Menu

Mode Gelap
Anak Terisak di Samping Jenazah Ayah, Tragedi Terduga Pencurian Ayam Berujung Maut Tuai Keprihatinan Ayah dan Anak Ditangkap, Satres Narkoba Polres Aceh Barat Ungkap Tiga Kasus Ganja dan Sabu Dana Revitalisasi Sekolah Aceh Barat Disorot, Kepala Sekolah Mengaku Hanya Diminta Tanda Tangan Polres Aceh Singkil Gelar KRYD, Patroli dan Pemeriksaan Kendaraan Cegah Gangguan Kamtibmas Peredaran Narkoba di Aceh Barat Kian Mengkhawatirkan, Generasi Muda Jadi Target Bandar Syafrial Iye Tagih Janji Mualem Terkait Penyelesaian Sengketa Lahan dan Realisasi Plasma Di Aceh Singkil

Peristiwa

PTPN Cinta Manis Bantah Tudingan Sengaja Bakar Kebun Tebu untuk Permudah Panen

badge-check


					Foto: Palpos Perbesar

Foto: Palpos

JAGATMEDIA, OGAN ILIR – Kebakaran melanda areal kebun tebu milik PTPN Cinta Manis di Rayon 5, Desa Sri Bandung, Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah rekaman video kebakaran beredar di media sosial dan sejumlah grup WhatsApp.

Dalam video yang beredar, muncul narasi yang menyebut kebakaran diduga sengaja dilakukan untuk mempermudah proses panen sekaligus menghemat biaya pembersihan lahan.

Menanggapi informasi tersebut, Humas PTPN Cinta Manis, Latif, membantah tudingan bahwa perusahaan dengan sengaja membakar areal perkebunan.

Menurutnya, tanaman tebu yang terbakar masih berusia muda dan belum memasuki masa panen sehingga tidak ada alasan bagi perusahaan untuk melakukan pembakaran.

“Tebu yang terbakar yang terlihat di video adalah tebu yang masih muda dan masa panennya nanti sekitar bulan Oktober. Jelas ini dibakar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, dan kami tidak mungkin melakukan pembakaran secara sengaja,” ujar Latif, dilansir Palpos.

Latif menjelaskan, perusahaan telah menyiapkan tim tanggap darurat yang bersiaga selama 24 jam untuk mengantisipasi berbagai kondisi darurat, termasuk kebakaran di kawasan perkebunan.

Selain itu, patroli rutin juga dilakukan bersama aparat TNI dan Polri sebagai upaya pencegahan.

“Tim tanggap darurat sudah siap 24 jam. Tim patroli dari TNI dan Polri juga setiap hari ada. Namun untuk memastikan tidak terjadi kebakaran memang masih menjadi pekerjaan rumah karena lahan yang sangat luas dan akses masyarakat yang sangat terbuka,” katanya.

Pihak perusahaan menyatakan akan terus meningkatkan pengawasan di area perkebunan serta berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

Editor: Lina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Syafrial Iye Tagih Janji Mualem Terkait Penyelesaian Sengketa Lahan dan Realisasi Plasma Di Aceh Singkil

26 Juli 2026 - 10:46 WIB

Forum Cakar Sriwijaya dan Pemuda Pancasila Bersama Polsek Ilir Timur II Gelar Patroli Kamtibmas di Palembang

26 Juli 2026 - 00:40 WIB

Forum Cakar Sriwijaya dan Harimau Sumatera Bersatu Hadiri Doa 40 Hari Orang Tua Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie

25 Juli 2026 - 23:59 WIB

DPD FSP KEP-KSPSI 1973 Sumsel Sahkan Kepengurusan DPC Kota Palembang Periode 2026–2031

25 Juli 2026 - 17:39 WIB

DWP SMA Negeri 1 Bluluk Perkuat Sinergi Dukung Pendidikan Berkualitas dan Pemberdayaan Keluarga

24 Juli 2026 - 18:45 WIB

Trending di Peristiwa