Menu

Mode Gelap
Audit Sosial PKN: Masyarakat Jadi Kunci Pengawasan Dana Publik Tokoh Pemuda Sumsel Galih Nugraha Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Muhammad Sayuti, S.H Tragedi Tabrak Lari di Tol Indralaya–Palembang, Tiga Orang Tewas Seketika Di Tengah Banjir Hoaks, KWI Ingatkan Wartawan Jadi Penjaga Kebenaran dan Pembawa Damai Sholat Subuh Berujung Maut, Ibu Rumah Tangga Ditikam Menantu Saat Beribadah di Labusel Membentuk Masa Depan yang Damai: Kebebasan Pers sebagai Pilar Demokrasi dan Perlindungan Hak Asasi

Sumsel

Gubernur Sumsel Resmikan Sekolah Berasrama Religi di OKU Timur, Fokus Cetak Generasi Berkarakter

badge-check


					Gubernur Sumsel Resmikan Sekolah Berasrama Religi di OKU Timur, Fokus Cetak Generasi Berkarakter Perbesar

Jagatmediakertanegara, Martapura – Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, bersama Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Lanosin, meresmikan sekolah berasrama berbasis religi di SMA Negeri 3 Martapura, Kabupaten OKU Timur, Minggu (5/4/2026).

Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa kehadiran sekolah ini merupakan langkah strategis untuk mencetak generasi unggul yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga berakhlak mulia. Ia menilai, kemampuan akademik saja tidak cukup tanpa didukung moral yang kuat dalam menghadapi tantangan masa depan.

img width="300" height="600" src=" "

Ia juga menekankan bahwa sekolah berbasis religi ini bersifat terbuka bagi semua kalangan, baik siswa muslim maupun nonmuslim. Hal tersebut menjadi wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif sekaligus berkarakter.

“Pondasi yang kita bangun ini harus kuat, karena ke depan tantangannya semakin besar, baik dari sisi mental, finansial, maupun kondisi global. Anak-anak kita harus siap menghadapi itu semua,” ujarnya.

Lebih lanjut, Herman Deru mendorong agar setiap kabupaten dan kota di Sumatera Selatan memiliki sekolah berbasis religi.

Menurutnya, perpaduan antara kecerdasan, akhlak, dan keberanian menjadi kunci dalam melahirkan generasi yang mampu bersaing.

Ia juga mengingatkan para tenaga pendidik untuk terus mengikuti perkembangan zaman, khususnya dalam proses belajar mengajar.

Guru diharapkan mampu menghadirkan metode pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan era modern, tidak hanya terpaku pada cara konvensional.

Selain itu, Gubernur menyoroti pentingnya pemerataan kualitas pendidikan antara wilayah perkotaan dan daerah. Dengan semakin luasnya akses internet di Sumatera Selatan, ia menilai tidak ada lagi alasan terjadinya kesenjangan mutu pendidikan.

“Hampir seluruh wilayah Sumsel sudah terjangkau jaringan internet. Ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, sekaligus membuka wawasan anak-anak kita,” tambahnya.

Menurut Herman Deru, tujuan utama pendidikan bukan sekadar meraih prestasi akademik, melainkan membentuk kemandirian dan kesiapan siswa dalam menjalani kehidupan serta berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Mondyaboni, dalam laporannya menyampaikan bahwa SMA Negeri 3 Martapura menjadi salah satu sekolah berbasis religi unggulan di Sumsel.

Ia menjelaskan, sekolah berasrama ini merupakan yang ketiga dengan konsep serupa di wilayah tersebut. Kehadirannya diharapkan menjadi pusat pengembangan pendidikan berbasis karakter sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Pendidikan merupakan pondasi utama dalam menciptakan generasi unggul. Sekolah berasrama ini diharapkan mampu menjawab tantangan tersebut,” katanya.

Mondyaboni menambahkan, sekolah ini tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pengembangan minat dan bakat siswa. Nilai-nilai etika, kemandirian, serta kemampuan sosial turut menjadi bagian penting dalam kurikulum yang diterapkan.

Pada tahap awal, asrama sekolah akan menampung sebanyak 148 siswa. Sejumlah fasilitas pendukung berasal dari partisipasi masyarakat sekitar Martapura, sementara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan melengkapi kebutuhan lainnya secara bertahap.

Ia juga menyebutkan bahwa sekolah berbasis religi di Sumatera Selatan selama ini telah melahirkan banyak generasi muda berprestasi, termasuk para hafiz Al-Qur’an yang diharapkan menjadi aset penting bagi masa depan bangsa.

Dengan hadirnya sekolah berasrama ini, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, mandiri, serta mampu bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan nilai-nilai moral dan budaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tokoh Pemuda Sumsel Galih Nugraha Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Muhammad Sayuti, S.H

3 Mei 2026 - 22:28 WIB

Tragedi Tabrak Lari di Tol Indralaya–Palembang, Tiga Orang Tewas Seketika

3 Mei 2026 - 20:10 WIB

Membentuk Masa Depan yang Damai: Kebebasan Pers sebagai Pilar Demokrasi dan Perlindungan Hak Asasi

3 Mei 2026 - 13:06 WIB

Ela Afrianita Ucapkan Selamat atas Pelantikan DPD PAN Kota Palembang Periode 2024–2029

30 April 2026 - 23:05 WIB

Oci Dwi Octavia Harap PAN Tetap Konsisten Perjuangkan Kepentingan Rakyat

30 April 2026 - 22:45 WIB

Trending di Politik