Menu

Mode Gelap
Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI saat Bantu Pengejaran Bandar Narkoba Diduga Curi Durian, Pria di Lubuklinggau Ditembak Oknum Pegawai Lapas Diduga Kurir Sprinter J&T Drop Point Kertapati 2 Kerap Membatalkan Pesanan Sepihak Anak Terisak di Samping Jenazah Ayah, Tragedi Terduga Pencurian Ayam Berujung Maut Tuai Keprihatinan Ayah dan Anak Ditangkap, Satres Narkoba Polres Aceh Barat Ungkap Tiga Kasus Ganja dan Sabu Dana Revitalisasi Sekolah Aceh Barat Disorot, Kepala Sekolah Mengaku Hanya Diminta Tanda Tangan

Pendidikan

Kontras SPMB di Lubuklinggau, SMA Negeri 1 Diserbu Pendaftar, SMA Negeri 7 Hanya Terima 9 Siswa

badge-check


					Kontras SPMB di Lubuklinggau, SMA Negeri 1 Diserbu Pendaftar, SMA Negeri 7 Hanya Terima 9 Siswa Perbesar

JAGATMEDIA, LUBUK LINGGAU – Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kota Lubuklinggau memperlihatkan perbedaan jumlah pendaftar yang cukup mencolok di sejumlah sekolah menengah atas negeri.

Di satu sisi, SMA Negeri 1 Kota Lubuklinggau menjadi perhatian publik karena tingginya minat masyarakat untuk bersekolah di sana. Bahkan, di tengah proses penerimaan siswa baru sempat beredar informasi mengenai dugaan adanya wali murid yang rela mengeluarkan biaya besar agar anaknya dapat diterima. Hingga kini, informasi tersebut belum memiliki penjelasan resmi dari pihak terkait.

Berbeda dengan kondisi tersebut, SMA Negeri 7 Kota Lubuklinggau justru mengalami minimnya jumlah pendaftar.

Sekolah yang berada di Kecamatan Lubuklinggau Utara II itu hanya memperoleh sembilan peserta didik baru hingga berakhirnya masa pendaftaran SPMB Tahun Ajaran 2026/2027.

Pihak sekolah sebenarnya telah melakukan berbagai upaya untuk menarik minat calon peserta didik, salah satunya dengan melaksanakan sosialisasi langsung ke sejumlah sekolah di wilayah sekitar. Namun, langkah tersebut belum mampu meningkatkan jumlah pendaftar secara signifikan.

Minimnya peserta didik baru di SMA Negeri 7 menjadi perhatian masyarakat, khususnya pemerhati pendidikan di Kota Lubuklinggau. Kondisi ini memperlihatkan adanya perbedaan yang cukup tajam dibandingkan sekolah-sekolah negeri lain yang menerima pendaftar dalam jumlah besar.

Fenomena tersebut dinilai mencerminkan masih adanya persepsi masyarakat yang cenderung memusatkan pilihan pada sekolah-sekolah yang dianggap favorit. Akibatnya, distribusi peserta didik antarsekolah belum berjalan secara merata.

Kondisi ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi para pemangku kepentingan di sektor pendidikan, baik dalam pemerataan kualitas layanan pendidikan maupun penyebaran peserta didik, sehingga seluruh sekolah negeri memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh kepercayaan masyarakat.

Editor: Lina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Pungut Iuran Komite Rp50 Ribu per Siswa, SD Kartika II-3 Palembang Disorot, Transparansi Dipertanyakan

22 Juli 2026 - 15:10 WIB

Penonaktifan Kepala SMPN 1 Indralaya Tuai Perhatian, Rekam Jejak Pengabdian Jadi Bahan Perbincangan

17 Juli 2026 - 22:57 WIB

Hanya 13 Siswa Baru, SMA Negeri 7 Lubuk Linggau Tetap Semangat Gelar MPLS

14 Juli 2026 - 18:53 WIB

Hari Pertama Sekolah di Aceh Singkil Berlangsung Meriah, Ribuan Siswa Baru Ikuti MPLS

13 Juli 2026 - 22:30 WIB

FORTASI 2026 Dimulai, MTs Muhammadiyah 20 Menongo Sambut Siswa Baru dengan Semangat Berprestasi

13 Juli 2026 - 22:17 WIB

Trending di Pendidikan