JAGATMEDIA, LOMBOK TENGAH, Bakal calon Kepala Desa Beber, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Amri, menyatakan kesiapannya mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Beber periode 2026–2034 dengan membawa agenda perubahan yang berfokus pada transparansi pemerintahan, pemerataan pembangunan, dan keterlibatan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Amri saat menerima kunjungan silaturahmi wartawan di kediamannya di Desa Beber, Kecamatan Batukliang, Rabu (2/9/2026). Dalam kesempatan itu, Amri memaparkan rancangan strategis yang disebut telah ditandatanganinya sejak 23 Agustus 2026.
Amri mengatakan, fondasi utama kepemimpinan yang ditawarkannya adalah pelayanan tanpa sekat bagi seluruh masyarakat Desa Beber.
“Desa Beber butuh arah baru yang lebih terbuka dan akuntabel. Kepala desa dan seluruh perangkatnya adalah pelayan masyarakat. Kunci utama pembangunan desa yang berhasil ada pada transparansi dan partisipasi warga di setiap tingkatan,” ujar Amri.
Salah satu fokus yang disampaikan Amri adalah keterbukaan pengelolaan anggaran desa. Ia berencana mempublikasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) beserta realisasi penggunaannya secara berkala melalui papan informasi desa yang dapat diakses masyarakat.
Selain transparansi anggaran, Amri juga mengusung modernisasi pelayanan publik. Ia menyiapkan gagasan digitalisasi administrasi desa serta integrasi layanan kependudukan dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk memangkas birokrasi yang dinilai berbelit.
Menurut Amri, pelayanan tersebut nantinya harus bersifat inklusif, termasuk memberikan kemudahan akses bagi kelompok lanjut usia, penyandang disabilitas, serta warga berpenghasilan rendah.
Dalam bidang pembangunan, Amri menekankan pentingnya pemerataan antarwilayah di Desa Beber. Ia menyatakan tidak ingin pembangunan hanya terkonsentrasi di kawasan tertentu.
Setiap dusun, kata dia, akan mendapatkan porsi pembangunan secara proporsional dengan mempertimbangkan kebutuhan masing-masing wilayah.
Untuk menentukan prioritas pembangunan, Amri merencanakan agar program fisik maupun nonfisik terlebih dahulu dibahas melalui Musyawarah Dusun (Musdus) dengan melibatkan tokoh masyarakat, pemuda, serta keterwakilan perempuan.
Ia juga menggagas pembentukan forum komunikasi lintas elemen yang melibatkan Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Karang Taruna, PKK, dan Posyandu.
Forum tersebut diharapkan menjadi ruang dialog sekaligus wadah masyarakat untuk ikut mengawal pelaksanaan program dan penggunaan anggaran desa.
Di sektor ekonomi, Amri memproyeksikan penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Fokusnya mencakup pengembangan UMKM lokal, pertanian, dan peternakan.
Ia juga merencanakan dukungan pemasaran produk melalui platform digital serta pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat.
Sementara untuk generasi muda, Amri menggagas pendirian Ruang Kreativitas Pemuda Desa Beber. Wadah tersebut dirancang sebagai pusat pengembangan potensi pemuda, mulai dari keterampilan kerja, seni, olahraga, hingga kegiatan keagamaan.
Melalui visi, misi, Amri optimistis dapat membawa Desa Beber menuju tata kelola pemerintahan yang amanah, responsif, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat selama periode 2026–2034.
Namun, seluruh program tersebut masih berupa gagasan dan komitmen yang disampaikan Amri sebagai bakal calon kepala desa dan akan bergantung pada proses Pilkades serta ketentuan yang berlaku.
Editor : Lina
Sejak Juni 2026, menjadi bagian dari Jagat Media dengan area peliputan Lombok Tengah dan sekitarnya. Mengulas beragam topik, mulai dari politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis, hingga berbagai peristiwa penting yang berkembang di tingkat lokal, nasional, dan internasional.






