JAGATMEDIA, JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan mengirimkan surat resmi kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) untuk meminta data dan informasi terkait keterlibatan kader partai dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Permintaan tersebut tertuang dalam surat bernomor 553/EX/DPP/VI/2026 tertanggal 22 Juni 2026, yang ditandatangani Ketua DPP Bidang Kehormatan Komarudin Watubun dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto.
Dalam surat itu, DPP PDI Perjuangan menjelaskan bahwa permintaan data merupakan tindak lanjut dari instruksi internal partai Nomor 940/IN/DPP/II/2026 yang melarang seluruh kader di tiga pilar partai, yakni struktural, legislatif, dan eksekutif, memanfaatkan Program MBG untuk memperoleh keuntungan finansial maupun manfaat material lainnya.
Selain itu, DPP PDIP menyebut permohonan data tersebut juga didasari berkembangnya informasi mengenai dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan Program MBG yang saat ini sedang dalam proses penegakan hukum oleh aparat berwenang. Karena itu, partai menilai perlu melakukan klarifikasi dan verifikasi internal terhadap pihak-pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan kader PDIP.
Melalui surat tersebut, DPP PDI Perjuangan meminta BGN memberikan beberapa informasi, di antaranya:
- Nama-nama individu, badan usaha, yayasan, koperasi, maupun pihak lain yang terlibat dalam Program MBG dan diduga memiliki hubungan langsung maupun tidak langsung dengan kader PDIP.
- Bentuk keterlibatan pihak-pihak tersebut dalam pelaksanaan Program MBG.
- Data pendukung lain yang relevan untuk kepentingan klarifikasi dan penegakan disiplin organisasi.
DPP PDIP menegaskan bahwa seluruh data dan informasi yang diperoleh akan digunakan semata-mata untuk kepentingan internal organisasi dalam rangka penegakan etika dan disiplin partai, dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Langkah ini dinilai sebagai upaya pengawasan internal partai untuk memastikan tidak ada kader yang memanfaatkan program pemerintah demi kepentingan pribadi, sekaligus menjaga integritas organisasi di tengah mencuatnya dugaan penyimpangan dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis.
Editor: Lina
Menjadi bagian dari Jagat Media sejak Februari 2026. Berpengalaman meliput beragam isu, termasuk politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis, serta berbagai peristiwa di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.











