Menu ✖

Mode Gelap
Siswi Kra Sampaikan Hak Jawab soal Viral Tagihan Arisan di Media Sosial Polairud dan Basarnas Perluas Area Pencarian Korban Tenggelam di Perairan Meulaboh 140 Jamaah Haji Nagan Raya Ikuti Bimbingan Manasik Haji di Mako Batalyon C Pelopor Permaskot Palembang Salurkan Donasi untuk Korban Kebakaran Pasar 26 Ilir 61 Pemuda Aceh Barat Lulus Seleksi Magang ke Jepang, Siap Jalani Tahap Medical Check Up Pedagang Pisang Molen Tewas Usai Keributan di Pasar Inpres Lubuk Linggau

Peristiwa

Abah Mawardi Kembali Dipercaya Nakhodai Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Barat

badge-check


					Abah Mawardi Kembali Dipercaya Nakhodai Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Barat Perbesar

​JAGATMEDIA, MEULABOH – Tgk. Haji Mawardi Nyak Man kembali mendapatkan kepercayaan untuk menakhodai kepengurusan Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Barat. Beliau resmi terpilih kembali memimpin lembaga adat tersebut untuk periode masa bakti 2026–2031, Selasa (6/10/2026).

​Keputusan ini lahir melalui rangkaian Musyawarah Besar (Mubes) ke-II Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Barat yang dilangsungkan di Aula Cabang Dinas Pendidikan Aceh Barat dan berjalan dengan khidmat dan demokratis.

Berdasarkan dinamika sidang pleno serta pandangan dari para peserta mubes, Tgk. H. Mawardi Nyak Man, yang akrab disapa sehari-hari sebagai Abah, kembali mendapat amanah secara aklamasi untuk melanjutkan kepemimpinannya di periode kedua.

​Komitmen Pelestarian Adat dan Budaya Lokal

​Terpilihnya kembali sosok yang akrab disapa Abah Mawardi ini disambut baik oleh berbagai kalangan masyarakat serta para pemangku adat di Aceh Barat.

Pengalaman beliau selama memimpin pada periode sebelumnya dinilai sukses dalam memperkuat fondasi adat istiadat, menegakkan hukum adat gampong, serta menjaga marwah kearifan lokal di bumi Teuku Umar.

​Dalam sambutannya pasca terpilih, Tgk. Mawardi Nyak Man menyampaikan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat serta unsur ulama dan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa MAA memiliki tanggung jawab besar di tengah arus modernisasi agar generasi muda Aceh Barat tidak kehilangan jati diri budaya dan nilai-nilai ke-Aceh-an yang bersendikan hukôm bak syariat, syariat bak Hukôm Kitabullah.

​Mubes ke-II MAA Aceh Barat ini juga dirangkai dengan evaluasi program kerja serta perumusan langkah strategis lembaga adat dalam menghadapi tantangan zaman.

Ke depan, kepengurusan MAA Aceh Barat 2026–2031 diharapkan mampu semakin optimal dalam menyelesaikan sengketa adat di tingkat gampong, membina lembaga adat, serta membawa kebudayaan lokal Aceh Barat agar kian dikenal luas, baik di tingkat regional maupun nasional.

Editor : Lina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Siswi Kra Sampaikan Hak Jawab soal Viral Tagihan Arisan di Media Sosial

7 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Polairud dan Basarnas Perluas Area Pencarian Korban Tenggelam di Perairan Meulaboh

7 Oktober 2026 - 18:10 WIB

140 Jamaah Haji Nagan Raya Ikuti Bimbingan Manasik Haji di Mako Batalyon C Pelopor

7 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Permaskot Palembang Salurkan Donasi untuk Korban Kebakaran Pasar 26 Ilir

6 Oktober 2026 - 21:58 WIB

Pedagang Pisang Molen Tewas Usai Keributan di Pasar Inpres Lubuk Linggau

6 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Trending di Peristiwa