Menu

Mode Gelap
Bukan Sekadar Sertifikat, RSUD Praya Jadikan Reakreditasi Sebagai Budaya Keselamatan Pasien Lurah 16 Ulu Sidak Dapur Pempek Yudi, Temukan Limbah dan Hentikan Produksi Sementara DPP AKPERSI Dorong Verifikasi Menyeluruh dan Penyelesaian Berkeadilan antara Masyarakat dan PT Bumi Mekar Hijau Polda NTB Matangkan Skema Pengamanan MotoGP Mandalika 2026 Usai Rakor dengan Mabes Polri Posyandu Tak Lagi Hanya untuk Balita, Lombok Tengah Perkuat Layanan Sehat Sepanjang Hayat Antrean Solar Mengular hingga Bahu Jalan, Sopir Fuso Keluhkan Sistem Barcode: “Waktu Tarik Muatan Kami Berkurang”

Peristiwa

Damkar Palembang Evakuasi Ular Sanca Kembang Lebih dari 3 Meter di 2 Ilir

badge-check


					Damkar Palembang Evakuasi Ular Sanca Kembang Lebih dari 3 Meter di 2 Ilir Perbesar

JAGATMEDIA, PALEMBANG – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palembang mengevakuasi seekor ular sanca kembang yang ditemukan warga di aliran tempat pembuangan air di Jalan Peltu Tulus Yahya, Kelurahan 2 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Selasa (8/9/2026).

Ular tersebut dilaporkan warga setelah terlihat berada di sekitar saluran pembuangan air. Mendapat laporan tersebut, petugas Damkar Palembang langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

Setibanya di lokasi, petugas menghadapi kendala karena posisi saluran pembuangan cukup sempit. Sebagian tubuh ular bahkan masuk ke dalam lubang pembuangan yang berada di salah satu rumah warga.

Petugas kemudian melakukan penanganan secara hati-hati untuk menghindari risiko terhadap warga maupun petugas selama proses evakuasi.

Setelah dilakukan upaya pengamanan, ular sanca kembang tersebut akhirnya berhasil dievakuasi. Ular diperkirakan memiliki panjang lebih dari 3 meter.

Evakuasi dilakukan untuk mencegah ular tersebut membahayakan warga sekaligus mengantisipasi kemungkinan reptil itu kembali masuk ke lingkungan permukiman.

Kemunculan ular di sekitar permukiman juga menjadi perhatian warga, terlebih saat kondisi cuaca kering. Warga menduga perubahan kondisi lingkungan dapat membuat hewan melata mencari lokasi yang lebih lembap, termasuk di sekitar saluran air dan permukiman.

Warga berharap penanganan terhadap kemunculan hewan liar di lingkungan permukiman dapat terus dilakukan dengan cepat guna menjaga keamanan masyarakat.

Editor : Lina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bukan Sekadar Sertifikat, RSUD Praya Jadikan Reakreditasi Sebagai Budaya Keselamatan Pasien

10 September 2026 - 18:33 WIB

Lurah 16 Ulu Sidak Dapur Pempek Yudi, Temukan Limbah dan Hentikan Produksi Sementara

10 September 2026 - 18:13 WIB

Antrean Solar Mengular hingga Bahu Jalan, Sopir Fuso Keluhkan Sistem Barcode: “Waktu Tarik Muatan Kami Berkurang”

9 September 2026 - 10:04 WIB

Forum Cakar Sriwijaya Peduli Lingkungan. Lepas Ribuan Bibit Ikan di Sungai Sekitaran Perairan PT. Pusri

8 September 2026 - 15:50 WIB

Konten Kreator Rondoot Dilaporkan ke Polda Sumsel, Dugaan Pencemaran Nama Baik Guru PAUD Viral di Media Sosial

7 September 2026 - 22:05 WIB

Trending di Peristiwa