertanahan Tiga Organisasi Pers Sampaikan Surat Permohonan RDP ke DPRD Kabupaten Toba Sekda Aceh Singkil Tegaskan ASN Wajib Jaga Integritas, Jauhi Narkoba, Judi Online dan Pinjol

Hukum

Panglima Bung Baja Sriwijaya Sumsel Kecam Keras Dugaan Aksi Bullying di SD Negeri 81 Palembang, Pengawasan Siswa Diminta Diperketat

badge-check


					Panglima Bung Baja Sriwijaya Sumsel Kecam Keras Dugaan Aksi Bullying di SD Negeri 81 Palembang, Pengawasan Siswa Diminta Diperketat Perbesar

Jagatmedia, PALEMBANG – Dugaan aksi bullying yang terjadi di lingkungan SD Negeri 81 Palembang mendapat perhatian serius dari Panglima Bung Baja Sriwijaya, Syamsul Efendi, SE.

Ia mengecam keras segala bentuk perundungan terhadap peserta didik dan meminta pihak sekolah meningkatkan pengawasan demi menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.

Syamsul Efendi menegaskan bahwa sekolah seharusnya menjadi tempat bagi anak-anak untuk belajar, berkembang, dan membentuk karakter, bukan menjadi ruang terjadinya intimidasi maupun tindakan perundungan.

“Kami mengecam keras segala bentuk bullying terhadap anak-anak. Pengawasan terhadap peserta didik harus diperketat agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” tegas Syamsul Efendi, SE.

Menurutnya, persoalan bullying tidak boleh dianggap sepele. Jika dibiarkan, tindakan tersebut berpotensi memberikan dampak serius terhadap korban, baik secara psikologis maupun terhadap proses belajar dan perkembangan anak.

Bung Baja Sriwijaya juga meminta pihak sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta dinas terkait untuk mengambil langkah nyata dalam mencegah dan menangani dugaan bullying.

Pengawasan di lingkungan sekolah dinilai perlu dilakukan secara lebih maksimal, termasuk saat jam istirahat dan pada area yang minim pengawasan.

“Anak-anak harus mendapatkan rasa aman di lingkungan sekolah. Jangan sampai sekolah justru menjadi tempat yang membuat peserta didik merasa takut,” lanjutnya.

Pihaknya berharap dugaan kejadian tersebut dapat ditelusuri secara objektif dan transparan dengan tetap memperhatikan perlindungan serta kepentingan terbaik bagi anak.

Bung Baja Sriwijaya menegaskan, pencegahan bullying merupakan tanggung jawab bersama. Sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jurnalis Diduga Dihalangi Saat Liputan Sidak Pempek Yudi, Jagat Media Kertanegara Tempuh Jalur Hukum

16 September 2026 - 17:10 WIB

Persadin NTB Perkuat Sinergi dengan BPN Lombok Tengah, Komitmen Kawal Kepastian Hukum Pertanahan

14 September 2026 - 18:27 WIB

Manajer SPBU Bayung Lencir “Y” Terlibat Pengaturan Lansir dan Penimbunan BBM Subsidi

14 September 2026 - 11:35 WIB

Apel Kamtibmas, Polsek Ilir Timur II Gandeng Ormas Antisipasi Konvoi dan Balap Liar

12 September 2026 - 23:59 WIB

Polda NTB Matangkan Skema Pengamanan MotoGP Mandalika 2026 Usai Rakor dengan Mabes Polri

9 September 2026 - 21:30 WIB

Trending di Hukum