JAGATMEDIA, LUBUK LINGGAU – Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kota Lubuklinggau memperlihatkan perbedaan jumlah pendaftar yang cukup mencolok di sejumlah sekolah menengah atas negeri.
Di satu sisi, SMA Negeri 1 Kota Lubuklinggau menjadi perhatian publik karena tingginya minat masyarakat untuk bersekolah di sana. Bahkan, di tengah proses penerimaan siswa baru sempat beredar informasi mengenai dugaan adanya wali murid yang rela mengeluarkan biaya besar agar anaknya dapat diterima. Hingga kini, informasi tersebut belum memiliki penjelasan resmi dari pihak terkait.
Berbeda dengan kondisi tersebut, SMA Negeri 7 Kota Lubuklinggau justru mengalami minimnya jumlah pendaftar.
Sekolah yang berada di Kecamatan Lubuklinggau Utara II itu hanya memperoleh sembilan peserta didik baru hingga berakhirnya masa pendaftaran SPMB Tahun Ajaran 2026/2027.
Pihak sekolah sebenarnya telah melakukan berbagai upaya untuk menarik minat calon peserta didik, salah satunya dengan melaksanakan sosialisasi langsung ke sejumlah sekolah di wilayah sekitar. Namun, langkah tersebut belum mampu meningkatkan jumlah pendaftar secara signifikan.
Minimnya peserta didik baru di SMA Negeri 7 menjadi perhatian masyarakat, khususnya pemerhati pendidikan di Kota Lubuklinggau. Kondisi ini memperlihatkan adanya perbedaan yang cukup tajam dibandingkan sekolah-sekolah negeri lain yang menerima pendaftar dalam jumlah besar.
Fenomena tersebut dinilai mencerminkan masih adanya persepsi masyarakat yang cenderung memusatkan pilihan pada sekolah-sekolah yang dianggap favorit. Akibatnya, distribusi peserta didik antarsekolah belum berjalan secara merata.
Kondisi ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi para pemangku kepentingan di sektor pendidikan, baik dalam pemerataan kualitas layanan pendidikan maupun penyebaran peserta didik, sehingga seluruh sekolah negeri memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh kepercayaan masyarakat.
Editor: Lina
Menjadi bagian dari Jagat Media sejak Juni 2026 dengan wilayah liputan Lubuk Linggau dan sekitarnya. Berpengalaman meliput beragam isu, termasuk politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis, serta berbagai peristiwa di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.











