Menu

Mode Gelap
Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI saat Bantu Pengejaran Bandar Narkoba Diduga Curi Durian, Pria di Lubuklinggau Ditembak Oknum Pegawai Lapas Diduga Kurir Sprinter J&T Drop Point Kertapati 2 Kerap Membatalkan Pesanan Sepihak Anak Terisak di Samping Jenazah Ayah, Tragedi Terduga Pencurian Ayam Berujung Maut Tuai Keprihatinan Ayah dan Anak Ditangkap, Satres Narkoba Polres Aceh Barat Ungkap Tiga Kasus Ganja dan Sabu Dana Revitalisasi Sekolah Aceh Barat Disorot, Kepala Sekolah Mengaku Hanya Diminta Tanda Tangan

Peristiwa

Camat Arongan Lambalek Resmi Lantik Tuha Peut Dua Gampong Masa Bakti 2026–2032

badge-check


					Camat Arongan Lambalek Resmi Lantik Tuha Peut Dua Gampong Masa Bakti 2026–2032 Perbesar

JAGATMEDIA, ACEH BARAT – Camat Arongan Lambalek, Erna Martina, resmi melantik anggota Tuha Peut Gampong Drien Rampak dan Gampong Cot Jurumudi untuk masa bakti 2026–2032. Pelantikan berlangsung di Aula Gedung Serbaguna Kecamatan Arongan Lambalek, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Muspika, para keuchik (kepala desa), serta tokoh masyarakat se-Kecamatan Arongan Lambalek.

Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan gampong sekaligus meningkatkan fungsi pengawasan terhadap jalannya roda pemerintahan desa. Para anggota Tuha Peut yang dilantik berasal dari dua gampong di Kecamatan Arongan Lambalek dan akan menjalankan tugas sesuai masa jabatan yang telah ditetapkan.

Dalam sambutannya, Camat Arongan Lambalek Erna Martina menegaskan bahwa Tuha Peut memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan serta menjaga stabilitas pemerintahan gampong.

“Tuha Peut harus mampu menjadi mitra keuchik yang konstruktif. Fungsi pengawasan harus dijalankan secara profesional, objektif, dan tetap mengedepankan semangat musyawarah demi kemajuan gampong,” ujar Erna Martina.

Ia juga mengingatkan para anggota Tuha Peut yang baru dilantik agar memahami tugas dan tanggung jawab sesuai ketentuan Qanun Aceh.

“Kami berharap anggota Tuha Peut dapat menjalankan amanah dengan penuh integritas. Jangan sampai terjadi konflik yang dapat menghambat pembangunan di tengah masyarakat. Bangun komunikasi yang baik dengan keuchik serta masyarakat,” tegasnya.

Menurut Erna Martina, keberadaan Tuha Peut bukan sekadar melengkapi struktur pemerintahan desa, tetapi merupakan lembaga yang memiliki fungsi kontrol, pengawasan, serta penyalur aspirasi masyarakat.

Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh anggota Tuha Peut menjadikan jabatan tersebut sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Jabatan ini bukan sekadar kedudukan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan juga kepada Allah SWT. Mari bersama-sama membangun gampong yang lebih baik, lebih maju, dan lebih sejahtera,” pungkasnya.

Editor : Lina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Syafrial Iye Tagih Janji Mualem Terkait Penyelesaian Sengketa Lahan dan Realisasi Plasma Di Aceh Singkil

26 Juli 2026 - 10:46 WIB

Forum Cakar Sriwijaya dan Pemuda Pancasila Bersama Polsek Ilir Timur II Gelar Patroli Kamtibmas di Palembang

26 Juli 2026 - 00:40 WIB

Forum Cakar Sriwijaya dan Harimau Sumatera Bersatu Hadiri Doa 40 Hari Orang Tua Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie

25 Juli 2026 - 23:59 WIB

DPD FSP KEP-KSPSI 1973 Sumsel Sahkan Kepengurusan DPC Kota Palembang Periode 2026–2031

25 Juli 2026 - 17:39 WIB

DWP SMA Negeri 1 Bluluk Perkuat Sinergi Dukung Pendidikan Berkualitas dan Pemberdayaan Keluarga

24 Juli 2026 - 18:45 WIB

Trending di Peristiwa