JAGATMEDIA, PALEMBANG – Dua pria, Melki dan Rama, yang sebelumnya menjadi sorotan publik karena diduga terlibat dalam kasus pencurian kabel di kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan, Palembang, menyatakan komitmennya untuk tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum.
Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas), Ketua RT, Ketua RW, serta tokoh masyarakat dalam kegiatan pembinaan yang digelar sebagai bentuk pembinaan sosial kepada keduanya.
Dalam kesempatan itu, Melki dan Rama mengakui kesalahan yang telah diperbuat, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, serta membuat pernyataan untuk tidak lagi melakukan dugaan pencurian kabel maupun tindak pidana lain yang dapat merugikan masyarakat.
Perwakilan ormas bersama Ketua RT dan Ketua RW menegaskan bahwa pembinaan tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat agar keduanya memiliki kesempatan memperbaiki diri, bukan sebagai pembenaran atas perbuatan yang diduga telah dilakukan.
Mereka juga memberikan peringatan bahwa kesempatan tersebut diharapkan menjadi yang terakhir. Apabila di kemudian hari keduanya kembali diduga melakukan tindak pidana, masyarakat menyatakan tidak akan memberikan toleransi dan akan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Tokoh masyarakat yang hadir turut mengingatkan bahwa pencurian kabel dapat menimbulkan kerugian materiil sekaligus mengganggu kepentingan umum karena berpotensi menghambat layanan dan membahayakan keselamatan masyarakat.
Karena itu, warga diimbau meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan dugaan tindak kriminal.
Masyarakat berharap komitmen yang disampaikan Melki dan Rama dapat diwujudkan melalui tindakan nyata dengan meninggalkan perbuatan yang melanggar hukum serta menjalani kehidupan yang lebih baik di tengah masyarakat.
Editor: Lina
Menjadi bagian dari Jagat Media sejak Februari 2026. Berpengalaman meliput beragam isu, termasuk politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis, serta berbagai peristiwa di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.






