JAGATMEDIA, MEULABOH – Pemkab Aceh Barat melalui BPKD resmi meluncurkan aplikasi SIPORSI (Sistem Informasi Pelaporan dan Rekonsiliasi Terintegrasi) pada Rabu (07/10/2026). Inovasi ini hadir untuk mengakhiri masalah klasik pelaporan keuangan seperti penumpukan data di akhir tahun dan risiko keterlambatan penyerahan laporan ke BPK RI.
Keterlambatan laporan selama ini berisiko fatal: pemotongan Dana Transfer Daerah (DAU & DAK) dari pusat. Kepala BPKD Aceh Barat, Edy Juanda, menegaskan bahwa tata kelola keuangan daerah kini tidak boleh lagi menggunakan metode “kebut semalam”.
Inovasi yang diinisiasi oleh Kabid Akuntansi BPKD, Junizar Lasmi, ini membawa perubahan besar dengan fitur dan aturan ketat:
Sistem Kunci Otomatis (Auto-Lock): Batas lapor dan rekonsiliasi adalah tanggal 5 setiap bulannya. Lewat dari tanggal tersebut, sistem akan membeku otomatis.
Syarat Mutlak Pencairan Dana: Tanpa bukti Berita Acara Rekonsiliasi (BAR) Digital dari SIPORSI, pencairan dana SP2D (GU/TU) SKPK pada bulan berikutnya tidak akan diproses.
Integrasi Dua Bank: Menyatukan data transaksi Bank Aceh Syariah (belanja) dan BSI (penerimaan), sekaligus sinkronisasi aset dari SIMDA BMD.
Anti-Korupsi & Manipulasi: Sistem ini mendeteksi dan menolak transaksi mundur (backdated) atau penundaan setoran secara otomatis.
Bebas Kertas & Cepat (Paperless): Menghemat anggaran ATK jutaan rupiah dan memangkas waktu pemeriksaan dinas dari 3 hari kerja menjadi maksimal 4 jam.
”Kebaruan inti SIPORSI adalah pergeseran dari koreksi reaktif menjadi kepatuhan proaktif. Seluruh pergerakan angka tercatat transparan,” ujar Junizar Lasmi.
Saat ini, SIPORSI sedang dalam tahap percontohan di 5 instansi strategis (PUPR, Diskominfo, BKPSDM, BPKD, dan Kecamatan Johan Pahlawan). Ke depan, sistem ini akan diwajibkan untuk seluruh 49 SKPK di Aceh Barat demi mengamankan Laporan Keuangan 2026 dan mendukung agenda pencegahan korupsi KPK RI.
Editor : Lina.
Sejak September 2026, menjadi bagian dari Jagat Media dengan area peliputan seluruh Indonesia. Mengulas beragam topik, mulai dari politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis, hingga berbagai peristiwa penting yang berkembang di tingkat lokal, nasional, dan internasional.











