Menu

Mode Gelap
Wielly Atina Sari Dilaporkan Hilang, Polsek Ngimbang Lamongan Minta Bantuan Masyarakat Jurnalis Diduga Dihalangi Saat Liputan Sidak Pempek Yudi, Jagat Media Kertanegara Tempuh Jalur Hukum Sudah Diperintahkan Tutup, Pempek Yudi Diduga Tetap Produksi, Camat Turun Tangan Persadin NTB Perkuat Sinergi dengan BPN Lombok Tengah, Komitmen Kawal Kepastian Hukum Pertanahan Tiga Organisasi Pers Sampaikan Surat Permohonan RDP ke DPRD Kabupaten Toba Sekda Aceh Singkil Tegaskan ASN Wajib Jaga Integritas, Jauhi Narkoba, Judi Online dan Pinjol

Peristiwa

Amri Paparkan Visi Pilkades Beber 2026-2034, Usung Transparansi dan Pembangunan Merata

badge-check


					Amri Paparkan Visi Pilkades Beber 2026-2034, Usung Transparansi dan Pembangunan Merata Perbesar

JAGATMEDIA, LOMBOK TENGAH, Bakal calon Kepala Desa Beber, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Amri, menyatakan kesiapannya mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Beber periode 2026–2034 dengan membawa agenda perubahan yang berfokus pada transparansi pemerintahan, pemerataan pembangunan, dan keterlibatan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Amri saat menerima kunjungan silaturahmi wartawan di kediamannya di Desa Beber, Kecamatan Batukliang, Rabu (2/9/2026). Dalam kesempatan itu, Amri memaparkan rancangan strategis yang disebut telah ditandatanganinya sejak 23 Agustus 2026.

Amri mengatakan, fondasi utama kepemimpinan yang ditawarkannya adalah pelayanan tanpa sekat bagi seluruh masyarakat Desa Beber.

“Desa Beber butuh arah baru yang lebih terbuka dan akuntabel. Kepala desa dan seluruh perangkatnya adalah pelayan masyarakat. Kunci utama pembangunan desa yang berhasil ada pada transparansi dan partisipasi warga di setiap tingkatan,” ujar Amri.

Salah satu fokus yang disampaikan Amri adalah keterbukaan pengelolaan anggaran desa. Ia berencana mempublikasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) beserta realisasi penggunaannya secara berkala melalui papan informasi desa yang dapat diakses masyarakat.

Selain transparansi anggaran, Amri juga mengusung modernisasi pelayanan publik. Ia menyiapkan gagasan digitalisasi administrasi desa serta integrasi layanan kependudukan dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk memangkas birokrasi yang dinilai berbelit.

Menurut Amri, pelayanan tersebut nantinya harus bersifat inklusif, termasuk memberikan kemudahan akses bagi kelompok lanjut usia, penyandang disabilitas, serta warga berpenghasilan rendah.

Dalam bidang pembangunan, Amri menekankan pentingnya pemerataan antarwilayah di Desa Beber. Ia menyatakan tidak ingin pembangunan hanya terkonsentrasi di kawasan tertentu.

Setiap dusun, kata dia, akan mendapatkan porsi pembangunan secara proporsional dengan mempertimbangkan kebutuhan masing-masing wilayah.

Untuk menentukan prioritas pembangunan, Amri merencanakan agar program fisik maupun nonfisik terlebih dahulu dibahas melalui Musyawarah Dusun (Musdus) dengan melibatkan tokoh masyarakat, pemuda, serta keterwakilan perempuan.

Ia juga menggagas pembentukan forum komunikasi lintas elemen yang melibatkan Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Karang Taruna, PKK, dan Posyandu.

Forum tersebut diharapkan menjadi ruang dialog sekaligus wadah masyarakat untuk ikut mengawal pelaksanaan program dan penggunaan anggaran desa.

Di sektor ekonomi, Amri memproyeksikan penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Fokusnya mencakup pengembangan UMKM lokal, pertanian, dan peternakan.

Ia juga merencanakan dukungan pemasaran produk melalui platform digital serta pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat.

Sementara untuk generasi muda, Amri menggagas pendirian Ruang Kreativitas Pemuda Desa Beber. Wadah tersebut dirancang sebagai pusat pengembangan potensi pemuda, mulai dari keterampilan kerja, seni, olahraga, hingga kegiatan keagamaan.

Melalui visi, misi, Amri optimistis dapat membawa Desa Beber menuju tata kelola pemerintahan yang amanah, responsif, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat selama periode 2026–2034.

Namun, seluruh program tersebut masih berupa gagasan dan komitmen yang disampaikan Amri sebagai bakal calon kepala desa dan akan bergantung pada proses Pilkades serta ketentuan yang berlaku.

Editor : Lina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wielly Atina Sari Dilaporkan Hilang, Polsek Ngimbang Lamongan Minta Bantuan Masyarakat

16 September 2026 - 20:51 WIB

Tiga Organisasi Pers Sampaikan Surat Permohonan RDP ke DPRD Kabupaten Toba

14 September 2026 - 18:17 WIB

Diduga Home Industri Pempek Yudi Banten Dua, Abaikan Surat Peringatan Penutupan Tempat Usaha Lurah 16 Ulu.

14 September 2026 - 14:05 WIB

Babe Herlan Dorong Biaya SLF Hotel di Sumsel Lebih Rasional

14 September 2026 - 00:23 WIB

Dugaan Kekerasan Berujung Meninggalnya Warga di Merah Mata Masih Menyisakan Sejumlah Pertanyaan

13 September 2026 - 20:05 WIB

Trending di Peristiwa