Menu ✖

Mode Gelap
Bea Cukai SUMBAGTIM Musnahkan 22,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp20,56 Miliar Mulyadi, Pedagang Ikan Keliling di Aceh Singkil Kecewa, Klaim Tidak Mendapat Jatah Program Pendingin Ikan Ancam Sebarkan Video Pribadi, Pria 28 Tahun di Lubuk Linggau Diamankan Polisi Kapolres Musi Rawas Tegaskan Polisi Harus Tertib Sebelum Menertibkan Masyarakat PB PGIN Suarakan Kesejahteraan Guru Madrasah Swasta dalam Simposium GTK Kemenag di Jakarta Maulid Nabi 1448 H, Bupati Aceh Singkil Serahkan Bonus Prestasi MTQ dan Dorong Qari-Qariah Raih Juara Pertama

Pemerintahan

Posyandu Tak Lagi Hanya untuk Balita, Lombok Tengah Perkuat Layanan Sehat Sepanjang Hayat

badge-check


					Posyandu Tak Lagi Hanya untuk Balita, Lombok Tengah Perkuat Layanan Sehat Sepanjang Hayat Perbesar

JAGAT MEDIA, LOMBOK TENGAH – Wajah Posyandu di Lombok Tengah terus bertransformasi. Tidak lagi hanya menjadi tempat timbang bayi dan balita, Posyandu kini didorong menjadi pusat layanan kesehatan terpadu untuk semua usia.

Komitmen itu ditegaskan melalui Gerakan Posyandu Aktif yang digelar di Posyandu Sehati, Desa Janggawana, Kecamatan Janapria, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan ini merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah dengan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Lombok Tengah yang diketuai Hj. Baiq Nurul Aini Pathul Bahri. Gerakan ini menjadi implementasi nyata dari GERMAS dan Integrasi Layanan Primer (ILP) di tingkat desa.

Ketua Tim Pembina Posyandu Lombok Tengah, Hj. Baiq Nurul Aini Pathul Bahri dalam arahannya mengatakan, penguatan Posyandu Aktif adalah kunci mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.

“Transformasi Posyandu adalah keharusan. Kita ingin Posyandu yang aktif, yang dikunjungi bukan hanya karena ada bayi, tapi karena seluruh keluarga merasa butuh. Inilah semangat layanan siklus hidup yang kita bangun,” tegasnya.

Menurutnya, Posyandu yang aktif akan menjadi garda terdepan dalam pencegahan penyakit dan peningkatan derajat kesehatan.

“Kalau Posyandu aktif, edukasi jalan, deteksi dini jalan, masyarakat jadi lebih mandiri dalam menjaga kesehatannya. Target kita adalah masyarakat Lombok Tengah yang sehat dan sejahtera,” imbuh Hj. Nurul.

Di sisi lain, Dinas Kesehatan Lombok Tengah menyebut Gerakan Posyandu Aktif juga menjadi momentum untuk memperkuat 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“SPM bukan hanya soal kesehatan, tapi juga pendidikan, PU, perumahan rakyat, trantibum, dan sosial. Semua itu hulunya ada di Posyandu sebagai pusat data dan layanan dasar masyarakat,” ungkap perwakilan Dinkes.

Dengan konsep siklus hidup, layanan di Posyandu Sehati kini menyasar ibu hamil dan nifas, bayi, balita, anak usia prasekolah, remaja, dewasa, hingga lanjut usia.

Pemkab Lombok Tengah berharap, melalui Gerakan Posyandu Aktif ini, pelayanan dasar tidak lagi berjarak dengan warga dan mampu melahirkan generasi yang lebih sehat di masa depan.

Editor : Lina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Maulid Nabi 1448 H, Bupati Aceh Singkil Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah

27 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Sekda Aceh Barat Dorong Percepatan Cek Kesehatan Gratis, Capaian Baru 11,91 Persen

26 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Wakil Bupati Samosir Ariston Hadiri Pertemuan ASWAKADA, Perkuat Sinergi Wakil Kepala Daerah Se-Sumatera Utara

24 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Perjuangkan Percepatan Pengembangan Sumur Gas Singkil 1, Bupati Aceh Singkil Temui Menteri ESDM

23 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Aceh Singkil Dorong Perluasan Akses Pembiayaan UMKM

23 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Trending di Pemerintahan