Menu ✖

Mode Gelap
HUT ke-438 Kota Meulaboh, Bupati Tarmizi Luncurkan Gerakan Donor Darah ASN AJUDAN Apresiasi Pengungkapan 64,58 Gram Sabu di Aceh Barat, Desak Polisi Telusuri Bandar Besar Istiqomah Kawal Ulama, Forum Cakar Sriwijaya Jaga Keamanan Dan Kondusivitas Maulid Hingga Selesai Treatrikal perjuangan pahlawan Aceh Cut Nyak Dhien memukau ribuan penonton dalam HUT ke-438 Kota Meulaboh Ketua PD IWO Aceh Barat Apresiasi Kemeriahaan HUT Meulaboh Ke-438 Jep Kupi Khop Semarakkan Hut Kota Meulaboh ke- 438

Peristiwa

Hanya 10 Hari, Rumah Reyot Guru Mengaji di Palembang Berubah Jadi Hunian Layak Berkat Program Bedah Rumah Kapolri

badge-check


					Hanya 10 Hari, Rumah Reyot Guru Mengaji di Palembang Berubah Jadi Hunian Layak Berkat Program Bedah Rumah Kapolri Perbesar

JAGATMEDIA, PALEMBANG – Kebahagiaan kini dirasakan Ahmad Zaini (75), seorang guru mengaji yang selama bertahun-tahun tinggal di rumah yang nyaris roboh di Kelurahan Plaju Ulu, Kecamatan Plaju, Kota Palembang. Dalam waktu hanya 10 hari, rumah sederhana yang sebelumnya tidak layak huni telah berubah menjadi tempat tinggal yang kokoh, aman, dan nyaman.

Perubahan tersebut terwujud melalui Program Bedah Rumah yang digagas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Masyarakat Pecinta Polisi Indonesia (MPPI). Pembangunan dilakukan secara cepat agar Ahmad Zaini, yang akrab disapa Pak Zein, bersama keluarganya dapat segera menempati rumah barunya.

Dengan penuh rasa haru, Pak Zein mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, perhatian yang diberikan menjadi anugerah besar bagi keluarganya.

“Alhamdulillah, terima kasih Pak Kapolri atas perhatian dan kepeduliannya yang luar biasa kepada saya sekeluarga,” kata Pak Zein dalam keterangannya melalui MPPI, Senin (13/7/2026).

Ia mengaku tidak pernah membayangkan proses pembangunan rumahnya bisa selesai dalam waktu yang begitu singkat. Bahkan selama pengerjaan berlangsung, dirinya ikut dilibatkan saat pembelian material bangunan sehingga mengetahui langsung kualitas bahan yang digunakan.

“Sempat kaget bahan yang dibeli untuk bedah rumah banyak yang kualitas nomor satu,” katanya.

Bagi Pak Zein, rumah yang kini berdiri kokoh bukan sekadar tempat berteduh, tetapi menjadi simbol harapan baru di masa tuanya. Kini ia dan keluarganya tidak lagi merasa cemas ketika hujan deras maupun angin kencang datang.

Rasa syukur itu juga diwujudkan melalui doa yang ia panjatkan untuk Kapolri beserta seluruh pihak yang telah membantu mewujudkan rumah impiannya.

“Bagi Saya, Pak Listyo Sigit seperti malaikat, kami sekeluarga hanya bisa mendoakan agar Bapak Kapolri senantiasa sehat sekeluarga dan selalu dalam lindungan Allah SWT,” kata Pak Zein.

Diketahui, proses pembongkaran rumah Ahmad Zaini dimulai pada Rabu (1/7/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Program bedah rumah tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara Polri dan MPPI dalam kegiatan sosial yang ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan hunian layak.

Melalui program ini, diharapkan semakin banyak warga yang dapat merasakan manfaat memiliki rumah yang aman, nyaman, dan layak huni sehingga kualitas hidup mereka dapat meningkat.

Editor : Lina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HUT ke-438 Kota Meulaboh, Bupati Tarmizi Luncurkan Gerakan Donor Darah ASN

12 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Istiqomah Kawal Ulama, Forum Cakar Sriwijaya Jaga Keamanan Dan Kondusivitas Maulid Hingga Selesai

12 Oktober 2026 - 14:40 WIB

Treatrikal perjuangan pahlawan Aceh Cut Nyak Dhien memukau ribuan penonton dalam HUT ke-438 Kota Meulaboh

11 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Ketua PD IWO Aceh Barat Apresiasi Kemeriahaan HUT Meulaboh Ke-438

11 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Jep Kupi Khop Semarakkan Hut Kota Meulaboh ke- 438

11 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Trending di Peristiwa