Menu

Mode Gelap
Ekonom Soroti Pergeseran Strategi Bank Global, Dana Rp11,5 Triliun Disebut Keluar dari Indonesia Elvi Ranita Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Andie Dinialdie Pimpin Golkar Sumsel 36 Dapur MBG Layani Seluruh Sekolah di Lubuk Linggau, SPPG Tindak Lanjuti Temuan Ulat pada Menu Siswa Pimpin Upacara di SMAN 1 Singkil Utara, Kapolres Aceh Singkil Ajak Pelajar Jauhi Narkoba, Bullying, dan Balap Liar Dua Penyadap Karet di Muratara Diserang Beruang, Satu Korban Alami Patah Tulang Dedikasi Dua Guru di Lamongan, Mengajar Sambil Menggendong Buah Hati Demi Tetap Menjalankan Tugas

Peristiwa

LANA Desak Audit Total Seluruh Proyek APBK Aceh Barat 2026, Soroti Transparansi Penggunaan Uang Rakyat

badge-check


					LANA Desak Audit Total Seluruh Proyek APBK Aceh Barat 2026, Soroti Transparansi Penggunaan Uang Rakyat Perbesar

JAGATMEDIA, ACEH BARAT – Seluruh proyek fisik yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Barat Tahun Anggaran 2026 diminta segera diaudit secara menyeluruh. Desakan itu disampaikan Lembaga Aspirasi Nasional Atjeh (LANA) sebagai bentuk pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah agar tidak terjadi penyimpangan yang berpotensi merugikan masyarakat.

LANA meminta Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), Inspektorat Kabupaten Aceh Barat, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), serta aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap setiap proyek, mulai dari tahap perencanaan, pengadaan, pelaksanaan pekerjaan hingga kualitas hasil pembangunan.

Ketua LANA, Teuku Laksamana, menegaskan bahwa seluruh anggaran yang bersumber dari APBK merupakan uang rakyat sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“LANA mengingatkan bahwa pengawasan harus dilakukan secara maksimal. Jangan sampai ditemukan proyek yang kualitasnya buruk, tidak sesuai spesifikasi, terlambat dikerjakan, atau bahkan tidak memberikan manfaat sebagaimana yang direncanakan. Jika terdapat penyimpangan, maka harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Teuku Laksamana, Minggu (2/6/2026).

Selain mendorong audit menyeluruh, LANA juga meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Barat membuka informasi terkait pelaksanaan seluruh proyek kepada publik. Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi langkah penting agar masyarakat dapat ikut mengawasi penggunaan anggaran daerah.

LANA menilai pengawasan yang ketat bukanlah untuk menghambat jalannya pembangunan, melainkan memastikan setiap proyek yang dibiayai negara benar-benar memenuhi standar kualitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat Aceh Barat.

Lembaga tersebut juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan apabila menemukan dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan proyek pemerintah. Namun, laporan tersebut diharapkan disampaikan dengan disertai bukti yang memadai serta melalui mekanisme hukum yang berlaku.

“Kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah hanya akan tumbuh apabila pengelolaan anggaran dilakukan secara terbuka, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan. Tidak boleh ada toleransi terhadap dugaan penyalahgunaan uang rakyat,” tutup Teuku Laksamana.

Editor: Lina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Elvi Ranita Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Andie Dinialdie Pimpin Golkar Sumsel

3 Agustus 2026 - 21:18 WIB

36 Dapur MBG Layani Seluruh Sekolah di Lubuk Linggau, SPPG Tindak Lanjuti Temuan Ulat pada Menu Siswa

3 Agustus 2026 - 20:53 WIB

Dua Penyadap Karet di Muratara Diserang Beruang, Satu Korban Alami Patah Tulang

3 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Dugaan Keracunan Massal Program MBG di Lombok Tengah, ALARM-NTB Desak Operasional SPPG Desa Bujak Dihentikan

3 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Galih Nugraha Apresiasi Terpilihnya Andie Dinialdie Pimpin Golkar Sumsel, Sebut Momentum Perkuat Soliditas Partai

3 Agustus 2026 - 00:39 WIB

Trending di Peristiwa