Menu ✖

Mode Gelap
Sengketa Lahan SPBU di Tambun Selatan Memanas, Keluarga Suratno Tuntut Kepastian Hak Kepemilikan Letakkan Batu Pertama Masjid At-Taqwa, Bupati Salurkan Rp10 Juta dan Siapkan Bantuan Rp100 Juta pada 2027 Polri Untuk Masyarakat, Kapolres Aceh Singkil Gelar Jumat Keliling Pererat Silaturahmi Polri Untuk Masyarakat, Kapolres Aceh Singkil Gelar Jumat Keliling Pererat Silaturahmi Polri Bersama Masyarakat, Polres Aceh Singkil Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap Bupati Aceh Barat Tantang Mahasiswa KKN USK: Satu Bulan, Harus Lahir Satu Inovasi untuk Desa

Pemerintahan

Bupati Aceh Barat Tantang Mahasiswa KKN USK: Satu Bulan, Harus Lahir Satu Inovasi untuk Desa

badge-check


					Bupati Aceh Barat Tantang Mahasiswa KKN USK: Satu Bulan, Harus Lahir Satu Inovasi untuk Desa Perbesar

JAGATMEDIA, MEULABOH – Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM bersama Wakil Bupati Said Fadheil SH dan Sekda menerima audiensi survei awal Kuliah Kerja Nyata (KKN) oleh LPPM dan P2KKN Universitas Syiah Kuala (USK) di Aula Teuku Umar Setdakab pada Jumat (16/10/2026).

Tarmizi mengatakan, audiensi yang dilakukan Pemkab Aceh Barat bersama dengan perwakilan dari USK bertujuan rencana KKN reguler di wilayah Kabupaten Aceh Barat.

“Kami menyambut dengan baik rencana KKN ini, dan insya allah kami siap menerima semua mahasiswa yang akan KKN pada bulan Desember mendatang. Pemkab Aceh Barat bersama Rektor USK sebelumnya juga telah menandatangani MoU kerjasama pada tahun 2025,” kata Tarmizi.

Dikatakan Tarmizi, sebelumnya pada Juni 2026 lalu Pemkab Aceh Barat juga telah menerima sebanyak 600 orang mahasiswa KKN dari Universitas Teuku Umar (UTU) yang ditempatkan di tiga kecamatan yaitu Johan Pahlawan, Samatiga dan Arongan Lambalek.

“Tentu nantinya mahasiswa USK tidak lagi di lokasi yang sama dengan mahasiswa KKN UTU lalu, karena masyarakat banyak yang bertanya kenapa di desa kami tidak ada mahasiswa KKN, jadi untuk keadilan itu maka nanti akan kita tempatkan di luar ketiga kecamatan itu,” katanya.

Selain itu kata Tarmizi, mengingat saat ini sudah masuk musim penghujan, maka penempatan mahasiswa KKN USK tersebut juga akan mempertimbangkan aspek keamanan dengan menghindari desa – desa yang berpotensi terkena dampak bencana alam seperti banjir.

“Kami berharap, karena masyarakat sangat percaya kepada mahasiswa yang KKN maka berbaurlah dengan masyarakat, dan sosialisasikan terkait kesehatan agar masyarakat rajin melakukan cek kesehatan,” ujar Tarmizi.

Kemudian kata Tarmizi, selama satu bulan mahasiswa USK melakukan KKN nantinya diharapkan ada satu inovasi yang dihasilkan oleh mahasiswa terhadap desa tersebut yang menjadi kebanggaan USK dan Pemkab Aceh Barat.

Editor : Lina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aceh Singkil Raih Predikat BAIK dalam Penilaian Kinerja PTSP dan Percepatan Berusaha 2026

16 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Dapat Apresiasi KIA, Aceh Barat Bidik Predikat Informatif 2026

15 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Pemkab Aceh Singkil Ikuti Presentasi Monev Keterbukaan Informasi Publik 2026

14 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Sambut HUT Meulaboh, Pemkab Aceh Barat Pusatkan Gotong Royong di Masjid Agung

9 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Pemkab Aceh Singkil Perjuangkan Listrik Desa dan Wilayah 3T

8 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Trending di Pemerintahan