JAGATMEDIA, PALEMBANG – Masyarakat Kota Palembang diminta waspada terhadap dugaan modus penipuan yang mengatasnamakan seseorang bernama Ferdinansyah dengan cara meminta bantuan uang kepada pihak lain.
Informasi tersebut mencuat setelah nama Ferdinansyah yang saat ini sedang menjalani masa hukuman diduga dicatut oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk meminta sejumlah uang kepada orang lain.
Ketua Naga Selatan, Galih Nugraha, S.Sos., mengatakan pihaknya mengetahui adanya dugaan pencatutan nama tersebut setelah seseorang yang mengaku hampir menjadi korban mengonfirmasi langsung kepadanya.
Menurut Galih, Ferdinansyah yang sedang menjalani masa hukuman tidak dapat melakukan komunikasi secara bebas dengan pihak luar.
“Saudara Ferdinansyah tidak memiliki Handphone, jadi ia tidak bisa berkomunikasi dengan pihak luar, karena ia dalam masa hukuman,” ujar Galih, Jumat (6/11/2026).
Galih mengingatkan masyarakat agar tidak langsung percaya apabila menerima pesan atau permintaan bantuan uang yang mengatasnamakan Ferdinansyah.
Ia menegaskan, apabila ada pihak yang menggunakan nama Ferdinansyah untuk meminta uang atau bantuan dengan modus tertentu, masyarakat diminta melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak yang dapat dipercaya.
“Kalau ada yang menggunakan nama Ferdinansyah dengan modus meminta uang, saya pastikan itu bukan dari saudara Ferdinansyah. Jangan langsung percaya dan jangan mengirimkan uang sebelum melakukan konfirmasi,” tegas Galih.
Ia juga mengimbau masyarakat yang menerima pesan atau permintaan bantuan mengatasnamakan Ferdinansyah agar menyimpan bukti komunikasi dan melakukan pengecekan sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.
Menurut Galih, langkah tersebut penting untuk mencegah masyarakat menjadi korban sekaligus mencegah nama baik Ferdinansyah digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Masyarakat yang merasa menjadi korban atau menerima permintaan uang dengan modus tersebut juga dapat melaporkannya kepada pihak berwenang untuk dilakukan penelusuran lebih lanjut.
Editor : Lina.
Menjadi bagian dari Jagat Media sejak Februari 2026. Berpengalaman meliput beragam isu, termasuk politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis, serta berbagai peristiwa di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.







