Menu ✖

Mode Gelap
Siswi Kra Sampaikan Hak Jawab soal Viral Tagihan Arisan di Media Sosial Polairud dan Basarnas Perluas Area Pencarian Korban Tenggelam di Perairan Meulaboh 140 Jamaah Haji Nagan Raya Ikuti Bimbingan Manasik Haji di Mako Batalyon C Pelopor Permaskot Palembang Salurkan Donasi untuk Korban Kebakaran Pasar 26 Ilir 61 Pemuda Aceh Barat Lulus Seleksi Magang ke Jepang, Siap Jalani Tahap Medical Check Up Pedagang Pisang Molen Tewas Usai Keributan di Pasar Inpres Lubuk Linggau

Peristiwa

Polairud dan Basarnas Perluas Area Pencarian Korban Tenggelam di Perairan Meulaboh

badge-check


					Polairud dan Basarnas Perluas Area Pencarian Korban Tenggelam di Perairan Meulaboh Perbesar

JAGATMEDIA, ​MEULABOH – Memasuki hari ketiga, tim gabungan yang terdiri dari Satuan Polairud Polres Aceh Barat, Basarnas, BPBD, dan Posal TNI Angkatan Laut terus mengintensifkan pencarian korban tenggelam di perairan Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Selasa (6/10/2026).

​Korban diketahui bernama Herman Yudin Gulo (53), seorang pekerja asal Desa Tadukan Raga, Kecamatan Sinembah Tanjung Muda Hilir, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Korban dilaporkan hilang terseret gelombang besar di kawasan pesisir Peunaga Rayeuk, Kecamatan Meurebo, sejak Minggu (4/10/2026) sore menjelang malam.
​Peristiwa nahas tersebut bermula saat korban bersama 10 rekan kerjanya tiba di area Pantai Lanaga sekitar pukul 17.00 WIB.

Korban bersama rombongan kemudian berenang bersama di tepi pantai. Saat berenang, posisi korban bergerak semakin jauh ke tengah laut. Rekan-rekan korban sempat meneriaki peringatan agar segera kembali ke titik aman, namun korban tetap berenang hingga akhirnya panik terseret arus laut.

Melihat situasi darurat tersebut, salah seorang rekan korban berupaya memberikan pertolongan mandiri. Namun, aksi penyelamatan itu berhasil dicegah warga setempat lantaran kondisi gelombang sangat ekstrem dan membahayakan keselamatan saksi. Arus laut yang deras membuat korban tidak mampu bertahan hingga akhirnya hilang ditelan ombak.

​Panglima Laot Lhok Padang Seurahet, Kismaturangga, menyampaikan bahwa tim gabungan telah menyisir perairan menggunakan perahu karet cepat hingga radius enam mil laut dari bibir pantai. Kendati demikian, hingga Selasa petang tanda-tanda keberadaan korban belum ditemukan.

​Kasat Polairud Polres Aceh Barat, AKP Karyanta Sitepu, menegaskan operasi pencarian di laut lepas Meulaboh terus berlanjut di bawah komandonya bersama tim SAR gabungan. Pihaknya juga kembali mengeluarkan peringatan keras terkait keselamatan bahari.

​”Kami sudah berulang kali mengimbau kepada seluruh masyarakat maupun pengunjung agar tidak berenang atau mandi di laut saat kondisi gelombang besar dan cuaca ekstrem,” tegas Karyanta.

Editor : Lina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Siswi Kra Sampaikan Hak Jawab soal Viral Tagihan Arisan di Media Sosial

7 Oktober 2026 - 19:35 WIB

140 Jamaah Haji Nagan Raya Ikuti Bimbingan Manasik Haji di Mako Batalyon C Pelopor

7 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Permaskot Palembang Salurkan Donasi untuk Korban Kebakaran Pasar 26 Ilir

6 Oktober 2026 - 21:58 WIB

Pedagang Pisang Molen Tewas Usai Keributan di Pasar Inpres Lubuk Linggau

6 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Abah Mawardi Kembali Dipercaya Nakhodai Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Barat

6 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Trending di Peristiwa