JAGATMEDIA, MUSI BANYUASIN – Sebanyak 237 anggota baru Pimpinan Cabang Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Musi Banyuasin resmi dikukuhkan melalui prosesi baiat. Momentum tersebut berlangsung bersamaan dengan pelantikan pengurus cabang pada Sabtu–Minggu, 19–20 September 2026, di Desa Mulyo Rejo, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
Para anggota yang dikukuhkan berasal dari lima anak cabang Pagar Nusa di wilayah Musi Banyuasin. Prosesi baiat menjadi penanda bergabungnya para peserta secara resmi dalam keluarga besar Pagar Nusa sekaligus bagian dari proses kaderisasi dan regenerasi organisasi.
Kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Prosesi diawali dengan ungkapan syukur kepada Allah SWT dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW. Para peserta juga memanjatkan Al-Fatihah untuk Guru Besar Pagar Nusa, KH Maksum Jauhari, serta para sesepuh yang telah berkontribusi dalam perjalanan organisasi.
Sejumlah tokoh Pagar Nusa turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Yudhi Triawan yang merupakan pimpinan di tingkat pusat Pagar Nusa, Abah Elang Mangkubumi, serta H. Khusaini, S.IP., yang dikenal dengan sapaan H. Kambris.
Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bagian dari penguatan silaturahmi sekaligus konsolidasi organisasi antara jajaran pimpinan pusat dan Pagar Nusa di tingkat daerah.
Selain jajaran Pagar Nusa, kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Desa Mulyo Rejo, Suhardi. Dari unsur kepolisian hadir Aiptu D. Simbolon selaku Kapospol Sri Gunung dan Aipda Zulkarnaen Lubis selaku Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Lilin.
Pertemuan tersebut juga menjadi ruang komunikasi antara organisasi, pemerintah desa, dan aparat keamanan dalam mendorong kegiatan positif bagi generasi muda.
Dalam pembinaan Pagar Nusa, pencak silat tidak hanya ditempatkan sebagai kemampuan bela diri. Para anggota juga diarahkan untuk mengembangkan kedisiplinan, sportivitas, tanggung jawab, persaudaraan, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Abah Elang Mangkubumi menegaskan bahwa prosesi pengukuhan tidak berhenti pada pengesahan status sebagai anggota. Menurutnya, pengukuhan harus menjadi awal bagi anggota untuk menjalankan tanggung jawab terhadap organisasi dan masyarakat.
“Pengukuhan bukan sekadar pengesahan anggota, tetapi menjadi awal dari tanggung jawab untuk menjaga nama baik organisasi, memperkuat persaudaraan, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Abah Elang.
Dengan dikukuhkannya 237 anggota baru dan dilantiknya pengurus cabang, Pagar Nusa Musi Banyuasin diharapkan semakin memperkuat kaderisasi serta pembinaan pencak silat di daerah.
Sinergi antara pimpinan organisasi, para tokoh, pemerintah desa, unsur kepolisian, dan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan pembinaan generasi muda melalui kegiatan yang positif, disiplin, dan berorientasi pada persaudaraan.
Pagar Nusa Musi Banyuasin menyatakan komitmennya untuk terus mengembangkan pencak silat sekaligus membentuk kader yang memiliki karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.
Editor : Lina
Menjadi bagian dari Jagat Media sejak Agustus 2026. Berpengalaman meliput beragam isu, termasuk politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis, serta berbagai peristiwa di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.











