Menu

Mode Gelap
Balita 4 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Pria 41 Tahun Ditangkap Polisi di Aceh Besar Dugaan Penarikan Uang Komite Rp300 Ribu per Bulan di SMA Negeri 19 Palembang Disorot Forum Cakar Sriwijaya Bagikan 3.000 Masker Gratis di Palembang, Peduli Dampak Kabut Asap Keributan Terjadi di IGD RSUD BARI Palembang Usai Pasien Meninggal, Petugas Diduga Dipukul Kebakaran di Kalidoni Palembang Hanguskan Tujuh Bangunan, Api Diduga Berasal dari Bakar Ikan Puskesmas Sumberaji Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Siswa MTs Muhammadiyah 20 Menongo

Nasional

Bentrok Ojol dan Mahasiswa Pecah di Makassar, Jalan Urip Sumoharjo Lumpuh

badge-check


					Bentrok Ojol dan Mahasiswa Pecah di Makassar, Jalan Urip Sumoharjo Lumpuh Perbesar

Jagatmediakertanegara, Makasar – Ketegangan di Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, berubah menjadi bentrokan terbuka antara ratusan pengemudi ojek online (ojol) dan mahasiswa, Jumat (24/4/2026) malam. Insiden ini dipicu penutupan jalan yang berlangsung hingga berjam-jam.

Aksi mahasiswa yang memperingati tiga dekade tragedi April Makassar Berdarah (Amarah) sejak siang hari berujung pada pemblokiran dua jalur lalu lintas di depan Universitas Muslim Indonesia (UMI). Pembakaran ban dan penutupan jalan menyebabkan kemacetan panjang yang tak terhindarkan.

Situasi semakin memanas saat malam tiba. Pengendara yang terjebak mulai mencari jalur alternatif, sementara antrean kendaraan terus mengular. Di tengah tekanan ekonomi dan tuntutan pekerjaan, para pengemudi ojol yang terdampak mulai tersulut emosi.

Ketegangan akhirnya pecah sekitar pukul 19.40 Wita. Bentrokan terjadi ketika ojol dan mahasiswa terlibat saling dorong hingga lemparan. Dalam kondisi ricuh, mahasiswa berlarian masuk ke area kampus untuk menghindari situasi yang kian tak terkendali.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana mengatakan pihaknya telah mengantisipasi pengamanan sejak awal aksi. Namun, durasi penutupan jalan yang terlalu lama memicu gesekan.

“Kami sudah persiapkan anggota dalam rangka Amarah ini. Namun, dalam perjalanannya karena terlalu lama jalan ditutup sehingga ada ojol yang bersinggungan dengan mahasiswa hingga ada bentrok sedikit dengan ojol,” kata Arya.

Aparat kepolisian segera turun tangan untuk memisahkan kedua kelompok dan meredam situasi. Jalan yang sempat lumpuh akhirnya kembali dibuka dan arus lalu lintas berangsur normal.

“Ini rekan-rekan ojol sudah keluar dan kami masih mengamankan adik-adik mahasiswa ke dalam. Situasi sudah kondusif, jalan sudah terbuka, sudah lancar, dan rekan-rekan ojol tadi kami sudah minta untuk melanjutkan pekerjaannya,” ungkap Arya.

Meski telah mereda, insiden ini meninggalkan catatan serius. Polisi mengungkap adanya aksi saling serang menggunakan anak panah busur yang kini tengah diselidiki.

“Nanti kami cari pelaku-pelaku yang mungkin ada pelemparan tadi, ada panah busur juga, sedang kami cari dan kami upayakan untuk ditindak,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua Naga Selatan Kecam Pemblokiran Rekening Relawan Pati, Minta APH Buka Dasar Hukum

24 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Dugaan Tekanan Target Penjualan, Pegawai Bank Mandiri Disebut Pulang Larut dan Diduga Lembur Tak Dibayar

14 Agustus 2026 - 23:31 WIB

Dinilai Memojokkan Hilda, Empat Senator NTB Sepakat Laporkan Arya Wedakarna ke BK DPD

14 Agustus 2026 - 22:58 WIB

Guru Swasta dan Non-ASN Menanti Kepastian Kesejahteraan Jelang Pidato Kenegaraan Prabowo

14 Agustus 2026 - 12:22 WIB

NAGA SELATAN Dipersiapkan Jadi Gerakan Nasional, Berawal dari Komunitas Binaan Yayasan Dharma Kertanegara Mandala

13 Agustus 2026 - 18:08 WIB

Trending di Nasional