Menu

Mode Gelap
H-8 HUT YBH Sumsel Berkeadilan, Diskusi Publik Pro-Kontra Uang Komite Sekolah Siap Digelar Diduga Enggan Bertanggung Jawab, Oknum Polisi di Muratara Dilaporkan ke Polda Sumsel, Pelapor Mengaku Hamil Lima Bulan Gubernur Herman Deru Resmi Luncurkan Car Free Day Palembang, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Perkuat UMKM Dua Tenda Souvenir Jadi Daya Tarik CFN Atmo, Produk UMKM Lokal Laris Diserbu Pengunjung Bupati Aceh Barat Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni untuk Janda dan Anak Yatim Sinergi TNI, Polri, dan BNN Gagalkan Peredaran 1 Kilogram Sabu dari Palembang ke Empat Lawang

Pemerintahan

Bupati Aceh Barat Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni untuk Janda dan Anak Yatim

badge-check


					Bupati Aceh Barat Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni untuk Janda dan Anak Yatim Perbesar

JAGATMEDIA, ACEH BARAT – Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP., MM, melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni bagi seorang janda dan anak yatim di Desa Pasi Jeut, Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (13/6/2026).

Pembangunan rumah tersebut merupakan hasil kepedulian masyarakat Aceh Barat yang tergabung dalam Forum Tokoh Peduli Aceh Barat (FTPAB). Forum ini sebelumnya diresmikan dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Pendopo Bupati Aceh Barat beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan itu, Tarmizi menyampaikan bahwa kehadiran FTPAB diharapkan dapat menjadi wadah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan melalui partisipasi dan kepedulian berbagai elemen masyarakat.

“Nantinya seluruh masyarakat yang memiliki finansial di Aceh Barat akan diundang dalam forum ini untuk berinfak membantu masyarakat yang membutuhkan di Aceh Barat. Kalau kita berharap dari dana pemerintah, mungkin akan membutuhkan waktu yang lama,” ujar Tarmizi.

Ia menjelaskan, pembangunan rumah layak huni tersebut awalnya direncanakan menggunakan dana infak yang terkumpul melalui FTPAB. Namun, seorang pengusaha di Aceh Barat menyatakan kesediaannya untuk membiayai pembangunan rumah tersebut secara penuh dari dana infaknya sendiri.

“Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan sangat luar biasa. Rumah layak huni ini sebenarnya direncanakan dibangun dari hasil infak masyarakat, namun ada satu pengusaha di Aceh Barat yang ingin rumah ini dibangun langsung dari hasil infaknya sendiri,” ungkap Tarmizi.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat melalui FTPAB menjadi langkah positif dalam mempercepat bantuan bagi warga yang membutuhkan. Selain itu, program tersebut diharapkan dapat menjadi ladang amal bagi masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih untuk berbagi dan membantu sesama.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap gerakan sosial yang digagas melalui FTPAB dapat terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat kurang mampu yang memperoleh bantuan dan merasakan manfaatnya secara langsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gubernur Herman Deru Resmi Luncurkan Car Free Day Palembang, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Perkuat UMKM

14 Juni 2026 - 15:28 WIB

Gubernur Sumsel Resmikan SMA dan SLB Negeri Hayza Nur Ilmi, Diharapkan Jadi Sekolah Unggulan

13 Juni 2026 - 13:03 WIB

Gubernur Sumut Lepas Peserta 100K Trail of The Kings 2026, Samosir Kian Mendunia Lewat Sport Tourism

13 Juni 2026 - 12:52 WIB

1.343 Qori dan Qoriah Semarakkan Khataman Al-Qur’an Massal Hari Jadi Kota Palembang

11 Juni 2026 - 17:40 WIB

Kondisi Prima Salam Jadi Sorotan, Ratu Dewa Tegaskan Sedang Berobat di RSPAD Jakarta

9 Juni 2026 - 18:20 WIB

Trending di Pemerintahan