Menu

Mode Gelap
Wielly Atina Sari Dilaporkan Hilang, Polsek Ngimbang Lamongan Minta Bantuan Masyarakat Jurnalis Diduga Dihalangi Saat Liputan Sidak Pempek Yudi, Jagat Media Kertanegara Tempuh Jalur Hukum Sudah Diperintahkan Tutup, Pempek Yudi Diduga Tetap Produksi, Camat Turun Tangan Persadin NTB Perkuat Sinergi dengan BPN Lombok Tengah, Komitmen Kawal Kepastian Hukum Pertanahan Tiga Organisasi Pers Sampaikan Surat Permohonan RDP ke DPRD Kabupaten Toba Sekda Aceh Singkil Tegaskan ASN Wajib Jaga Integritas, Jauhi Narkoba, Judi Online dan Pinjol

Peristiwa

Keributan Terjadi di IGD RSUD BARI Palembang Usai Pasien Meninggal, Petugas Diduga Dipukul

badge-check


					Keributan Terjadi di IGD RSUD BARI Palembang Usai Pasien Meninggal, Petugas Diduga Dipukul Perbesar

JAGATMEDIA, PALEMBANG – Keributan terjadi di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD BARI Palembang, Senin (24/8/2026), setelah seorang pasien meninggal dunia. Dalam insiden tersebut, seorang petugas rumah sakit disebut sempat mengalami pemukulan oleh pihak keluarga pasien.

Berdasarkan keterangan pihak RSUD BARI, keributan bermula setelah pasien berinisial M.S. (43) meninggal dunia usai mendapatkan penanganan medis di IGD.

Keluarga pasien disebut mempertanyakan penanganan yang dinilai lambat. Pihak rumah sakit membantah anggapan tersebut dan menyatakan tenaga medis telah berupaya memberikan pertolongan secara maksimal.

Menurut keterangan rumah sakit, kondisi pasien saat mendapatkan penanganan sudah cukup berat dan dinilai tidak memungkinkan untuk diselamatkan. Meski demikian, dokter dan petugas medis tetap berupaya memberikan tindakan medis.

Penanganan terhadap pasien tersebut dilakukan oleh dokter yang bertugas saat kejadian, termasuk dr. Maya Fitriani.

Pihak rumah sakit menyayangkan terjadinya keributan hingga dugaan pemukulan terhadap petugas. Menurut pihak RSUD BARI, tindakan kekerasan terhadap tenaga kesehatan tidak seharusnya terjadi, terlebih ketika petugas telah berupaya memberikan pelayanan medis kepada pasien.

“Perilaku seperti ini sebetulnya tidak pantas karena pihak RSUD BARI, petugasnya sudah berusaha menanganinya,” ujar pihak rumah sakit.

Pihak rumah sakit berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi dan setiap persoalan antara keluarga pasien dengan tenaga medis dapat diselesaikan melalui komunikasi serta prosedur yang berlaku.

Sementara itu, jenazah M.S. telah dibawa menggunakan ambulans RSUD BARI untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan dari pihak keluarga pasien mengenai dugaan pemukulan maupun keberatan mereka terkait penanganan medis, Jagat Media tetap membuka ruang hak jawab bagi pihak-pihak terkait.

Editor : Lina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wielly Atina Sari Dilaporkan Hilang, Polsek Ngimbang Lamongan Minta Bantuan Masyarakat

16 September 2026 - 20:51 WIB

Tiga Organisasi Pers Sampaikan Surat Permohonan RDP ke DPRD Kabupaten Toba

14 September 2026 - 18:17 WIB

Diduga Home Industri Pempek Yudi Banten Dua, Abaikan Surat Peringatan Penutupan Tempat Usaha Lurah 16 Ulu.

14 September 2026 - 14:05 WIB

Babe Herlan Dorong Biaya SLF Hotel di Sumsel Lebih Rasional

14 September 2026 - 00:23 WIB

Dugaan Kekerasan Berujung Meninggalnya Warga di Merah Mata Masih Menyisakan Sejumlah Pertanyaan

13 September 2026 - 20:05 WIB

Trending di Peristiwa