Menu

Mode Gelap
Empat Pemuda Jadi Garda Terdepan Fardhu Kifayah, Warga Dusun Babatan Rasakan Manfaat Gotong Royong Usai Periksa Belasan Saksi, Polri Tetapkan DR dan FA sebagai Tersangka Korupsi dan TPPU Program Jemput Bola Anak Putus Sekolah Berlanjut, Kecamatan Selangit Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah SMPN 1 Lubuk Linggau Klarifikasi Video Viral, Sekolah Tegaskan Bukan Kasus Perundungan Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus, Jaksa Agung Sebut Demi Jaga Integritas Penegakan Hukum Dukung Program Pemkot Palembang, YBH Sumsel Berkeadilan Gelar Bimtek Layanan Hukum Gratis di 18 Kecamatan

Pemerintahan

Bupati Aceh Barat Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni untuk Janda dan Anak Yatim

badge-check


					Bupati Aceh Barat Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni untuk Janda dan Anak Yatim Perbesar

JAGATMEDIA, ACEH BARAT – Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP., MM, melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni bagi seorang janda dan anak yatim di Desa Pasi Jeut, Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (13/6/2026).

Pembangunan rumah tersebut merupakan hasil kepedulian masyarakat Aceh Barat yang tergabung dalam Forum Tokoh Peduli Aceh Barat (FTPAB). Forum ini sebelumnya diresmikan dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Pendopo Bupati Aceh Barat beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan itu, Tarmizi menyampaikan bahwa kehadiran FTPAB diharapkan dapat menjadi wadah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan melalui partisipasi dan kepedulian berbagai elemen masyarakat.

“Nantinya seluruh masyarakat yang memiliki finansial di Aceh Barat akan diundang dalam forum ini untuk berinfak membantu masyarakat yang membutuhkan di Aceh Barat. Kalau kita berharap dari dana pemerintah, mungkin akan membutuhkan waktu yang lama,” ujar Tarmizi.

Ia menjelaskan, pembangunan rumah layak huni tersebut awalnya direncanakan menggunakan dana infak yang terkumpul melalui FTPAB. Namun, seorang pengusaha di Aceh Barat menyatakan kesediaannya untuk membiayai pembangunan rumah tersebut secara penuh dari dana infaknya sendiri.

“Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan sangat luar biasa. Rumah layak huni ini sebenarnya direncanakan dibangun dari hasil infak masyarakat, namun ada satu pengusaha di Aceh Barat yang ingin rumah ini dibangun langsung dari hasil infaknya sendiri,” ungkap Tarmizi.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat melalui FTPAB menjadi langkah positif dalam mempercepat bantuan bagi warga yang membutuhkan. Selain itu, program tersebut diharapkan dapat menjadi ladang amal bagi masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih untuk berbagi dan membantu sesama.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap gerakan sosial yang digagas melalui FTPAB dapat terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat kurang mampu yang memperoleh bantuan dan merasakan manfaatnya secara langsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

58 Ketua RT Kecamatan Lubuk Linggau Utara I Resmi Dilantik, Diminta Jadi Mitra Pemerintah Layani Masyarakat

9 Juli 2026 - 17:19 WIB

Pemkab Humbang Hasundutan dan Kejari Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

9 Juli 2026 - 17:13 WIB

Pemkot Lubuk Linggau Perketat Pengawasan BBM Bersubsidi, SPBU Nakal Terancam Disanksi

9 Juli 2026 - 16:57 WIB

Bupati Aceh Singkil dan Wali Kota Subulussalam Sampaikan Usulan Dapil Baru ke KPU RI

9 Juli 2026 - 13:35 WIB

Pemkot Palembang dan Kodim 0418 Gelar Festival Nobar Piala Dunia, UMKM Berjualan Gratis

7 Juli 2026 - 18:09 WIB

Trending di Pemerintahan