Menu ✖

Mode Gelap
Ancam Sebarkan Video Pribadi, Pria 28 Tahun di Lubuk Linggau Diamankan Polisi Kapolres Musi Rawas Tegaskan Polisi Harus Tertib Sebelum Menertibkan Masyarakat PB PGIN Suarakan Kesejahteraan Guru Madrasah Swasta dalam Simposium GTK Kemenag di Jakarta Maulid Nabi 1448 H, Bupati Aceh Singkil Serahkan Bonus Prestasi MTQ dan Dorong Qari-Qariah Raih Juara Pertama Maulid Nabi 1448 H, Bupati Aceh Singkil Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah Bukan Sekadar Mengaji, AKQ Bangun Budaya Baca dan Kesadaran Diri dari Aceh Barat

Peristiwa

Naga Selatan Bersiap Perkuat Kelembagaan, Galih Nugraha Pimpin Karateker Persiapan Legalitas

badge-check


					Naga Selatan Bersiap Perkuat Kelembagaan, Galih Nugraha Pimpin Karateker Persiapan Legalitas Perbesar

JAGATMEDIA, PALEMBANG – Komunitas Naga Selatan, yang saat ini merupakan komunitas binaan Yayasan Dharma Kertanegara Mandala, mulai mempersiapkan penguatan kelembagaan dan proses legalitas menuju organisasi kemasyarakatan (ormas).

Dalam tahapan persiapan tersebut, Galih Nugraha, S.Sos. dipercaya sebagai Ketua Karateker Persiapan Legalitas Naga Selatan. Mandat tersebut diberikan untuk mengawal proses konsolidasi, penataan struktur, administrasi, serta berbagai kebutuhan awal yang diperlukan sebelum Naga Selatan memasuki tahap kelembagaan definitif.

Galih menegaskan bahwa posisi Ketua Karateker bukan merupakan jabatan Ketua Umum. Perannya saat ini adalah memastikan proses persiapan organisasi berjalan tertib dan memiliki fondasi kelembagaan yang kuat.

“Saat ini Naga Selatan masih merupakan komunitas binaan Yayasan Dharma Kertanegara Mandala. Tugas saya sebagai Ketua Karateker adalah mempersiapkan fondasi organisasi dan mengawal proses legalitas. Saya tidak mengambil posisi Ketua Umum. Kepengurusan definitif akan ditentukan melalui mekanisme organisasi setelah seluruh tahapan persiapan selesai,” ujar Galih, Minggu (23/8/2026).

Mengusung Tujuh Nilai

Naga Selatan membawa semangat Nasional Gerakan Anak Bangsa yang berlandaskan tujuh nilai utama, yaitu Solidaritas, Edukasi, Lingkungan, Advokasi, Tangguh, Amanah, dan Nasionalisme.

Menurut Galih, ketujuh nilai tersebut tidak boleh berhenti sebagai slogan, tetapi harus menjadi dasar dalam membangun karakter komunitas dan nantinya organisasi.

“Kami ingin Naga Selatan tumbuh dari komunitas yang memiliki kepedulian menjadi organisasi yang memiliki tata kelola dan program yang jelas. Solidaritas, edukasi, lingkungan, advokasi, ketangguhan, amanah dan nasionalisme harus diwujudkan melalui kerja nyata,” katanya.

Ia menambahkan, proses menuju kelembagaan formal akan dilakukan secara bertahap dengan tetap menghormati posisi Yayasan Dharma Kertanegara Mandala sebagai pihak yang saat ini membina komunitas Naga Selatan.

Fokus pada Fondasi Organisasi
Galih menyatakan, tahap awal akan diarahkan pada konsolidasi anggota, penyusunan struktur, perumusan program, penataan administrasi, serta pemenuhan persyaratan kelembagaan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami tidak ingin terburu-buru mengejar bentuk formal tanpa membangun fondasi terlebih dahulu. Organisasi yang kuat harus memiliki nilai, struktur, tata kelola dan sumber daya manusia yang siap,” jelasnya.

Terkait siapa yang nantinya akan memimpin Naga Selatan secara definitif, Galih belum menyebutkan nama maupun susunan kepengurusan.

Menurutnya, persoalan tersebut akan disampaikan setelah proses persiapan dan mekanisme pembentukan organisasi selesai.

“Untuk saat ini kami fokus pada pekerjaan yang ada di depan mata. Soal kepengurusan definitif akan diumumkan pada waktunya sesuai mekanisme organisasi. Yang terpenting sekarang adalah memastikan Naga Selatan memiliki fondasi yang baik,” tegasnya.

Galih juga menekankan bahwa proses pembentukan Naga Selatan harus dibangun secara kolektif dan tidak berorientasi pada kepentingan pribadi.

“Naga Selatan bukan milik satu orang. Ini adalah komunitas yang dibina dan dikembangkan bersama. Kalau nantinya menjadi organisasi, semangat kolektif, amanah dan nasionalisme harus tetap menjadi ruhnya,” pungkas Galih.

Dengan proses penguatan kelembagaan tersebut, Naga Selatan diharapkan dapat berkembang dari komunitas binaan menjadi organisasi yang memiliki struktur, legalitas, program sosial, serta kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.

Editor : Lina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kapolres Musi Rawas Tegaskan Polisi Harus Tertib Sebelum Menertibkan Masyarakat

27 Oktober 2026 - 14:03 WIB

PB PGIN Suarakan Kesejahteraan Guru Madrasah Swasta dalam Simposium GTK Kemenag di Jakarta

27 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Maulid Nabi 1448 H, Bupati Aceh Singkil Serahkan Bonus Prestasi MTQ dan Dorong Qari-Qariah Raih Juara Pertama

27 Oktober 2026 - 11:53 WIB

250 Pelaku UMKM di Lubuk Linggau Bakal Terima Bantuan Rp2 Juta, Penyaluran Tahap IV Segera Dilakukan

27 Oktober 2026 - 00:40 WIB

Polres Ogan Ilir Gelar Doa Bersama dan Berikan Santunan kepada Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Fathul Quro

26 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Trending di Peristiwa