Jagatmediakertanegara, Ogan Ilir – Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi, Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo memberikan peringatan tegas kepada seluruh anggotanya, jangan sampai masyarakat kecewa saat membutuhkan kehadiran polisi.
Hal itu disampaikan saat memimpin apel pagi gabungan rutin di lingkungan Polres Ogan Ilir, Senin (20/4/2026). Apel yang dimulai pukul 07.30 WIB di halaman utama Polres Ogan Ilir tersebut diikuti oleh Kompol Helmi Ardiansyah, para Pejabat Utama (PJU), serta seluruh personel.
Sebelum pelaksanaan apel, dilakukan pengecekan kehadiran personel guna memastikan kesiapsiagaan dan kedisiplinan anggota. Kegiatan berlangsung tertib sesuai tata upacara, diawali dengan pengucapan Tribrata, Catur Prasetya, serta Kode Etik Pegawai Negeri.
Dalam arahannya, Kapolres menekankan bahwa pelayanan kepada masyarakat merupakan prioritas utama yang tidak boleh diabaikan dalam kondisi apa pun, termasuk saat hari libur.
“Pelayanan kepada masyarakat adalah prioritas utama. Jangan sampai ada komplain dari masyarakat terkait pelayanan kepolisian, terutama saat masyarakat membutuhkan kehadiran kita,” tegasnya.
Ia menambahkan, penekanan tersebut sejalan dengan upaya Polres Ogan Ilir yang saat ini tengah menjalani proses penilaian menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
“Ini menjadi perhatian serius, karena saat ini Polres Ogan Ilir sedang dalam proses penilaian menuju WBK. Kita harus tunjukkan kinerja terbaik dan pelayanan yang maksimal,” ujarnya.

Tak hanya soal pelayanan, Kapolres juga mengingatkan pentingnya menjaga penampilan, kebersihan, serta kepedulian terhadap lingkungan kerja sebagai bagian dari profesionalitas anggota di mata masyarakat.
“Perhatikan penampilan, jaga kebersihan, dan peduli terhadap lingkungan serta sarana prasarana. Hal kecil seperti ini mencerminkan profesionalitas kita di mata masyarakat,” imbuhnya.
Memasuki musim kemarau, Kapolres turut menginstruksikan seluruh personel untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran. Ia menekankan pentingnya langkah antisipasi sejak dini, termasuk memastikan kesiapan peralatan pemadam.
“Saya minta seluruh personel siap siaga menghadapi musim kemarau. Pastikan peralatan pemadam dalam kondisi siap digunakan dan lakukan langkah antisipasi sejak dini,” tegasnya.
Selain itu, terkait kenaikan harga BBM, Kapolres memberikan perhatian khusus kepada fungsi Intelijen dan Reskrim untuk meningkatkan pengawasan di lapangan guna mencegah potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi.
“Lakukan monitoring secara intensif, khususnya terhadap potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi. Jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan pribadi,” tandasnya.
Di balik penegasan tersebut, tersirat pesan kuat bahwa kepercayaan masyarakat menjadi hal yang dipertaruhkan dalam setiap pelayanan. Ketika aparat hadir dengan sigap, rasa aman tumbuh. Namun sebaliknya, kelalaian sekecil apa pun dapat berdampak besar pada kepercayaan publik.
Menutup arahannya, Kapolres mengimbau seluruh personel untuk menjaga kesehatan serta memperkuat hubungan sosial dengan keluarga dan masyarakat.
“Jaga kesehatan, jaga kekompakan dengan keluarga dan masyarakat, serta jangan lupa untuk selalu bersyukur dan meningkatkan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya.
(*Win)












