Menu ✖

Mode Gelap
Istiqomah Kawal Ulama, Forum Cakar Sriwijaya Jaga Keamanan Dan Kondusivitas Maulid Hingga Selesai Treatrikal perjuangan pahlawan Aceh Cut Nyak Dhien memukau ribuan penonton dalam HUT ke-438 Kota Meulaboh Ketua PD IWO Aceh Barat Apresiasi Kemeriahaan HUT Meulaboh Ke-438 Jep Kupi Khop Semarakkan Hut Kota Meulaboh ke- 438 Irsan Syahputra Resmi Dilantik Sebagai Ketua Pemuda Gampong Gampa Periode 2026-2030 Polsek Ilir Timur II Gelar Bakti Kebersihan, Libatkan Tiga Organisasi Kemasyarakatan

Pemerintahan

365 Petani Sawit Aceh Singkil Ikuti Pelatihan SDMPKS 2026, Tingkatkan Kompetensi dan Daya Saing

badge-check


					365 Petani Sawit Aceh Singkil Ikuti Pelatihan SDMPKS 2026, Tingkatkan Kompetensi dan Daya Saing Perbesar

JAGATMEDIA, ACEH SINGKIL – Sebanyak 365 petani kelapa sawit di Kabupaten Aceh Singkil mendapat kesempatan mengikuti Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDMPKS) Tahun 2026. Program yang didukung Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi petani sekaligus memperkuat daya saing sektor perkebunan kelapa sawit di daerah.

Pelatihan resmi dibuka di AIHO Hotel Medan pada Senin (6/7/2026). Pembukaan kegiatan dihadiri Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Perkebunan Aceh, Mukhlis, S.P., M.P., mewakili Kepala Dinas Perkebunan Aceh, serta Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Aceh Singkil, Nirwana Angkat, S.P.

Program pelatihan akan berlangsung dalam empat angkatan sepanjang Juli hingga Agustus 2026. Angkatan pertama diikuti 93 peserta pada 6–12 Juli, disusul angkatan berikutnya pada 9–16 Juli, 2–8 Agustus, dan 9–15 Agustus. Seluruh peserta dibagi ke dalam 12 kelas untuk mengikuti pembelajaran teknis dan manajerial mengenai pengelolaan perkebunan kelapa sawit.

Selama pelatihan, peserta akan memperoleh berbagai materi, mulai dari penerapan praktik budidaya yang baik, peningkatan produktivitas tanaman, pemanfaatan teknologi di sektor perkebunan, hingga pengelolaan hasil panen agar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Aceh Singkil, Nirwana Angkat, mengatakan keberhasilan Aceh Singkil memperoleh kuota pelatihan tersebut merupakan hasil komunikasi dan koordinasi yang intens antara Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dengan Kementerian Pertanian RI.

Menurutnya, besarnya potensi perkebunan kelapa sawit di Aceh Singkil harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar para petani mampu menghadapi perkembangan industri perkebunan yang semakin kompetitif.

Sementara itu, dalam sambutan Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, S.H., yang dibacakan oleh Nirwana Angkat, ditegaskan bahwa pembangunan sektor perkebunan tidak cukup hanya mengandalkan luas lahan, tetapi juga harus didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas.

Bupati juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan pelatihan tersebut sebagai kesempatan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan yang nantinya dapat diterapkan di kebun masing-masing. Dengan meningkatnya kompetensi petani, produktivitas diharapkan terus bertambah sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan serta kesejahteraan keluarga petani.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil berkomitmen terus mendukung peningkatan kapasitas petani sebagai fondasi utama pembangunan perkebunan kelapa sawit yang modern, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya.

Editor: Lina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sambut HUT Meulaboh, Pemkab Aceh Barat Pusatkan Gotong Royong di Masjid Agung

9 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Pemkab Aceh Singkil Perjuangkan Listrik Desa dan Wilayah 3T

8 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Pemkab Aceh Singkil dan Satgas PRR Perkuat Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana

8 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Cegah Rekayasa Tanggal Transaksi, BPKD Aceh Barat Terapkan Audit Digital Berbasis SIPORSI

8 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Pimpin Rapat Satgas PRR, Bupati Tarmizi Tekankan Penguatan Mitigasi hingga Tingkat Dusun

8 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Trending di Pemerintahan