Menu

Mode Gelap
Ekonom Soroti Pergeseran Strategi Bank Global, Dana Rp11,5 Triliun Disebut Keluar dari Indonesia Elvi Ranita Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Andie Dinialdie Pimpin Golkar Sumsel 36 Dapur MBG Layani Seluruh Sekolah di Lubuk Linggau, SPPG Tindak Lanjuti Temuan Ulat pada Menu Siswa Pimpin Upacara di SMAN 1 Singkil Utara, Kapolres Aceh Singkil Ajak Pelajar Jauhi Narkoba, Bullying, dan Balap Liar Dua Penyadap Karet di Muratara Diserang Beruang, Satu Korban Alami Patah Tulang Dedikasi Dua Guru di Lamongan, Mengajar Sambil Menggendong Buah Hati Demi Tetap Menjalankan Tugas

Peristiwa

Dua Penyadap Karet di Muratara Diserang Beruang, Satu Korban Alami Patah Tulang

badge-check


					Dua Penyadap Karet di Muratara Diserang Beruang, Satu Korban Alami Patah Tulang Perbesar

JAGATMEDIA, MURATARA – Aktivitas menyadap karet yang rutin dilakukan warga Desa Lesung Batu Muda, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), berubah menjadi peristiwa mencekam. Dua warga menjadi korban serangan seekor beruang saat berada di kawasan kebun karet Sungai Punti pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.

Kedua korban diketahui bernama Runza (42) dan Ibrahim (60). Keduanya mengalami luka akibat gigitan dan cakaran satwa liar tersebut, bahkan salah satu korban mengalami patah tulang dan harus menjalani perawatan intensif.

Kepala Desa Lesung Batu Muda, Hengki, membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan para korban, serangan pertama terjadi saat Runza sedang menyadap karet di bagian hulu desa. Tak lama berselang, sekitar 300 meter dari lokasi pertama, beruang yang diduga sama kembali menyerang Ibrahim.

“Korban pertama diserang di bagian hulu desa, kemudian sekitar 300 meter dari lokasi itu korban kedua juga diserang. Diduga kedua korban diserang oleh beruang yang sama karena waktu dan tempat kejadiannya berdekatan,” jelas Hengki.

Akibat serangan tersebut, Runza mengalami luka gigitan dan cakaran di tangan kanan serta lengan kiri. Ia sempat mendapatkan penanganan medis dengan puluhan jahitan sebelum diperbolehkan pulang ke rumah.

Sementara itu, Ibrahim mengalami kondisi yang lebih serius. Selain menderita luka gigitan dan cakaran pada tangan kanan, ia juga mengalami patah tulang akibat serangan beruang dan hingga kini masih menjalani perawatan.

Kapolsek Rawas Ulu, Iptu Harry Suharto, turut membenarkan kejadian tersebut. Ia mengimbau masyarakat yang beraktivitas di kawasan hutan maupun perkebunan agar lebih waspada terhadap potensi kemunculan satwa liar.

Pihak kepolisian juga meminta warga segera melaporkan apabila melihat keberadaan beruang atau satwa liar lainnya di sekitar permukiman maupun area perkebunan, sehingga langkah antisipasi dapat segera dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang.

Editor : Lina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Elvi Ranita Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Andie Dinialdie Pimpin Golkar Sumsel

3 Agustus 2026 - 21:18 WIB

36 Dapur MBG Layani Seluruh Sekolah di Lubuk Linggau, SPPG Tindak Lanjuti Temuan Ulat pada Menu Siswa

3 Agustus 2026 - 20:53 WIB

Dugaan Keracunan Massal Program MBG di Lombok Tengah, ALARM-NTB Desak Operasional SPPG Desa Bujak Dihentikan

3 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Galih Nugraha Apresiasi Terpilihnya Andie Dinialdie Pimpin Golkar Sumsel, Sebut Momentum Perkuat Soliditas Partai

3 Agustus 2026 - 00:39 WIB

LANA Desak Audit Total Seluruh Proyek APBK Aceh Barat 2026, Soroti Transparansi Penggunaan Uang Rakyat

2 Agustus 2026 - 23:03 WIB

Trending di Peristiwa