Menu

Mode Gelap
HUT RI ke-81 di Tambang Rambang, Semangat Merah Putih Satukan Masyarakat Rambang Kuang Pemdes Selong Belanak Bantah Dugaan Pungli RTLH, Sebut Penerima Hanya 3 Orang Sambut HUT RI ke-81, Warga RT 01 Babatan Lamongan Gelar Istighosah dan Doa Bersama Truk Bawa Drum BBM Terguling di Aceh Barat, Ecopulse Desak Polisi Telusuri Asal dan Tujuan Muatan Pemuda Dusun 6 Tanding Marga Gelar Beragam Lomba HUT RI ke-81, Didukung Swadaya Warga dan Donatur Penahan Tebing Jalan Provinsi di Tanjung Bulan Kembali Disorot, Warga: Ini Bukan Perbaikan, Hanya Penambalan

Sumsel

Mantan Manajer Sriwijaya FC Era Double Winner, Much Baryadi, Meninggal Dunia

badge-check


					Mantan Manajer Sriwijaya FC Era Double Winner, Much Baryadi, Meninggal Dunia Perbesar

Jagatmediakertanegara, Palembang – Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Sumatera Selatan. Mantan manajer Sriwijaya FC pada masa kejayaan klub, H. Much Baryadi, meninggal dunia pada Senin malam (2/3/2026).

Informasi wafatnya sosok yang pernah mengantarkan Sriwijaya FC mencatat sejarah itu dibenarkan oleh sahabat dekatnya, Untung Wijaya.

Menurut Untung, Much Baryadi mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 21.00 WIB di RS Hermina Palembang setelah menjalani perawatan atas penyakit yang dideritanya.

“Innalillahi wainnailaihi rojiun. Beliau meninggal dunia sekitar pukul sembilan malam di RS Hermina Palembang,” ujar Untung.

Sebelum dirawat di Palembang, almarhum sempat menjalani pengobatan di Yogyakarta. Sekitar sepekan lalu, ia dipindahkan ke Palembang untuk melanjutkan perawatan hingga akhirnya berpulang.

Kepergian Much Baryadi meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Sriwijaya FC dan para pecinta sepak bola di Sumatera Selatan. Namanya dikenang sebagai salah satu figur sentral di balik era emas klub berjuluk Laskar Wong Kito tersebut.

Pada masa kepemimpinannya sebagai manajer, Sriwijaya FC menorehkan tinta emas dengan meraih gelar ganda atau double winner. Prestasi tersebut diraih setelah menjuarai Liga Indonesia musim 2007/2008 serta mengangkat trofi Piala Indonesia pada 2008.

Keberhasilan itu membuat Sriwijaya FC menjadi salah satu klub paling disegani di Tanah Air pada periode tersebut.

Saat itu, tim diperkuat deretan pemain bintang, baik lokal maupun asing. Beberapa di antaranya adalah Keith Kayamba Gumbs, Carlos Renato Elias, Zah Rahan Krangar, Ngon A Djam, Maman Abdurrahman, Charis Yulianto, hingga penjaga gawang Ferry Rotinsulu. Perpaduan pemain berkualitas dan manajemen yang solid membuat Sriwijaya FC tampil dominan di berbagai ajang nasional.

Warisan prestasi yang ditinggalkan Much Baryadi tetap melekat di hati para suporter. Terlebih di tengah situasi klub yang kini harus menerima kenyataan terdegradasi ke Liga Nusantara (Liga 3), kenangan akan masa kejayaan tersebut terasa semakin berarti.

Banyak pihak menilai, Baryadi merupakan bagian penting dalam perjalanan sejarah klub kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan itu. Ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari mantan pemain, pengurus, hingga suporter yang pernah merasakan masa emas Sriwijaya FC.

Mereka mengenang almarhum sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi terhadap perkembangan sepak bola di Sumatera Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Panglima Bung Baja Sriwijaya Sumsel Kecam Keras Dugaan Aksi Bullying di SD Negeri 81 Palembang, Pengawasan Siswa Diminta Diperketat

11 Agustus 2026 - 22:08 WIB

Guru vs Murid, Messi vs Yamal: Semua Tersaji dalam Final Piala Dunia 2026

19 Juli 2026 - 10:06 WIB

Spanyol Singkirkan Prancis 2-0, Melaju ke Final Piala Dunia 2026

15 Juli 2026 - 16:40 WIB

Semifinal Piala Dunia 2026 Ukir Sejarah, Empat Tim Teratas Ranking FIFA Berebut Tiket Final

13 Juli 2026 - 22:11 WIB

Kapolda Cup Pencak Silat, Ajang Pembinaan Atlet Muda Sekaligus Menumbuhkan Sportivitas

9 Juli 2026 - 13:18 WIB

Trending di Sport