Menu

Mode Gelap
Bupati Muratara Ajak Warga Buka Kebun Sawit Lewat Skema Bagi Hasil, Tegaskan Inisiatif Pribadi Video Penangkapan UF Menghebohkan, Keluarga Desak Penegakan Hukum yang Berkeadilan Tinggalkan Rumah Sejak Awal Mei, Warga Lamongan Masih Belum Diketahui Keberadaannya Kejari Lubuklinggau Dalami Video Viral Dugaan Pungli SPMB di SMA Negeri 1 Dewan Guru Muhammadiyah Menongo Apresiasi Pameran Lamongan Tempo Doeloe 2026: “Konsep Perjuangan yang Menghidupkan Sejarah” Gubernur NTB Perkuat Program Desa Berdaya, Dorong Pengentasan Kemiskinan Lewat Pemberdayaan Masyarakat

Pemerintahan

Bupati Muratara Ajak Warga Buka Kebun Sawit Lewat Skema Bagi Hasil, Tegaskan Inisiatif Pribadi

badge-check


					Bupati Muratara Ajak Warga Buka Kebun Sawit Lewat Skema Bagi Hasil, Tegaskan Inisiatif Pribadi Perbesar

JAGATMEDIA, MURATARA – Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), H. Devi Suhartoni, menjadi perhatian publik setelah mengunggah ajakan kepada masyarakat untuk bekerja sama mengembangkan perkebunan kelapa sawit melalui akun Facebook pribadinya.

Dalam unggahan yang dipublikasikan pada Sabtu (27/6/2026), Devi menawarkan kerja sama pembukaan kebun sawit dengan sistem bagi hasil. Ia mengajak masyarakat yang memiliki lahan di lokasi strategis untuk memanfaatkannya menjadi perkebunan produktif.

Devi menegaskan bahwa gagasan tersebut bukan merupakan program resmi Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara, melainkan inisiatif pribadinya sebagai upaya membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Dalam skema yang ditawarkan, ia menyatakan siap menyediakan alat berat untuk pembukaan lahan serta bibit kelapa sawit. Setelah kebun mulai dikelola, hasilnya akan dibagi sesuai kesepakatan antara para pihak.

“Pembukaan lahan pakai alat berat, bibit sawit disediakan, setelah terbuka dibagi, dan yang punya tanah merawat sendiri punya mereka, tetapi yang punya alat dirawat juga dan di kasih uang bulanan,” tulis Devi melalui akun Facebook pribadinya.

Ia juga menuliskan ajakan kepada masyarakat yang memiliki lahan di kawasan yang mudah dijangkau.

“Bagi yang mau membuka kebun lokasi dekat jalan utama ada yang mau buka bagi dua, yang alat gampang masuk,” tulisnya.

Adapun lokasi yang menjadi prioritas kerja sama berada di sepanjang Jalan Lintas Sumatera, Jalan Rawas Ulu–Ruas, hingga wilayah Karang Dapo dan Rawas Ilir.

Dalam unggahan tersebut, Devi meminta masyarakat yang berminat untuk menyampaikan informasi mengenai lokasi lahan, luas areal, serta kondisi medan, apakah berupa rawa, dataran, atau perbukitan. Informasi itu diperlukan sebagai bahan pertimbangan sebelum pembukaan lahan dilakukan.

Ajakan tersebut mendapat beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian warga menilai langkah yang ditempuh Devi mencerminkan upaya membangun komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus membuka peluang pemanfaatan lahan yang selama ini belum produktif.

Meski demikian, kerja sama yang ditawarkan tidak menggunakan anggaran maupun fasilitas Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara. Kegiatan tersebut sepenuhnya merupakan inisiatif pribadi dan dilaksanakan berdasarkan kesepakatan antara pihak-pihak yang terlibat.

Melalui gagasan itu, Devi berharap lahan yang belum dimanfaatkan dapat dikembangkan menjadi kebun produktif sehingga mampu menambah sumber pendapatan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Musi Rawas Utara.

Editor: lina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gubernur NTB Perkuat Program Desa Berdaya, Dorong Pengentasan Kemiskinan Lewat Pemberdayaan Masyarakat

27 Juni 2026 - 20:41 WIB

Pemkab Aceh Singkil Kawal Penyaluran Bantuan Jaminan Hidup, Bantuan Isi Hunian, dan Stimulan Ekonomi bagi Korban Bencana

27 Juni 2026 - 13:14 WIB

Jelang Semifinal dan Final Piala Dunia 2026, Camat Arongan Lambalek Koordinasikan Nobar di Seluruh Desa

25 Juni 2026 - 23:03 WIB

Wakili Aceh, Peserta Asal Aceh Singkil Raih Juara II Nasional di PENAS XVII Gorontalo

24 Juni 2026 - 21:58 WIB

Herman Deru Resmi Buka MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sumsel di Lahat, Tekankan Objektivitas Dewan Hakim

24 Juni 2026 - 12:10 WIB

Trending di Pemerintahan