Menu

Mode Gelap
Wielly Atina Sari Dilaporkan Hilang, Polsek Ngimbang Lamongan Minta Bantuan Masyarakat Jurnalis Diduga Dihalangi Saat Liputan Sidak Pempek Yudi, Jagat Media Kertanegara Tempuh Jalur Hukum Sudah Diperintahkan Tutup, Pempek Yudi Diduga Tetap Produksi, Camat Turun Tangan Persadin NTB Perkuat Sinergi dengan BPN Lombok Tengah, Komitmen Kawal Kepastian Hukum Pertanahan Tiga Organisasi Pers Sampaikan Surat Permohonan RDP ke DPRD Kabupaten Toba Sekda Aceh Singkil Tegaskan ASN Wajib Jaga Integritas, Jauhi Narkoba, Judi Online dan Pinjol

Peristiwa

Tampil Jadi Mak Lampir, Ibu-Ibu Desa Maur Baru Sampaikan Pesan Sosial di Karnaval HUT RI ke-81

badge-check


					Tampil Jadi Mak Lampir, Ibu-Ibu Desa Maur Baru Sampaikan Pesan Sosial di Karnaval HUT RI ke-81 Perbesar

JAGATMEDIA, MURATARA – Karnaval memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Maur, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), berlangsung meriah dengan beragam penampilan kreatif. Salah satu yang mencuri perhatian adalah aksi ibu-ibu Desa Maur Baru yang tampil dengan kostum menyerupai sosok legendaris Mak Lampir.

Mengenakan pakaian serba hitam, rambut panjang terurai, wajah bernuansa hijau, serta membawa sapu lidi, rombongan tersebut tampil kompak mengikuti arak-arakan karnaval.

Tak hanya mengenakan kostum unik, mereka juga memperagakan tawa khas Mak Lampir yang mengundang perhatian warga di sepanjang jalur parade.

Aksi tersebut memancing beragam reaksi penonton. Sejumlah warga tertawa dan memberikan tepuk tangan, sementara beberapa anak-anak terlihat ketakutan melihat penampilan rombongan ibu-ibu tersebut.

Namun, di balik penampilan yang terkesan menyeramkan dan menghibur itu, terselip pesan sosial mengenai kondisi perekonomian masyarakat.

Salah seorang warga setempat, Jamal, mengatakan pemilihan karakter Mak Lampir bukan semata-mata untuk menghibur masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk penyampaian keresahan warga terhadap kondisi ekonomi saat ini.

“Munculnya kostum Mak Lampir ini merupakan bentuk keprihatinan warga terhadap situasi perekonomian yang sedang sulit saat ini,” ujar Jamal.

Kreativitas ibu-ibu Desa Maur Baru pun menjadi salah satu warna tersendiri dalam perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Muratara.

Melalui kostum unik dan aksi humor yang mereka tampilkan, para peserta tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menyampaikan pesan sosial dengan cara kreatif.

Karnaval tersebut sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk merayakan kemerdekaan, mempererat kebersamaan, serta menyampaikan aspirasi dan keresahan melalui kreativitas.

Editor : Lina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wielly Atina Sari Dilaporkan Hilang, Polsek Ngimbang Lamongan Minta Bantuan Masyarakat

16 September 2026 - 20:51 WIB

Tiga Organisasi Pers Sampaikan Surat Permohonan RDP ke DPRD Kabupaten Toba

14 September 2026 - 18:17 WIB

Diduga Home Industri Pempek Yudi Banten Dua, Abaikan Surat Peringatan Penutupan Tempat Usaha Lurah 16 Ulu.

14 September 2026 - 14:05 WIB

Babe Herlan Dorong Biaya SLF Hotel di Sumsel Lebih Rasional

14 September 2026 - 00:23 WIB

Dugaan Kekerasan Berujung Meninggalnya Warga di Merah Mata Masih Menyisakan Sejumlah Pertanyaan

13 September 2026 - 20:05 WIB

Trending di Peristiwa