Menu

Mode Gelap
237 Anggota Pagar Nusa Muba Dikukuhkan, Abah Elang: Bukan Sekadar Pengesahan Langgar Aturan Jalan Daerah, Truk Pengangkut Batu Bara di Aceh Barat Disanksi Putar Balik Lampu Jalan Padam dan Fasilitas Minim, Puskesmas Cot Seumeureng Dikeluhkan Warga Pagar Nusa dan Pesantren Rimalul Abyadl Banyuasin Perkuat Sinergi Pembinaan Generasi Muda Razia Gabungan di Lapas Tanjung Raja, HP dan Narkoba Nihil, 20 Warga Binaan Negatif Tes Urine Ilmu Pernikahan Sering Terlupakan, Padahal Akan Dijalani Sepanjang Hayat

Sumsel

Mantan Manajer Sriwijaya FC Era Double Winner, Much Baryadi, Meninggal Dunia

badge-check


					Mantan Manajer Sriwijaya FC Era Double Winner, Much Baryadi, Meninggal Dunia Perbesar

Jagatmediakertanegara, Palembang – Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Sumatera Selatan. Mantan manajer Sriwijaya FC pada masa kejayaan klub, H. Much Baryadi, meninggal dunia pada Senin malam (2/3/2026).

Informasi wafatnya sosok yang pernah mengantarkan Sriwijaya FC mencatat sejarah itu dibenarkan oleh sahabat dekatnya, Untung Wijaya.

Menurut Untung, Much Baryadi mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 21.00 WIB di RS Hermina Palembang setelah menjalani perawatan atas penyakit yang dideritanya.

“Innalillahi wainnailaihi rojiun. Beliau meninggal dunia sekitar pukul sembilan malam di RS Hermina Palembang,” ujar Untung.

Sebelum dirawat di Palembang, almarhum sempat menjalani pengobatan di Yogyakarta. Sekitar sepekan lalu, ia dipindahkan ke Palembang untuk melanjutkan perawatan hingga akhirnya berpulang.

Kepergian Much Baryadi meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Sriwijaya FC dan para pecinta sepak bola di Sumatera Selatan. Namanya dikenang sebagai salah satu figur sentral di balik era emas klub berjuluk Laskar Wong Kito tersebut.

Pada masa kepemimpinannya sebagai manajer, Sriwijaya FC menorehkan tinta emas dengan meraih gelar ganda atau double winner. Prestasi tersebut diraih setelah menjuarai Liga Indonesia musim 2007/2008 serta mengangkat trofi Piala Indonesia pada 2008.

Keberhasilan itu membuat Sriwijaya FC menjadi salah satu klub paling disegani di Tanah Air pada periode tersebut.

Saat itu, tim diperkuat deretan pemain bintang, baik lokal maupun asing. Beberapa di antaranya adalah Keith Kayamba Gumbs, Carlos Renato Elias, Zah Rahan Krangar, Ngon A Djam, Maman Abdurrahman, Charis Yulianto, hingga penjaga gawang Ferry Rotinsulu. Perpaduan pemain berkualitas dan manajemen yang solid membuat Sriwijaya FC tampil dominan di berbagai ajang nasional.

Warisan prestasi yang ditinggalkan Much Baryadi tetap melekat di hati para suporter. Terlebih di tengah situasi klub yang kini harus menerima kenyataan terdegradasi ke Liga Nusantara (Liga 3), kenangan akan masa kejayaan tersebut terasa semakin berarti.

Banyak pihak menilai, Baryadi merupakan bagian penting dalam perjalanan sejarah klub kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan itu. Ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari mantan pemain, pengurus, hingga suporter yang pernah merasakan masa emas Sriwijaya FC.

Mereka mengenang almarhum sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi terhadap perkembangan sepak bola di Sumatera Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

237 Anggota Pagar Nusa Muba Dikukuhkan, Abah Elang: Bukan Sekadar Pengesahan

23 September 2026 - 21:13 WIB

M Hidayat Kembali Pimpin Perbasi Sumsel, Pembinaan Atlet Muda Jadi Fokus Lima Tahun ke Depan

11 September 2026 - 21:47 WIB

Dugaan Penelantaran Dalam Rumah Tangga Dilaporkan ke Polrestabes Palembang, Polisi Lakukan Penyelidikan

21 Agustus 2026 - 01:45 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Warga Perumahan Liverpool 1 Gelar Beragam Lomba dan Doorprize Meriah

17 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Panglima Bung Baja Sriwijaya Sumsel Kecam Keras Dugaan Aksi Bullying di SD Negeri 81 Palembang, Pengawasan Siswa Diminta Diperketat

11 Agustus 2026 - 22:08 WIB

Trending di Hukum