Menu

Mode Gelap
Forum Cakar Sriwijaya dan Pemuda Pancasila Bersama Polsek Ilir Timur II Gelar Patroli Kamtibmas di Palembang Forum Cakar Sriwijaya dan Harimau Sumatera Bersatu Hadiri Doa 40 Hari Orang Tua Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie Surat Tanah Rp 5 Juta di Atas Lahan Terlarang: Sisi Gelap Governance Desa Pulau Kabal DPD FSP KEP-KSPSI 1973 Sumsel Sahkan Kepengurusan DPC Kota Palembang Periode 2026–2031 Modus Pinjam Motor untuk Beli Minuman, Remaja di Lubuk Linggau Gelapkan Motor Teman Desa Fiktif atau Maladministrasi? Pengaduan Warga Pulau Kabal Bongkar Dugaan Buruknya Tata Kelola Pemerintahan Desa.

Hukum

SMPN 1 Lubuk Linggau Klarifikasi Video Viral, Sekolah Tegaskan Bukan Kasus Perundungan

badge-check


					Foto: Kepsek SMPN 1 Lubuk LinggauAnita Efriati, S.Pd. Perbesar

Foto: Kepsek SMPN 1 Lubuk LinggauAnita Efriati, S.Pd.

JAGATMEDIA, LUBUKLINGGAU – Kepala SMP Negeri 1 Lubuklinggau, Anita Efriati, S.Pd., menegaskan bahwa video perkelahian siswa yang viral di media sosial beberapa hari terakhir bukan merupakan kasus perundungan (bullying), melainkan perkelahian antar siswa yang dipicu persoalan pribadi.

Menurut Anita, peristiwa tersebut terjadi setelah jam pelajaran usai dan berlangsung di luar lingkungan sekolah.

Ia menjelaskan, perkelahian melibatkan seorang siswa kelas VIII dan seorang siswa kelas IX yang sama-sama menyukai seorang siswi baru kelas VII. Perselisihan akibat rasa cemburu itu kemudian berujung perkelahian dan videonya tersebar di media sosial sehingga memunculkan anggapan bahwa kejadian tersebut merupakan aksi perundungan.

“Kami ingin meluruskan bahwa ini bukan bullying atau perundungan. Anak-anak ini berkelahi karena masalah pribadi, yakni berebut perhatian seorang siswi. Kejadiannya juga terjadi di luar sekolah. Jadi kami mohon masyarakat tidak salah menilai,” ujar Anita.

Menindaklanjuti peristiwa tersebut, pihak sekolah bergerak cepat dengan melibatkan Guru Bimbingan dan Konseling (BK), wali kelas, serta bidang kesiswaan untuk menangani persoalan tersebut. Sekolah juga telah memanggil orang tua kedua siswa dan akan melaksanakan mediasi guna menyelesaikan masalah secara damai dan edukatif.

Anita turut mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial serta tidak langsung mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

“Kami berharap masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan atau menyebarkan informasi tanpa melakukan konfirmasi kepada pihak sekolah. Jangan sampai informasi yang tidak benar merugikan nama baik sekolah maupun masa depan anak-anak kami,” katanya.

Ia menambahkan, peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa setiap informasi yang viral perlu diklarifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Anita juga menegaskan komitmen SMP Negeri 1 Lubuklinggau untuk terus membina para siswa melalui pendidikan karakter serta menyelesaikan setiap persoalan dengan pendekatan yang mengedepankan pembinaan, musyawarah, dan nilai-nilai edukatif.

Editor : Lina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Surat Tanah Rp 5 Juta di Atas Lahan Terlarang: Sisi Gelap Governance Desa Pulau Kabal

25 Juli 2026 - 23:54 WIB

Modus Pinjam Motor untuk Beli Minuman, Remaja di Lubuk Linggau Gelapkan Motor Teman

25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Desa Fiktif atau Maladministrasi? Pengaduan Warga Pulau Kabal Bongkar Dugaan Buruknya Tata Kelola Pemerintahan Desa.

25 Juli 2026 - 16:49 WIB

Polisi Tangkap Pria di Lubuklinggau Diduga Hendak Edarkan Sabu, Sembilan Paket Diamankan

25 Juli 2026 - 12:10 WIB

Kasus OTT BKPSDM Muratara Masuk Tahap I, Berkas Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan

24 Juli 2026 - 09:14 WIB

Trending di Hukum