Menu ✖

Mode Gelap
Peluang Honorer Tertutup, Pemkab Aceh Barat Siapkan Lulusan Lokal Tembus Dunia Kerja Jepang Siswi Kra Sampaikan Hak Jawab soal Viral Tagihan Arisan di Media Sosial Polairud dan Basarnas Perluas Area Pencarian Korban Tenggelam di Perairan Meulaboh 140 Jamaah Haji Nagan Raya Ikuti Bimbingan Manasik Haji di Mako Batalyon C Pelopor Permaskot Palembang Salurkan Donasi untuk Korban Kebakaran Pasar 26 Ilir 61 Pemuda Aceh Barat Lulus Seleksi Magang ke Jepang, Siap Jalani Tahap Medical Check Up

Peristiwa

Pedagang Pisang Molen Tewas Usai Keributan di Pasar Inpres Lubuk Linggau

badge-check


					Pedagang Pisang Molen Tewas Usai Keributan di Pasar Inpres Lubuk Linggau Perbesar

JAGATMEDIA, LUBUK LINGGAU — Suasana Pasar Inpres Lubuk Linggau mendadak heboh pada Selasa (6/10/2026) pagi. Seorang pedagang pisang molen bernama Sukri (50) meninggal dunia setelah terlibat keributan dengan dua pria di kawasan Jalan Panorama, Pasar Inpres, Kelurahan Pasar Permiri, Kecamatan Lubuk Linggau Barat II.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB dan kemudian menjadi perhatian warga serta viral di media sosial.

Menurut informasi yang dihimpun di lokasi, kejadian bermula saat Sukri sedang berjualan seperti biasa di kawasan lorong Pasar Panorama.

Tidak lama kemudian, korban didatangi seorang pria berinisial H (60), warga Kecamatan Lubuk Linggau Barat I, yang diketahui berprofesi sebagai pengamen di kawasan pasar.

Pertemuan keduanya kemudian berujung cekcok. Perselisihan yang awalnya berupa adu mulut tersebut akhirnya berkembang menjadi perkelahian.

Saat keributan berlangsung, seorang pria berinisial U (58), yang disebut sebagai adik H, datang ke lokasi.

Dalam kejadian tersebut, U diduga mengeluarkan senjata tajam dan melukai Sukri. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka dan berusaha menyelamatkan diri dari lokasi.

Dalam kondisi terluka, Sukri berlari keluar dari lorong pasar menuju Jalan Jenderal Sudirman. Korban diperkirakan berlari sekitar 50 meter sebelum akhirnya terjatuh di pinggir jalan.

Sejumlah pedagang yang melihat korban terjatuh kemudian mendatangi lokasi. Namun, situasi sempat membuat warga berhati-hati karena korban masih membawa pisau.

Setelah situasi memungkinkan, pedagang bersama petugas keamanan pasar kemudian memberikan pertolongan.
Korban selanjutnya dibawa menggunakan sepeda motor menuju Rumah Sakit AR Bunda Lubuk Linggau untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, nyawa Sukri tidak berhasil diselamatkan. Korban dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan.

Peristiwa tersebut kini dalam penanganan pihak kepolisian. Petugas melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara jelas kronologi, penyebab keributan, serta pihak-pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut.

Hingga berita ini ditulis, informasi mengenai motif pasti terjadinya perselisihan masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian.

Editor : Lina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Siswi Kra Sampaikan Hak Jawab soal Viral Tagihan Arisan di Media Sosial

7 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Polairud dan Basarnas Perluas Area Pencarian Korban Tenggelam di Perairan Meulaboh

7 Oktober 2026 - 18:10 WIB

140 Jamaah Haji Nagan Raya Ikuti Bimbingan Manasik Haji di Mako Batalyon C Pelopor

7 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Permaskot Palembang Salurkan Donasi untuk Korban Kebakaran Pasar 26 Ilir

6 Oktober 2026 - 21:58 WIB

Abah Mawardi Kembali Dipercaya Nakhodai Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Barat

6 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Trending di Peristiwa